ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


4 Komentar

Organization Development : Scope of Work, Tools, Application, Trend and Next Competencies

poster-hrm-club-od-sharing-21-januari-2017Dalam organisasi, seringkali istilah OD (Organization Development) dicetuskan. Dalam beberapa perusahaan tidaklah aneh jika ada bagian OD sendiri, entah itu dalam level departemen, divisi atau fungsi kerja.

Untuk lebih memahami mengenai apa itu OD, ruang lingkup OD serta bagaimana OD bisa mempengaruhi organisasi, maka kita harus mengetahui secara jelas makna definisi maupun aplikasi secara jelas di lapangan. Ketidaktahuan mengenai konsep, makna serta peran OD akan membatasi fungsi OD yang bisa diaplikasikan. Disinilah sharing session OD bermanfaat, dengan penjelasan perkembangan, tools dan isu-isu terbaru mutakhir yang harus dihadapi organisasi.

Baca lebih lanjut


3 Komentar

Event Seminar : Implementasi BSC secara efektif dalam Quality Management System, Rabu 11 Februari 2015

Brosur BSC 3 2Dewasa ini banyak perusahaan yang telah menggunakan metode pengukuran kinerja perusahaan untuk meningkatkan performance-nya. Salah satu metode yang terkenal adalah metode Balanced ScorecardBalanced Scorecard atau BSC adalah salah satu metode pengukuran kinerja yang menitikberatkan pada kelengkapan. Pengukuran kinerja selain pada Aspek Keuangan, Aspek Kepuasan Konsumen, Aspek Proses Bisnis Internal dan Aspek Pembelajaran dan Pertumbuhan. Metode BSC ini adalah yang populer digunakan oleh perusahaan di Indonesia.

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Workshop Training : Managing Training & Learning (ADDIE Model & Training Evaluation)

people of the world

MANAGING TRAINING AND LEARNING CERTIFICATION

(ADDIE MODEL & Training Evaluation)

One – Day, Fully Training Workshop, 09.00 – 16.00 WIB

Mendesain dan Mengevaluasi

Pengelolaan Pelatihan dan Pembelajaran model ADDIE dan Evaluasi Training 6 level

 

Lokasi:

HRM Indonesia – HRM School

 

Bonus bagi participant HRM Training:

1. Ebook berisi 100 games untuk pelatihan

2. TNA Forms & Template Excel

3. Cost Beefit Analysis Training Excel Templates

4. Training Evaluation Worksheet (ROI) Excel Templates 

 

Organisasi perlu melakukan pelatihan dan pengembangan karyawan agar tetap terdepan dalam kompetensi dan kinerja karyawan, tapi apa yang terjadi jika pelatihan dilakukan tanpa desain dan pengelolaan yang baik?

 

1. Fokus tidak tepat, isi program pelatihan melenceng dari tujuan organisasi

2. Tidak tercapainya kinerja dan performa unit/fungsi organisasi

3. Pemborosan biaya dan biaya  pelatihan meningkat sia-sia

4. Karyawan tidak paham makna pelatihan yang diperoleh

 

Latar Belakang

Dalam pengelolaan pelatihan, pembelajaran dan pengembangan, salah satu bagian penting yang dapat membantu para HR Manager, Trainer, Staff Pelatihan, Instruktur pelatihan maupun training Specialist dalam pengelolaan pelatihan dan pembelajaran adalah dengan adanya disain Model Sistem Instruksional atau ISD (Instructional System Design) . Adanya model ini akan menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program pelatihan yang efektif, dinamis dan mendukung kinerja pelatihan, sasaran organisasi maupun bagi peserta/partisipan pelatihan.

Model yang dimaksud adalah ADDIE, akan mendukung secara penuh proses pelatihan yang dianalisa kebutuhannya melalui analisa kebutuhan pelatihan (TNA) yang sudah ada atau akan dibuat,  serta juga mendukung efektifitas maupun hasil evaluasi pelatihan yang tepat, agar diketahui benar bahwa pelatihan benar-benar menunjukkan manfaat, hasil atau kinerja yang diharapkan.

Bila pelatihan telah didisain secara sistematis, memenuhi harapan dengan model disain yang baik, maka tentunya akan mendukung  tercapainya tujuan, sasaran maupun kinerja fungsi/unit organisasi..

Baca lebih lanjut


3 Komentar

Training Workshop : Audit Human Capital Management

     ApakahGambar organisasi atau perusahaan anda berada pada jalur yang benar (on the right track)?

Apakah organisasi anda mengalami kendala dalam mengidentifikasi mana yang sudah berjalan benar atau tidak?

Apakah organisasi anda tidak dapat mengetahui mana yang memiliki potensi membahayakan/potensi melanggar hukum terhadap aspek-aspek pengelolaan SDM?

