ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Paradoks kepemilikan, mengapa memiliki sesuatu tidak selalu membuat bahagia?

Stairs to wealth

Apakah dengan memiliki sesuatu, entah itu berupa rumah, mobil, apartemen, villa, gadget elektronik akan memberikan kepuasan atau kebahagiaan?. Bicara mengenai kepemilikan atau memperoleh suatu benda/material fisik ternyata tidak serta merta membuat orang menjadi puas, senang atau bahagia. Seperti paradoks, karena kesenangan memiliki benda tersebut menjadi sesuatu yang lumrah dikejar manusia.

Thomas Gilovich, profesor psikolog dari Cornell University berdasarkan riset selama 20 tahun memberikan saran yang ekstrim. Jangan buang uang anda untuk membeli sesuatu benda ! Beliau menemukan dengan memiliki benda atau sesuatu, ternyata kesenangan atau rasa bahagia itu dengan cepat menghilang. Wah koq bisa?

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Mereka adalah murid yang kini menjadi guru..

Kungfu PandaTulisan ini bisa dibilang kelanjutan dari tulisan sebelumnya, hanya saja jika di tulisan terdahulu ada pada ranah organisasi kini masuk ke level individu di dunia bisnis. Mungkin anda sering melihat kejadian ini. Staff yang tadinya berada dibawah kini melesat dan jauh meninggalkan atasannya sendiri dalam jenjang kepangkatan atau posisi.

Ketika mengamati profil-profil rekan dalam jaringan sosial media professional  penulis melihat adanya perubahan-perubahan tersebut. Ada rekan yang dulunya berada dua tingkat di bawah si atasan, kini posisinya sudah jauh meninggalkan atasannya.  Padahal sudah 10 tahun lebih. Memang kini mereka tidak lagi di perusahaan yang sama.  Hanya saja, jika melihat skala perusahaan sekarang maka si bawahan sekarang berada di posisi melebihi bosnya terdahulu ketika masih dalam satu perusahaan.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Apakah ada perbedaan gaji tingkat pendidikan Sarjana (S1), Magister/Master (S2) dengan Doktor (S3)?

AlmamaterKetika anda ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi, terutama bagi kalangan swasta mungkin ada yang beranggapan “ Buat apa sekolah lagi? Di swasta kan yang penting kemampuan dan kompetensinya yang dinilai?”. Kalau masih menerima anggapan demikian, sebaiknya diabaikan saja karena memang masih ada yang berpikiran sempit atau berada dalam lingkup ‘tempurung’, menganggap bahwa titel kependidikan tidak perlu – perlu amat, jauh lebih penting kompetensi.

Berbagai alasan dikemukakan, terutama pada seminar MLM, motivasi, kisah orang sukses baik dari lokal maupun internasional yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Kadang mereka membandingkan dengan salah tokoh yang tidak sarjana tapi bisa menjadi menteri, konglomerat yang tidak pernah menduduki SMP. Atau lebih ekstrim, membandingkan dengan Bill Gates yang tidak pernah lulus Sarjana, tapi bisa menjadi orang terkaya di dunia.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Tahap 2 Implementasi business improvement UKM, inilah hasilnya (1)

UKM KomputerSetahun lalu, di web blog ini dicantumkan layanan bagi UKM yang terpilih mendapatkan pendampingan strategis konsultasi bisnis dan manajemen. Tentunya untuk meningkatkan kinerja bisnis sesuai dengan best practice berlaku. Melalui rangkaian konsultansi yang diberikan baik melalui tatap muka atau secara online, ternyata telah membuahkan hasil.

Bagaimana hasilnya? Ternyata telah terjadi perubahan yang signifikan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan perspektif finansial, pelanggan, internal bisnis process dan kemampuan/kapabilitas SDM maka dihasilkan beberapa temuan,  seperti yang sudah dianalisis pada tahap 1, hanya saja ini lebih rinci. Analisis temuan selanjutnya dibagi agar bisa dijalankan program aksi secara sistematis.:

Perspektif Sisi Finansial Baca lebih lanjut


4 Komentar

Tanggungjawab Manager atau Leader dalam perencanaan Karir

career_planningSalah satu pihak yang berperan signifikan dalam pengembangan karyawan dan karir adalah para atasan, manajer atau leader di perusahaan. Seperti pernah diuraikan sebelumnya, bahwa ada empat pihak di organisasi yang berperan dalam pengembangan individu atau karir karyawan. Peran atasan / manajer atau leader menempati urutan ke dua terpenting untuk urusan karir.

Ada empat peran seorang atasan/manajer/leader bagi staffnya yaitu : Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Teknik Berpikir dalam pemecahan masalah (3)

system sub systemDalam tulisan sebelumnya telah dijelaskan tiga teknik berpikir, yaitu pendekatan reaktif, berikutnya adalah pendekatan adaptif dan  ini adalah pendekatan terakhir dalam teknik berpikir. Pendekatan ini merupakan pendekatan terbaru yang sangat membantu memahami dan memecahkan suatu masalah yang melibatkan banyak pihak.

Pendekatan ini biasa disebut pendekatan sistem. Melalui pendalaman dengan melihat struktur pada sistem, variabel-variabel yang terkait baik yang bersifat independent maupun dependent, langsung ataupun tidak langsung maka dilakukan pendekatan untuk melihat hubungan antara suatu faktor satu dengan faktor lainnya.

Baca lebih lanjut