Manfaat BPM – Business Process Management bagi pemerintahan dan institusi publik

Workflow Redesign CartoonSaat ini, masih banyak yang beranggapan bahwa BPM (Business Process Management) lebih tepat diaplikasikan pada organisasi bisnis, perusahaan maupun komersial. Pada kenyataannya, BPM bisa memberikan manfaat besar bagi organisasi pemerintahan atau institusi publik. Layanan publik memang tidak memberikan revenue atau pendapatan, karena institusi publik bukanlah organisasi komersial. Lantas dimana BPM bisa berperan?

Pada dasarnya BPM dengan metode peningkatan kinerja melalui BPR atau BPI bermaksud memberikan perbaikan dalam hal kualitas, biaya, kecepatan, keamanan, moral dan lainnya. Nah, aspek terhadap peningkatan kuallitas, penurunan biaya proses atau lead time services atau aspek keamanan bisa menjadi target bagi penerapan BPM bagi insitusi publik atau pemerintahan. Inilah peran BPM bisa dimaksimalkan bagi organisasi tersebut.

Baca lebih lanjut

Benarkah standar ISO memberikan kinerja pada bisnis perusahaan atau sebaliknya?

paperworkKetika berdiskusi dengan peserta pelatihan, ada cerita menarik dari peserta. Dikisahkan bahwa ada perusahaan yang selalu berupaya memenuhi target kesesuaian dengan standarisasi ISO, dengan mengikuti, mematuhi ketentuan, persyaratan maupun kebutuhan pada standar ISO tersebut. Ratusan dokumentasi, SOP, formulir serta berbagai ketentuan dicetak sebagai pemenuhan.

Secara skala bisnis, perusahaan tersebut memang belum besar-besar amat, namun biaya untuk konsultansi dan sertifikasi termasuk cukup tinggi dibandingkan revenue yang diperoleh. Pada akhirnya, karena tidak kuat dalam biaya-biaya, entah apakah itu dalam pemenuhan standar ISO atau ada hal lain, akhirnya perusahaan itu tutup.

Baca lebih lanjut

Cara Melakukan Assessment Produktifitas – Kualitatif

Bee HoneyBagaimana menilai dan mengetahui seberapa jauh organisasi atau perusahaan kita sudah menjalankan program produktifitas secara sungguh-sungguh?. Cara paling mudah tentunya dengan menilai program, kapabilitas, dan  fungsi manajemen dalam menjalankan produktifitas itu.

Penilaian program bisa dilakukan melalui assessment produktifitas atau Productivity Assessment. Serangkaian pertanyaan akan diajukan dan mesti dijawab dengan jujur seberapa jauh sudah menjalankan program tersebut, keberadaan (availabilitas) dari item yang ditanyakan. Ini merupakan bagian penilaian secara kualitatif tentang fungsi produktifitas di dalam perusahaan anda.

Baca lebih lanjut

Event Seminar : Implementasi BSC secara efektif dalam Quality Management System, Rabu 11 Februari 2015

Brosur BSC 3 2Dewasa ini banyak perusahaan yang telah menggunakan metode pengukuran kinerja perusahaan untuk meningkatkan performance-nya. Salah satu metode yang terkenal adalah metode Balanced ScorecardBalanced Scorecard atau BSC adalah salah satu metode pengukuran kinerja yang menitikberatkan pada kelengkapan. Pengukuran kinerja selain pada Aspek Keuangan, Aspek Kepuasan Konsumen, Aspek Proses Bisnis Internal dan Aspek Pembelajaran dan Pertumbuhan. Metode BSC ini adalah yang populer digunakan oleh perusahaan di Indonesia.

Baca lebih lanjut

Aplikasi Rapid Process Improvement, bagaimana?

Process ImproveAdakalanya beberapa konsultan manajemen menawarkan klien solusi peningkatan dan perbaikan proses secara cepat, atau biasa disebut sebagai Rapid Process Improvement. Solusi yang ditawarkan adalah perbaikan proses dalam waktu kurang dari 2 minggu. Kelihatan sangat menjual, tetapi ada beberapa hal yang kurang cocok diaplikasikan, jika konsep tersebut ditelan mentah-mentah.

Apa yang dimaksud dengan Rapid Process Improvement, apa metodenya dan apa kelebihan dan kekurangannya? Akan dijelaskan sebagai berikut.

Baca lebih lanjut

Antara Audit versus Produktifitas Bisnis

reliable infoSeorang Filsuf Cina terkenal, Sun Tzu mengatakan, bahwa pemenang perang bukanlah karena banyaknya jumlah pasukan yang dimiliki, bukan juga karena banyaknya logistik atau harta, termasuk juga kelengkapan senjata yang dimiliki. Karena jika hanya berdasarkan jumlah pasukan, emas/harta atau juga jumlah senjata, maka dengan mudah kita bisa menentukan siapa menjadi pemenang perang. Artinya, yang pasukannya lebih banyak belum tentu aman, dan pihak dengan senjata kurang belum tentu kalah. Kemenangan perang lebih ditentukan dengan cara atau ilmu mereka dalam berperang.That’s all.

Inilah ‘cara’ atau ‘the way’ yang sering diabaikan dalam menjalankan bisnis. Kita terpaku pada aspek pemenuhan atau compliance semata dalam bisnis. Jika diibaratkan bisnis adalah perang, maka pemenuhan aspek jumlah tenaga kerja, jumlah pabrik, ikut serta standar ISO/OHSAS/HACPP, kelengkapan peralatan mesin, pemenuhan asset infrastruktur menjadi fokus utama, daripada cara bagaimana agar perusahaan tetap unggul dibandingkan pesaing yang ada. Ibarat saat berperang, kita hanya mementingkan jumlah pasukan dan jumlah senjata yang dimiliki, bukan strategi, cara atau taktik berperang.  Bukannya aspek compliance atau pemenuhan kesesuaian asset fisik itu tidak penting, tapi prioritas terhadap cara atau ‘the way’ harus menjadi fokus inti bagaimana menjalankan operasional bisnis perusahaan.

Baca lebih lanjut

Mengenal konsep Pareto

80-20-PrincipleDalam perjalanan mengelola SDM, tentu anda sering menghadapi permasalahan yang harus dicarikan solusinya. Atau bisa juga menghadapi keadaan dimana diperlukan dalam peningkatan proses (process improvement) SDM, agar kinerjanya semakin baik, produktif, efektif serta efisien. Misalnya pengurangan biaya SDM, peningkatan mutu kerja proses dll. Jika menghadapi keadaan atau permasalahan demikian, ada tool baik yang dapat digunakan, yakni menggunakan diagram Pareto. 

Apa itu diagram Pareto? Diagram Pareto adalah serangkaian seri diagram batang yang menggambarkan frekuensi atau pengaruh dari proses/keadaan/masalah. Diagram diatur mulai dari yang paling tinggi sampai paling rendah dari kiri ke kanan. Diagram batang bagian kiri relatif lebih penting daripada sebelah kanannya. Nama diagram Pareto diambil dari prinsip Pareto, yang mengatakan bahwa 80% gangguan berasal dari 20% masalah yang ada. 

Baca lebih lanjut