RS Indonesia – Solusi pengendalian pandemic

Dalam tulisan terdahulu, penulis sudah memberikan gambaran bahwa pandemic covid-19 ini akan menjadi pembunuh no 1 penyakit infeksius. Ternyata, hal ini terbukti. Berdasarkan data dari WHO, TBC adalah pembunuh no 1 di dunia penyakit infeksius (karena bakteri, virus, micro biota dll) , sebelum covid-19. Kini tahta itu sudah diraih trophy juaranya oleh Covid-19.

Terus katanya pandemic ini tidak akan hilang, malah makin besar saja?

Betul..pandemic ini menurut prediksi penulis tidak akan menghilang. Seperti sudah diungkapkan sebelumnya, akan menjadi penyakit infeksi yang terus ada. Jadi penyakit seasonal flu, TBC, Demam Berdarah dan lainnya. Tapi bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Toh ada negara yang berhasil mengendalikan seperti Vietnam, Thailand dan Taiwan.

Terus bagaimana  cara pengendaliannya?

Lanjutkan membaca “RS Indonesia – Solusi pengendalian pandemic”

Kapan pandemic di Indonesia ini berakhir?

Mungkin ini jawaban yang paling sulit penulis berikan. Selain bukan anggota Gugus Tugas/ Satgas Covid, bukan juga Dokter atau Epidemiologist,  Cuma pengamat dari jarak jauh dan pernah memberikan konsultasi , pelatihan dan advisory manajemen bisnis bagi puluhan perusahaan.

Lha…jadi kenapa koq berani2nya memberikan prediksi tentang kapan pandemik covid-19 ini berakhir?

Ya, penulis termasuk pembelajar (lifelong learner), sangat mempercayai bahwa pengetahuan itu tidaklah datang dari satu arah (one-direction), namun merupakan convergence, suatu proses terus menerus, dengan pandangan-pandangan yang saling melengkapi baik bersifat berlawanan atau mendukung sehingga terjadilah proses thesis-antithesis-sinthesis berkelanjutan.

Berbekal pengalaman dan pengetahuan di bisnis managemen, konsultansi dan advisory puluhan perusahaan, ribuan jam pelatihan dan pengamatan perilaku organisasi maka penulis memberanikan diri memberikan prediksi.

Lantas apa jawabannya?
Lanjutkan membaca “Kapan pandemic di Indonesia ini berakhir?”

Belajar dari negara dengan sistem pelayanan kesehatan terbaik di dunia !

Bila penulis mengatakan ada negara berkembang yang memiliki sistem kesehatan terbaik di dunia, mengalahkan Amerika Serikat, Jerman bahkan negara Skandinavia sekalipun (Finlandia, Norwegia, Swedia) dll, mungkin tidak ada yang percaya.

Organisasi sekelas WHO pun mengakui negara tersebut. Menyebutnya sebagai paradox  dalam kesehatan. Karena bagaimana mungkin negara yang pendapatan per kapita dan GDP nya jauh lebih rendah daripada negara maju, bisa memiliki sistem, layanan maupun jaminan kesehatan paling baik di dunia?

Gratis! Tak perlu kartu ini dan itu seperti di negara nganu. Kaya atau miskin, semua mempunyai hak layanan kesehatan yang sama. Yang menakjubkan, layanan itu disebut lembaga  Kesehatan dunia WHO sebagai yang terbaik di dunia. Negara manakah itu?

Lanjutkan membaca “Belajar dari negara dengan sistem pelayanan kesehatan terbaik di dunia !”

Percakapan Imajiner dengan Mbok Yu Nani, UMKM yang smart adaptive thinking

Bagaimana menghadapi situasi bisnis di tengah ketidakpastian pasar pada wabah pandemic corona virus ini?. Biar tidak pusing-pusing memikirkan asal muasal virus, konspirasi china vs amerika dll, lebih baik mendengarkan wawancara eksklusif imajiner dengan tokoh UMKM dibawah.

Tokoh inspiratif itu adalah Mbok Yu nani yang awalnya jualan pecel namun ketika dua bulan lalu si Mbok merasa jualan pecel tidak terlalu memberikan dampak luar biasa. Ternyata Mbok ini juga memantau perkembangan pasar maupun sosial media terkait jamu yang diserukan pemerintah bisa melawan virus. Sehingga  si Mbok pun banting stir dari jualan pecel menjadi penjual jamu.

Lanjutkan membaca “Percakapan Imajiner dengan Mbok Yu Nani, UMKM yang smart adaptive thinking”

Disruptive Technology Innovation pada TV Industri dan Media

Saat ini kita menyaksikan, begitu cepatnya perubahan dalam tayangan media, pasar TV konvensional maupun video. Pasar TV dan video sangat dinamis dan ditandai oleh sejumlah besar penggerak: digitalisasi media, new TV-media market offering , dan gangguan oleh pemain digital memastikan perubahan yang cepat dalam industri ini. Bahkan bisa dikatakan telah membentuk ekosistem baru dalam media – new media ecosystem.

Adanya PHK stasiun TV dengan segmentasi khusus, Net TV (Agustus 2019) serta telah merebaknya layanan VoD (Video on Demand) oleh para media content aggregator semacam Netflix, Hulu, Amazon TV telah merubah wajah tayangan media TV. Netflix, yang didirkan pada tahun 1997 dengan hanya karyawan 20 orang, telah berkembang dari 33 juta pelanggan di tahun 2013, lima tahun berikutnya telah memiliki pelanggan sekitar 100 juta, dan akan menjadi 3 kali lipatnya di tahun 2020, menurut prediksi para analyst. Kini dianggap sebagai bentuk disruption innovative bagi TV industri konvensional.

Apa saja teknologi yang bisa menjadi penggerak bagi para disruptor bagi TV industry dan media saat ini? Berikut adalah hasil analisis.

Lanjutkan membaca “Disruptive Technology Innovation pada TV Industri dan Media”

Apa saja disruptive innovation di sektor oil & gas industry?

Berbicara mengenai disruptive innovation, seringkali diskusi mencakup industry yang umum, start-up, technology based dan bersifat penghubung. Jarang berhubungan dengan segmentasi industri yang capital intensive, high risk industry atau proyek-proyek dengan expenditure yang besar. Nah, terkait topik diatas, mungkinkan terjadi disruptive innovation pada sektor migas (oil & gas industry)?

Dalam beberapa tahun terakhir ini, sebenarnya sudah ada disruptive pada industri oil dan gas. Memang melihat kondisi keadaan cadangan minyak dan gas di negeri ini, tampaknya sulit terhadap sektor ini. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Komersialisasi pada sumber minyak dan gas non-conventional seperti pada minyak dan gas serpih (oil and shale gas), telah menurunkan harga minyak dan gas sangat signifikan. Jika anda pernah mendengar tentang perusahaan Mitchell energy, maka boleh dikatakan perintis disruptive innovator khusus pada minyak dan gas serpih, dengan temuan formula fracking fluid, yang mampu meningkatkan produksi minyak/gas serpih mereka. Teknologi fracking yang ditemukan membuat eksplorasi dan eksploitasi minyak/gas serpih menjadi feasible saat ini.

Lanjutkan membaca “Apa saja disruptive innovation di sektor oil & gas industry?”