Mengapa begitu besar penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja?

Sudah lebih dari 2 minggu ini, sejak pengesahan UU CK oleh DPR, Senin 5 Oktober 2020 lalu, demo silih berganti dilakukan masyarakat. Mulai dari serikat buruh/serikat pekerja, mahasiswa, pelajar dan juga elemen-elemen masyarakat lain yang melibatkan organisasi massa. Demo pun sempat berlangsung ricuh, dan beberapa kerusakan fasus/ fasum terjadi di beberapa titik kota besar. Menariknya, demo ini tersebar cukup merata, seperti DKI Jakarta dan sekitarnya (Jadebotabek),  Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, Malang serta kota-kota lainnya.

Tentunya ini patut menjadi perhatian. Mengapa begitu besar dan massif demo yang terjadi, menentang UUCK, menyuarakan penolakan UU CK,  dan bahkan sudah meminta agar Omnibus Law Cipta kerja atau UU CK ini dicabut saja.  Penulis mencoba tidak membahas dari sisi substansi atau content  UU CK tersebut, tapi lebih memperhatikan aspek perencanaan (planning ), aktifitas pembuatan  ( process ) , waktu pembuatan (time) maupuh pihak yang semestinya terlibat dalam pembuatan UU CK.

Lanjutkan membaca “Mengapa begitu besar penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja?”

Belajar dari negara dengan sistem pelayanan kesehatan terbaik di dunia !

Bila penulis mengatakan ada negara berkembang yang memiliki sistem kesehatan terbaik di dunia, mengalahkan Amerika Serikat, Jerman bahkan negara Skandinavia sekalipun (Finlandia, Norwegia, Swedia) dll, mungkin tidak ada yang percaya.

Organisasi sekelas WHO pun mengakui negara tersebut. Menyebutnya sebagai paradox  dalam kesehatan. Karena bagaimana mungkin negara yang pendapatan per kapita dan GDP nya jauh lebih rendah daripada negara maju, bisa memiliki sistem, layanan maupun jaminan kesehatan paling baik di dunia?

Gratis! Tak perlu kartu ini dan itu seperti di negara nganu. Kaya atau miskin, semua mempunyai hak layanan kesehatan yang sama. Yang menakjubkan, layanan itu disebut lembaga  Kesehatan dunia WHO sebagai yang terbaik di dunia. Negara manakah itu?

Lanjutkan membaca “Belajar dari negara dengan sistem pelayanan kesehatan terbaik di dunia !”

Superkomputer tercepat di dunia dan Indonesia

Penulis mencoba mengecek data Supercomputer negeri ini di laman Top500. Ternyata, tidak ada satupun komputer dengan kategori super dari Indonesia. Hampir tidak percaya, negara sebesar ini, penduduk 280 juta, ternyata untuk urusan teknologi komputasi tercepat tidak masuk daftar. Jelas, jika ada yang bilang Indonesia tertinggal 20-30 tahun an teknologinya dengan negara maju, maka penulis akan mengamini.

Ini bukan berarti negara kita tidak memiliki supercomputer. Di fasilitas High Performance Computing LIPI, telah ada Supercomputer Mahameru dengan 2864 core processor, 13.552 GB memory dan kapasitas penyimpanan 4 Petabytes atau sekitar 4 juta GB. Tampaknya sangat mengesankan jika dibandingkan komputer PC tercanggih sekalipun. Tapi jika dibandingkan dengan Supercomputer paling buncit dalam daftar Top500, maka itu hanyalah sepersepuluh kekuatannya.  Apalagi jika dibandingkan posisi 5 besar puncak, yang memiliki antara 1.5 juta sampai 12 juta core processor. Ibarat  semut lawan gajah kemampuannya.

Lanjutkan membaca “Superkomputer tercepat di dunia dan Indonesia”

Siapa kontraktor/industri pertahanan terbesar di dunia tahun 2019 ini?

Lama tidak menulis tentang dunia militer maupun sisi industrinya, akhirnya mencoba lagi melihat apa saja perubahan selama 4 tahun terakhir ini, sejak terakhir menulis tentang Kontraktor Pertahanan terbesar di dunia tahun 2016.  Ternyata cukup mengejutkan, dengan masuknya 3 (tiga) nama baru Industri / kontraktor pertahanan besar dalam top 10 dunia. Siapa saja dan dari mana mereka?

Adalah dari negara China yang langsung menempatkan 3 (tiga) industri pertahanan besar mereka  dalam top 10 Defense Company di dunia. Amerika masih menempatkan 5 kontraktor pertahanannya dalam top 10. Dibandingkan data tahun 2016, maka ada pergeseran yang awalnya 7 perusahaan kontraktor masuk dalam Top 10.

Lanjutkan membaca “Siapa kontraktor/industri pertahanan terbesar di dunia tahun 2019 ini?”

Vietnam akankah jadi pemimpin di ASEAN?

Vietnam EconomyPenulis suka mengamati perkembangan , kemajuan ekonomi atau teknologi di negara-negara tetangga. Dalam beberapa analisis seperti tentang Vietnam, yang berhasil mengembangkan industri perikanan, telah menjadi pemasok ikan patin terbesar di dunia. Kini sudah menjelma menjadi negara yang patut diperhitungkan dalam kancah geopolitik dan geostrategis, khususnya kawasan ASEAN.

Padahal kita tahu, negeri tersebut tahun 70 an masih perang melawan Rambo alias Amerika. Meski menderita banyak korban di pihak Vietnam, namun negeri tersebut dianggap menang karena kegagalan misi Amerika selama perang tersebut.

Lanjutkan membaca “Vietnam akankah jadi pemimpin di ASEAN?”

Sepenggal kisah dan liputan Aksi Bela Islam III 2 12

img-20161202-wa0075Pada awalnya sudah ada rencana penulis untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut. Namun perubahan tanggal acara oleh GNPF-MUI dari tanggal 25 Nov menjadi tanggal 2 Desember atau dikenal 2 12 berbenturan dengan acara pelatihan yang mesti dibawakan penulis di lembaga otoritas moneter yang letaknya berdekatan dengan tempat aksi. Walhasil, tetaplah harus diatur bagaimana supaya acara pelatihan tetap berjalan dan bisa juga meliput acara tersebut.

Berangkat pagi-pagi, kondisi sudah mulai padat pada pukul 06.30. Kendaraan mulai stagnan sejak halte tosari. Maka penulis pun berjalan dari dukuh atas sampai dengan budi kemuliaan. Jalan Thamrin mulai tertutup bagi kendaraan dan puluhan ribu massa sudah mulai tampak memadati aksi.

Lanjutkan membaca “Sepenggal kisah dan liputan Aksi Bela Islam III 2 12”