ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Mengapa proses penilaian evaluasi kinerja jarang meningkatkan kinerja?

Bad ReviewProses ritual penilaian kinerja, seolah-olah menjadi persyaratan bagi organisasi dalam menilai karyawan. Minimal biasanya setahun sekali dilakukan. Sayangnya proses tersebut selain sering mengalami kegagalan dalam proses evaluasi seperti dalam tulisan ini,  juga acapkali tidak memberikan harapan perbaikan kinerja karyawan. Mengapa bisa demikian?

Tony Schwartz, CEO dari Energy Project dan penulis Be Excellent at Anything, menyebutkan bahwa memang ada masalah dalam pemberian penilaian evaluasi kinerja, terutama jika sang penilai tidak paham. Ketika seseorang memberikan frase “ Apakah anda tidak berkeberatan jika saya berikan feedback?”, maka sebenarnya yang terjadi adalah “Apakah anda tidak keberatan jika saya berikan input negative?”, dimana lebih mengarah kepada kritik negatif kepada individu.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Kesalahan umum manajer dalam melakukan evaluasi kinerja (2)

the stressSetelah pada tulisan terdahulu, menampilkan 5 kesalahan dalam melakukan penilaian kinerja, berikut adalah kelanjutannya. Kesalahan-kesalahan tersebut merupakan kesalahan umum yang biasa dilakukan manajer dalam proses penilaian kinerja.

Apa saja kesalahan dan situasi yang sering diperbuat manajer ketika melakukan kinerja? berikut adalah 5 kesalahan umum, sebagaimana ditelaah oleh Dr. Stephen Bruce :

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Kesalahan umum manajer dalam melakukan evaluasi kinerja

wrong performance evaluationTernyata, masih banyak para manajer tidak melakukan evaluasi kinerja secara benar. Dr. Stephen Bruce, sebagai chief editor dari HR-BLR, salah satu lembaga HR advisor terkemuka telah mengidentifikasi banyak kesalahan umum dilakukan oleh manajer, ketika menjalankan evaluasi kinerja.

Cukup menarik apa yang disampaikan oleh Bruce ini. Mari kita simak, apa saja kesalahan umum yang biasa dilakukan, dimana Bruce menyebutnya sebagai “Dosa 10”. Baca lebih lanjut