Kegagalan dalam hal diatas bisa menyebabkan

  • Kekacauan, tidak jelas mana yang perlu perbaikan mana yang sudah baik
  • Aspek tuntutan hukum karena ketiadaan informasi mana bagian yang melanggar mana yang tidak
  • Tidak mengetahui proses atau langkah aksi yang bisa meningkatkan kinerja organisasi anda

Latar Belakang

Saat organisasi didirikan, tentunya dengan tujuan agar tercapai sasaran sang pendiri atau pemilik organisasi. Untuk mencapai sasaran tersebut, maka fungsi-fungsi organisasi haruslah berjalan sesuai dengan kaidah, aturan maupun best practice agar organisasi dapat berjalan secara normal dan meningkat kinerjanya dari waktu ke waktu.

Dalam beberapa hal, agar organisasi tetap berjalan normal, perlu dilakukan peninjauan berkala terkait dengan standar, prosedur, keuangan yang mana hal ini sudah lazim dilakukan pada dunia keuangan. Dengan perkembangan teknologi, sistem, manajemen maupun kebutuhan organisasi, fungsi audit sekarang sudah semakin meluas dan melingkupi hampir semua aspek manajemen. Ada audit keuangan, finansial, Information Technology, Safety, Lingkungan, audit energy dan bahkan SDM/ HR atau Human Capital sendiri termasuk obyek yang dapat diaudit.

Aspek SDM atau Human capital merupakan hal yang terpenting, karena merupakan satu-satunya asset yang bila bisa diperoleh, dipelihara dan diberdayakan secara benar, akan meningkat nilainya dari waktu ke waktu. Karena itu, kegagalan mengidentifikasi potensi resiko yang membahayakan tentang system, proses, kaidah, aturan, prosedur tentang pengelolaan SDM/HR/HC yang umumnya harus ditinjau berulang atau secara periodik, dapat menimbulkan aspek hukum yang serius, dan selain itu akan menimbulkan kerugian yang nyata bagi organisasi.

Dengan demikian, dibutuhkan audit HC management, yang merupakan salah satu cara untuk mengenal sejauh mana proses internal, sistem prosedur organisasi sudah memenuhi aspek keamanan baik secara hukum maupun juga membantu mengidentifikasi bagian SDM yang belum berjalan secara efektif dan efisien.  Hal ini  tidak hanya membantu agar sistem dan prosedur tetap memenuhi persyaratan, namun juga membantu aspek finansial perusahaan agar tetap stabil dan mantap.

Baca lebih lanjut


Workshop Training : ORGANIZATION STRUCTURE DESIGNER

Apa yang terjadi jika anda memiliki struktur organisasi yang tidak optimal/tidak efektif dan tidak efisien?
 
– Strategi organisasi tidak bisa dieksekusi dengan baik
– Semua sistem susah diaplikasikan
– Biaya organisasi yang tinggi
– Tumpang tindih Pekerjaan
– Tidak ada kerjasama antar unit/fungsi organisasi
– Kekacauan,  tidak jelas tanggung jawab dan peran masing-masing elemen
– Tidak jelas kewenangan
– Saling lempar tanggung jawab
– Program perusahaan selalu timbul tenggelam
– Frustasi
 
ANDA SEMUA PASTI PERNAH MERASAKAN KETIKA BEKERJA DENGAN STRUKTUR YANG KACAU
 
APAPUN SISTEM MANAJEMEN YANG ANDA PAKAI KALAU STRUKTUR ANDA KACAU MAKA AKAN PERCUMA DAN SIA-SIA
 
SEBAGUS APAPUN ORANG YANG ANDA REKRUT TAPI KALAU STRUKTUR ANDA TUMPANG TINDIH, TIDAK JELAS MAKA AKAN PERCUMA DAN SIA-SIA
 

Latar Belakang
Ketika organisasi didirikan, tentunya dengan tujuan agar tercapai sasaran sang pendiri atau pemilik organisasi. Untuk itulah dibutuhkan konfigurasi formal yang merekatkan fungsi-fungsi, peran-peran, tugas maupun tanggungjawab dalam bentuk struktur yang disebut sebagai struktur organisasi.
Namun sayangnya, seringkali pembentukan struktur organisasi, belum sepenuhnya mencerminkan  sasaran maupun visi organisasi. Banyak terjadi mismatch , mislink dengan sasaran awal berdirinya organisasi. Yang lebih parah, sering tidak mencerminkan prinsip-prinsip dasar (basic principle & best practice) struktur organisasi yang baik. Maka sering terjadi seperti yang ada diatas, tiadanya kerjasama, tumpang tindih (overlap) pekerjaan, biaya tinggi, ketidakjelasan pelaporan dan wewenang, bahkan akhirnya dapat menimbulkan frustasi bagi karyawan di dalam organisasi yang kesemuanya  dapat menyebabkan bencana/disaster bagi organisasi .
Untuk itulah, struktur organisasi yang baik merupakan keharusan, sehingga dalam pembentukan struktur organisasi harus melakukan disain organisasi, baik untuk organisasi baru, maupun restrukturisasi, sehingga tercipta struktur organisasi yang optimal, efektif dan efisien, memenuhi prinsip dasar organisasi serta mampu menggerakan seluruh elemen dan fungsi di dalammnya untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan training Mendisain Struktur Organisasi, diharapkan peserta mampu mendisain, membuat, merestrukturisasi struktur organisasi yang efektif, tepat dan efisien sehingga struktur yang dibentuk mampu mencapai semua tujuan tersebut diatas.