ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Apa saja disruptive innovation di sektor oil & gas industry?

Berbicara mengenai disruptive innovation, seringkali diskusi mencakup industry yang umum, start-up, technology based dan bersifat penghubung. Jarang berhubungan dengan segmentasi industri yang capital intensive, high risk industry atau proyek-proyek dengan expenditure yang besar. Nah, terkait topik diatas, mungkinkan terjadi disruptive innovation pada sektor migas (oil & gas industry)?

Dalam beberapa tahun terakhir ini, sebenarnya sudah ada disruptive pada industri oil dan gas. Memang melihat kondisi keadaan cadangan minyak dan gas di negeri ini, tampaknya sulit terhadap sektor ini. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Komersialisasi pada sumber minyak dan gas non-conventional seperti pada minyak dan gas serpih (oil and shale gas), telah menurunkan harga minyak dan gas sangat signifikan. Jika anda pernah mendengar tentang perusahaan Mitchell energy, maka boleh dikatakan perintis disruptive innovator khusus pada minyak dan gas serpih, dengan temuan formula fracking fluid, yang mampu meningkatkan produksi minyak/gas serpih mereka. Teknologi fracking yang ditemukan membuat eksplorasi dan eksploitasi minyak/gas serpih menjadi feasible saat ini.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Bagaimana disruptive innovation bekerja?

Dalam tulisan-tulisan sebelumnya, seringkali secara tidak langsung penulis membeberkan pengaruh dan faktor inovasi yang mengganggu. Bisa dilihat bagaimana Apple mendisrupt industri jam swiss, sehingga menimbulkan tekanan berat bagi industri jam tangan mekanik tradisional mereka. Belum lagi langkah Apple yang mau masuk ke industri otomotif. Tampaknya langkah-langah ini sudah dibaca oleh para disruptor otomotif sebelumnya seperti Tesla, mengakui rivalitas dengan Apple daripada Google Car/ Alphabet.

Mengapa siklus perubahan sedemikian cepatnya, apakah yang menjadikan perusahaan bisa lebih cepat berinovasi dan mengganggu industri mapan lainnya? Jawabannya justru ada di karakter atau langkah strategis perusahaan.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Ketika komputer mengambil alih keputusan manusia

Dalam dunia komputasi, pengembangannya sangat mengagumkan. Bahkan dalam waktu dekat, penulis perkirakan akan banyak pekerjaan yang berbasis history/ data / sejarah / maupun referensi semata akan hilang atau mengecil karena sudah tergantikan oleh peran kecerdasan buatan atau cabangnya yang lebih hebat. Yaitu Cognitive Computing.

Cognitive Computing pada dasarnya merupakan sebuah mesin yang mencoba berpikir seperti manusia berdasarkan data atau informasi yang tersimpan, selanjutnya dianalisis lalu mengambil keputusan. Mari kita lihat Cognitive Computing yang terkenal, yaitu Watson. merupakan computer system dengan kemampuan cognitive computing mengesankan. Watson mampu membaca natural language dan tak hanya itu, Watson juga bisa memahami natural language. Kemampuan membaca dan memahami natural language tersebut sangat penting karena bisa membantu Watson untuk menganalisa data yang tidak teratur yang jumlahnya kira-kira 80% dari semua data yang ada saat ini atau Big data.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Pentingnya penerimaan terhadap perubahan

funny-fitness-cartoon-1Ada pertanyaan menarik dari salah seorang peserta ketika terlibat dalam diskusi perubahan organisasi pada sesi Sharing Organization Development, 21 Januari 2017 lalu. Yakni mengenai langkah perubahan yang mau dijalankan yaitu sistem otomasi tapi mendapat pertentangan yang cukup keras. Tidak hanya dari serikat pekerja, dari manajemen bahkan juga komisaris.

Ya, memang tidak semua orang mau berubah. Terlebih jika perubahan tersebut akan ‘mengganggu’ zona nyaman mereka. Disinilah justru letak bagaimana seorang pemimpin atau profesional dalam pengembangan organisasi bisa menilai dan menganalisis, perubahan apa yang bisa diterima oleh karyawan atau bagaimana meningkatkan penerimaan terhadap perubahan. Karena tidak jarang, perubahan dalam organisasi tapi tidak disertai tingkat penerimaan yang besar, maka momok kegagalan sudah tampak di depan mata.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Menggapai pendidikan masa depan : Sebuah Cita-Cita

al-khawarizmiBerawal dari sebuah startup kecil yaitu lembaga pendidikan untuk pengembangan sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika maka sejak sekitar setahun lalu sudah berdiri  Lembaga Sekolah Robotika dan Otomasi. Sebagai awal dari perkembangan lebih lanjut agar pergerakan cepat dalam dunia bisnis, teknologi dan informasi  yang sudah tidak bisa lagi dihadapi dengan kompetensi masa lalu, namun harus melihat tantangan masa depan apa dan apa yang perlu dipenuhi untuk memenuhi tantangan tersebut.

Dalami upaya memberikan kontribusi yang lebih besar ke dunia pendidikan, pengajaran dan integrasi ke dalam dunia bisnis, maka didirikanlah yayasan untuk mengakomodir hal tersebut. Adapun yayasan ini bernama sama dengan blog ini, yaitu Yayasan Ilmu SDM dengan tag line, Rethinking Posibilities, Unleashing Human Potentials.

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Sepenggal kisah dan liputan Aksi Bela Islam III 2 12

img-20161202-wa0075Pada awalnya sudah ada rencana penulis untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut. Namun perubahan tanggal acara oleh GNPF-MUI dari tanggal 25 Nov menjadi tanggal 2 Desember atau dikenal 2 12 berbenturan dengan acara pelatihan yang mesti dibawakan penulis di lembaga otoritas moneter yang letaknya berdekatan dengan tempat aksi. Walhasil, tetaplah harus diatur bagaimana supaya acara pelatihan tetap berjalan dan bisa juga meliput acara tersebut.

Berangkat pagi-pagi, kondisi sudah mulai padat pada pukul 06.30. Kendaraan mulai stagnan sejak halte tosari. Maka penulis pun berjalan dari dukuh atas sampai dengan budi kemuliaan. Jalan Thamrin mulai tertutup bagi kendaraan dan puluhan ribu massa sudah mulai tampak memadati aksi.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Antara proses bisnis dan struktur organisasi, mana yang lebih dulu?

img02209-20161108-1206Ada pertanyaan menarik ketika penulis memberikan pelatihan mengenai Business Process Design & Implementation di Ditjen Pajak beberapa waktu lalu. Yaitu mengenai struktur organisasi. Apakah struktur mempengaruhi proses bisnis atau proses bisnis mempengaruhi struktur organisasi?

Dalam pengalaman penulis, baik melakukan implementasi, fasilitasi maupun konsultasi perbaikan proses bisnis dan  penyusunan struktur organisasi, keduanya ternyata bisa saling mempengaruhi. Namun yang lebih besar pengaruhnya adalah proses bisnis berdampak lebih besar terhadap struktur organisasi dibandingkan sebaliknya.

Baca lebih lanjut