ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


1 Komentar

Siapa pemenang ajang kontes robot paling bergengsi se dunia tahun 2015 ini?

DRP Tasks2015Menyaksikan secara live melalui  online streaming ajang kontes robot paling bergengsi se dunia tahun 2015 yang diselenggarakan oleh DARPA sungguh mengagumkan. Satu persatu tim robot berupaya mengatasi rintangan yang diberikan panitia di Fairplex, Pomona, California pada tanggal 5-6 Juni 2015. Ada 25 tim bertanding di ajang tersebut, yang berasal dari negara dan lembaga terkenal di bidang robotika, elektronika, manufaktur industri. Hanya tim dari enam negara yang lolos, yaitu dari Amerika, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Itali dan Hongkong.

Robot diuji mengatasi rintangan maupun perjalanan, mulai dari menyetir kendaraan dengan jalur tertentu, selanjutnya membuka pintu dan masuk ke dalamnya, mencari dan menutup kran/valve untuk mengatasi kebocoran. Selanjutnya ada rintangan kejutan, membongkar bata dinding dan terakhir menaiki tangga. Beberapa robot ada yang mampu melaksanakan tugas, namun ada yang gagal , pelan atau sangat lama.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Mengenal DARPA, The Most Ambitious and Advanced Agency in Technology in the world (3)

deka_armDARPA, tidak hanya dikenal karena penemuan-penemuan yang mengubah banyak gaya kehidupan masyarakat maupun dunia sekarang, tapi juga disebabkan karena karakter, ciri, proses, strategi yang sangat unik dan berbeda. Banyak sudah organisasi berusaha meniru dan mereplikasikan di tempat lain. Di tulisan sebelumnya telah dijelaskan mengenai struktur organisasi DARPA, kemudian dilanjutkan dengan bagaimana project management mereka serta jaringan kerja yang diterapkan.

Lantas apa yang membedakan semua, tentunya adalah model bisnis dari DARPA. Model bisnis ini menurut Dr. Tony Tether, ketika berbicara di depan kongres Amerika, seharunya dipertahankan selama ingin DARPA menjadi agensi teknologi terdepan dalam dunia pertahanan militer. Jika kita ingin maju, memang tidak usah capai-capai merumuskan model baru, cukup benchmarking saja terhadap yang sukses dan berhasil.

Mari simak pernyataan Dr. Tony Tether  tersebut :

Baca lebih lanjut