ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Pentingnya penerimaan terhadap perubahan

funny-fitness-cartoon-1Ada pertanyaan menarik dari salah seorang peserta ketika terlibat dalam diskusi perubahan organisasi pada sesi Sharing Organization Development, 21 Januari 2017 lalu. Yakni mengenai langkah perubahan yang mau dijalankan yaitu sistem otomasi tapi mendapat pertentangan yang cukup keras. Tidak hanya dari serikat pekerja, dari manajemen bahkan juga komisaris.

Ya, memang tidak semua orang mau berubah. Terlebih jika perubahan tersebut akan ‘mengganggu’ zona nyaman mereka. Disinilah justru letak bagaimana seorang pemimpin atau profesional dalam pengembangan organisasi bisa menilai dan menganalisis, perubahan apa yang bisa diterima oleh karyawan atau bagaimana meningkatkan penerimaan terhadap perubahan. Karena tidak jarang, perubahan dalam organisasi tapi tidak disertai tingkat penerimaan yang besar, maka momok kegagalan sudah tampak di depan mata.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Seperti apa bentuk Organisasi Masa Depan?

the-future-brought-to-you-by-nasaPada sesi Sharing Organization Development yang akan penulis bawakan, maupun sesi pelatihan/konsultasi/ seminar tentang pembentukan Struktur Organisasi biasanya penulis berikan materi mengenai bentuk dan struktur organisasi masa depan. Model dan bentuk ini dibuat sebagai antisipasi pemenuhan kebutuhan organisasi di masa mendatang, yang tidak bisa dihadapi dengan model saat ini.

Dalam beberapa hal, seringkali penulis menekankan tentang pentingnya membangun struktur yang tidak hirarkis, atau jangan terlalu banyak layer. Anggaplah ada dua perusahaan dengan bisnis model dan produk/jasa sejenis. Perusahaan pertama memiliki rata-rata rentang kendali atau jumlah anak buah dengan atasan adalah 4, perusahaan kedua memiliki rentang kendali 8. Maka organisasi pertama dengan 7 layer, akan memiliki 4096 staff operasional di layer terbawah dan 1365 manajer, sedangkan organisasi dengan 4 layer hanya memiliki 4096 staff operasional dan 586 manajer! Besar sekali perbedaannya, padahal skala atau model bisnisnya sama.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Cara membangun Struktur Organisasi yang selaras dengan strategi visi misi organisasi

bridge-misalignedAda perbincangan yang menarik dengan CEO anak perusahaan BUMN di bidang finansial, ketika penulis memberikan pelatihan disain struktur organisasi pada perusahaan tersebut beberapa waktu lalu. Beliau memaparkan sewaktu bekerja di perusahaan terdahulu ada penempatan posisi dalam struktur organisasi yang disesuaikan dengan strategi bisnis. Dan ternyata sangat sesuai dengan visi/misi atau strategi bisnis yang ingin dikembangkan. Memang dalam pelatihan tersebut, penulis memaparkan bahwa struktur organisasi bisa dipengaruhi oleh strategi atau visi/misi perusahaan.

Apa saja perubahan atau penempatan posisi yang dilakukan terkait hal tersebut? Terutama menyangkut aspek kepemimpinan tertinggi atau Dirut/CEO di organisasi. Inilah perubahannya.

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Apa yang salah dalam struktur organisasi anda?

Real Organization ChartBanyak orang beranggapan, bahkan juga bagi sebagian kalangan top manajemen atau pengusaha bahwa pembentukan struktur organisasi adalah jalan agar proses aktifitas atau pekerjaan dalam bisnis bisa terselesaikan. Pendapat tersebut tidaklah salah sepenuhnya. Kenyataannya, beberapa perusahaan sekarang lebih memilih untuk melonggarkan, meminimalisasi atau menghapus lapisan organisasi, karena mereka melihat “terlalu banyak struktur”, “organisasi bergerak lamban” atau “tidak mampu berkomunikasi”.

Dalam pengalaman penulis  ketika berdiskusi atau membicarakan tentang organisasi dengan level pimpinan atau manajemen perusahaan,  penyebab masalah tersebut bukanlah karena dari struktur itu sendiri tapi lebih dikarenakan struktur yang tidak tepat atau tidak pas dengan kebutuhan atau tujuan dimana organisasi dibentuk. Mari kita lihat, ahli pengembangan dan teori organisasi Elliot Jacques dalam teori Requisite Organization. Beliau memaparkan ada tiga makna dalam struktur organisasi.

Baca lebih lanjut


3 Komentar

Ketika banyak ‘bullshit’ di dalam organisasi

functional-business-organizational-chartKalimat yang menjadi judul diatas tampaknya provokatif. Sebenarnya ini merupakan penyadaran bagi para pimpinan manajerial ketika organisasi mulai berkembang, tumbuh dan membesar, dengan jumlah karyawan bertambah signifikan. Kecenderungan yang terjadi adalah bertambahnya struktur, bertambahnya posisi tapi jarang dikaitkan dengan ukuran efektifitas dan efisiensi organisasi.

