ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Menggapai pendidikan masa depan : Sebuah Cita-Cita

al-khawarizmiBerawal dari sebuah startup kecil yaitu lembaga pendidikan untuk pengembangan sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika maka sejak sekitar setahun lalu sudah berdiri  Lembaga Sekolah Robotika dan Otomasi. Sebagai awal dari perkembangan lebih lanjut agar pergerakan cepat dalam dunia bisnis, teknologi dan informasi  yang sudah tidak bisa lagi dihadapi dengan kompetensi masa lalu, namun harus melihat tantangan masa depan apa dan apa yang perlu dipenuhi untuk memenuhi tantangan tersebut.

Dalami upaya memberikan kontribusi yang lebih besar ke dunia pendidikan, pengajaran dan integrasi ke dalam dunia bisnis, maka didirikanlah yayasan untuk mengakomodir hal tersebut. Adapun yayasan ini bernama sama dengan blog ini, yaitu Yayasan Ilmu SDM dengan tag line, Rethinking Posibilities, Unleashing Human Potentials.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Free Trial : Sekolah Robotika dan Otomasi

2016-09-14-robotic-poster-free-trialBanyaknya permainan seperti console games, game station, atau game center yang sering bertebaran di sekitar perumahan menyebabkan anak-anak dan remaja seperti mengalami autisme dunia sekitar.  Bahkan kadang menimbulkan dampak negatif karena terlalu asyik dengan dunianya sendiri. Atas dasar demikian, alangkah baiknya jika potensi kemampuan anak bisa diberdayakan sepenuhnya melalui wadah yang tepat.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Ketika ide tulisan menjadi kenyataan…

Ideas Reality

Jika pembaca rajin melihat dan memperhatikan konten isi blog ini, maka isinya sudah mulai beragam. Di tahap awal-awal penulisan masih berkutat tentang SDM dan pengembangan organisasi. Selanjutnya mulai merambah ke arah bisnis, manajemen, dan strategis. Dan sekarang sudah mencakup hal di luar tersebut, dimana ada tulisan mengenai teknologi, informasi, riset, militer bahkan aspek hukum dan politik.

Melihat timeline tulisan, ada benang merah yang terhubung dari tulisan di blog ini. Penulis pernah membuat tulisan mengenai inovasi terbuka oleh Lego, yang membantu Lego bangkit dari kebangkrutan taktala berhadapan dengan console games di era 90 an. Pembentukan produk Lego Mindstorm ini, juga mengilhami penulisan mengenai aspek teknologi robotika yang terkait. Dimana ada kontes robot paling terkemuka di dunia DRC yang dipelopori oleh agensi pertahanan teknologi amerika yaitu DARPA.  Lantas ada juga tulisan tentang Google yang berniat masuk ke dunia otomasi dengan membeli peraih skor tertinggi DRP tahun sebelumnya yaitu tim SCHAFT termasuk perusahaan robot Boston Dynamics.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Apakah ada perbedaan gaji tingkat pendidikan Sarjana (S1), Magister/Master (S2) dengan Doktor (S3)?

AlmamaterKetika anda ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi, terutama bagi kalangan swasta mungkin ada yang beranggapan “ Buat apa sekolah lagi? Di swasta kan yang penting kemampuan dan kompetensinya yang dinilai?”. Kalau masih menerima anggapan demikian, sebaiknya diabaikan saja karena memang masih ada yang berpikiran sempit atau berada dalam lingkup ‘tempurung’, menganggap bahwa titel kependidikan tidak perlu – perlu amat, jauh lebih penting kompetensi.

Berbagai alasan dikemukakan, terutama pada seminar MLM, motivasi, kisah orang sukses baik dari lokal maupun internasional yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Kadang mereka membandingkan dengan salah tokoh yang tidak sarjana tapi bisa menjadi menteri, konglomerat yang tidak pernah menduduki SMP. Atau lebih ekstrim, membandingkan dengan Bill Gates yang tidak pernah lulus Sarjana, tapi bisa menjadi orang terkaya di dunia.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Apa itu Art-Based Learning?

Orchestra ConductorTahun 2009, Taylor dan Ladkin memberikan contoh pengajaran dan pendekatan pelatihan yang dilakukan oleh organisasi, dalam hal pengembangan kepemimpinan dan pendidikan yaitu :

  • Seorang manager dari Denmark membuat bangunan tiga dimensi yang menggambarkan strategi organisasi dengan LEGO.
  • Pemimpin tentara Amerika bersama-sama ke bioskop untuk memberikan ilustrasi mengenai kepemimpinan militer
  • Mahasiswa program MBA mengambil kelas seni untuk mengembangkan kreatifitas mereka.

Apa benang merah penghubung ketiga aktifitas diatas, dari tiga organisasi berbeda tersebut?

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Story Telling : mengapa orang menyukainya dan bisa membantu perubahan organisasi?

storytelling7Dalam sesi pelatihan kepemimpinan atau bagi trainer, bagian story telling sebenarnya merupakan bagian paling penting. Pada tulisan di blog ini, juga merupakan salah satu kekuatan penting untuk diajarkan bagi para trainer, pemimpin atau manager di organisasi. Ternyata hasil ini juga ditunjang dari riset yang didanai dari Department Pertahanan Amerika.

Mengapa story telling bisa mempengaruhi perubahan. Ini sangat terkait peran manusia sebagai makhluk sosial.  Peran makhluk sosial, membuat manusia bergantung pada orang lain untuk kelangsungan hidup dan kebahagiaan. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan rasa empati, yaitu kemampuan untuk  seolah-olah mengalami emosi perasaan orang lain. Empati penting bagi makhluk sosial karena memungkinkan untuk memahami bagaimana orang lain cenderung bereaksi terhadap situasi, termasuk orang-orang dengan siapa kita bekerja. Empati ini ternyata berkaitan dengan senyawa kimiawi neuron yang disebut Oksitoksin, dimana akan diproduksi oleh tubuh ketika berada dalam kondisi mempercayai, menujukkan rasa sayang dan kepedulian.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Area apa yang mesti dianalisa dalam kebutuhan pelatihan?

What you need concept, words on blackboard.Dalam menganalisa suatu program pelatihan, berdasarkan pengalaman atau berinteraksi dengan para praktisi, acapkali tidak tepat sasaran. Bahkan terkadang sering dianggap sebagai program ‘kejar setoran’, sehingga kredibilitas penanggungjawab program pelaksana pelatihan menjadi rendah di mata user. Pada dasarnya, ini disebabkan karena kegagalan mengidentifikasi maupun menginvestigasi secara baik, penyelenggaraan program pelatihan paling tepat sesuai kebutuhan.

Karena itu, ketika memberikan sesi coaching maupun pelatihan tentang analisa kebutuhan pelatihan, penegasan tentang mana area yang menjadi fokus kebutuhan pelatihan , perlu dipahami secara benar. Baca lebih lanjut