ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Apa test dan simulasi terbaik bagi Business Continuity Management?

Tinggalkan komentar

Ketika memberikan arahan dan training mengenai Business Continuity Management pada salah satu perusahaan manufaktur ethanol terbesar di Indonesia beberapa waktu lalu, ada pertanyaan menarik dari peserta mengenai BCM ini. Sebagai sebuah sistem, atau manajemen tentunya BCM ini perlu diuji, nah bagaimana pengujiannya?

Sebuah pertanyaan menarik, karena memang pada dasarnya BCM ini akan bekerja saat terjadi kondisi bencana, kondisi tidak diinginkan atau sebuah incident/disruptive. Sama ketika mengisi seminar mengenai BCM tahun 2014 lalu, maka BCM ini justru diharapkan tidak terjadi. Tapi, kalau seandainya terjadi incident/disruptive, maka akan terlihat mana organisasi yang akan siap, mana yang tidak. Tingkat kesiapan inilah nantinya bisa diuji melalui testing atau simulation.

Pada dasarnya bisa dibagi tiga yaitu : test di dalam ruangan, test di lapangan dan gabungan antara ke duanya, yaitu di lapangan dan di ruangan/Office.

Test paling sederhana adalah test pemahaman atau orientation test. Tes ini umum dilakukan untuk menguji prosedur, sistem, pemahaman atau suatu instruksi kerja suatu sistem. Karena hanya bersifat pemahaman seperti ujian tertulis, maka test ini hanya melihat dari tingkat pengetahuan dan pemahaman partispan tentang BCM.

Test berikutnya yang bisa dilakukan di dalam kelas adalah table top exercise. Di sini seperti halnya orientation test, diberikan study case yang selanjutnya harus diselesaikan oleh grup atau tim. Karena diberikan contoh kasus, maka pemahaman terhadap kasus yang ada, akan menjadi kunci bagi penyelesaian masalah. Sehingga test ini lebih mendekati kondisi riil dibandingkan hanya test orientasi.

Tes selanjutnya yang lebih mendekati kenyataan adalah drill test. Dalam pengujian tes ini akan  melibatkan partisipan dalam lingkungan  sebenarnya, misalnya untuk melihat response emergency di lapangan. Bisa dibagi dua yaitu : Full Drill maupun Partial Drill. Perbedaan keduanya hanya pada pemenuhan aspek proses bisnis yang harus dijalankan, jika Full Drill memberlakukan seluruh proses bisnis yang harus dijalankan misal saat emergency response, escalation plan atau disaster recovery, sedangkan partial drill hanya sebagian saja.

Test paling baik dalam menyerupai saat kondisi terjadinya incident atau disaster adalah tes skala penuh atau Full Scale Test. Test ini sangat kompleks dan melibatkan banyak pihak yang berperan dalam business continuity baik dari internal atau eksternal. Full Scale Test untuk menguji BCM, akan mengevaluasi keseluruhan kapabilitas dari sistem, melalui suatu periode waktu tertentu, menampilkan detil even yang kompleks, real time termasuk mobilisasi personel, sumber daya, tim emergensi dan fasilitas peralatan yang digunakan. Karena kompleksitas test ini, maka dibutuhkan suatu Project Design Team lintas fungsi untuk menjalankannya. Minimal sudah terjadwal waktu pelaksanaannya, dengan persiapan matang paling sedikit 2 bulan sebelumnya.

Lantas, manakah test yang harus dilakukan?. Semuanya tentu tergantung kemampuan dan budget perusahaan. Tes orientasi dan table top baik jika dijalankan secara periodik. Sedangkan Drill test bisa dijalankan secara tahunan. Untuk Full Scale Test karena merupakan tes paling kompleks, maka harus disiapkan secara hati-hati dan matang. Baiknya perusahaan menguji full scale test dalam periode 2-5 tahun sekali menjalankan hal ini.

Nah itulah model tes dan simulasi bagi perusahaan yang menerapkan BCM. Sudahkah anda memilikinya?

Note : Ingin tahu solusi, pengujian maupun implementasi Business Continuity Management silakan  klik ini.

Iklan

Penulis: Tengku Shahindra

Strategic Business Advisor, Implementer, Consultant & Trainer dealing with Business Management, Business Performance, Organization Development & Human Capital Management

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s