Mengapa hal itu umum terjadi dan kadang tidak disadari oleh para pimpinan. Biasanya, banyak alasan seperti pemenuhan kebutuhan organisasi, bertambahnya beban kerja dan puluhan alasan lainnya. Faktanya, yang terjadi adalah demikian . Ketika sudah terlalu besar, barulah pemilik perusahaan menyadari, bahwa organisasi bergerak sangat lamban, tidak responsif, tidak adaptif, lambat berubah, dengan berbagai macam aturan lainnya. Mirip seperti gajah. Besar, tapi lamban. Tidak seperti dulu, yang masih dianggap seperti ‘kancil’.

Apa sih yang dimaksud ‘bullshit’ organisasi?

Baca lebih lanjut


Workshop Training : ORGANIZATION STRUCTURE DESIGNER

Apa yang terjadi jika anda memiliki struktur organisasi yang tidak optimal/tidak efektif dan tidak efisien?
 
– Strategi organisasi tidak bisa dieksekusi dengan baik
– Semua sistem susah diaplikasikan
– Biaya organisasi yang tinggi
– Tumpang tindih Pekerjaan
– Tidak ada kerjasama antar unit/fungsi organisasi
– Kekacauan,  tidak jelas tanggung jawab dan peran masing-masing elemen
– Tidak jelas kewenangan
– Saling lempar tanggung jawab
– Program perusahaan selalu timbul tenggelam
– Frustasi
 
ANDA SEMUA PASTI PERNAH MERASAKAN KETIKA BEKERJA DENGAN STRUKTUR YANG KACAU
 
APAPUN SISTEM MANAJEMEN YANG ANDA PAKAI KALAU STRUKTUR ANDA KACAU MAKA AKAN PERCUMA DAN SIA-SIA
 
SEBAGUS APAPUN ORANG YANG ANDA REKRUT TAPI KALAU STRUKTUR ANDA TUMPANG TINDIH, TIDAK JELAS MAKA AKAN PERCUMA DAN SIA-SIA
 

Latar Belakang
Ketika organisasi didirikan, tentunya dengan tujuan agar tercapai sasaran sang pendiri atau pemilik organisasi. Untuk itulah dibutuhkan konfigurasi formal yang merekatkan fungsi-fungsi, peran-peran, tugas maupun tanggungjawab dalam bentuk struktur yang disebut sebagai struktur organisasi.
Namun sayangnya, seringkali pembentukan struktur organisasi, belum sepenuhnya mencerminkan  sasaran maupun visi organisasi. Banyak terjadi mismatch , mislink dengan sasaran awal berdirinya organisasi. Yang lebih parah, sering tidak mencerminkan prinsip-prinsip dasar (basic principle & best practice) struktur organisasi yang baik. Maka sering terjadi seperti yang ada diatas, tiadanya kerjasama, tumpang tindih (overlap) pekerjaan, biaya tinggi, ketidakjelasan pelaporan dan wewenang, bahkan akhirnya dapat menimbulkan frustasi bagi karyawan di dalam organisasi yang kesemuanya  dapat menyebabkan bencana/disaster bagi organisasi .
Untuk itulah, struktur organisasi yang baik merupakan keharusan, sehingga dalam pembentukan struktur organisasi harus melakukan disain organisasi, baik untuk organisasi baru, maupun restrukturisasi, sehingga tercipta struktur organisasi yang optimal, efektif dan efisien, memenuhi prinsip dasar organisasi serta mampu menggerakan seluruh elemen dan fungsi di dalammnya untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan training Mendisain Struktur Organisasi, diharapkan peserta mampu mendisain, membuat, merestrukturisasi struktur organisasi yang efektif, tepat dan efisien sehingga struktur yang dibentuk mampu mencapai semua tujuan tersebut diatas.


5 Komentar

Belajar dari organisasi tertua di dunia

 Jika anda pernah mendengar Kongo Gumi dan Shishi Middle School, mungkin beranggapan hanya sebuah usaha dan sekolah biasa. Tapi dilihat dari tahun berdiri, perlu diingat bahwa ke dua organisasi tersebut berumur lebih dari 1000 tahun, tepatnya Kongo Gumi berusia 1428 tahun dan Shishi Middle School 2150 tahun !

Apa yang bisa kita pelajari dari ke dua organisasi itu tentu sangat menarik. Bagaimana bisa mempertahankan sebuah usaha yang berdiri lebih dari 14 abad, sistem dan struktur serta karakter apa yang perlu dipertahankan agar dapat langgeng serta bertahan dari berbagai pengaruh baik internal maupun eksternal yang bisa mengancam kelangsungan hidup organisasi.

Baca lebih lanjut