Superkomputer tercepat di dunia dan Indonesia

Penulis mencoba mengecek data Supercomputer negeri ini di laman Top500. Ternyata, tidak ada satupun komputer dengan kategori super dari Indonesia. Hampir tidak percaya, negara sebesar ini, penduduk 280 juta, ternyata untuk urusan teknologi komputasi tercepat tidak masuk daftar. Jelas, jika ada yang bilang Indonesia tertinggal 20-30 tahun an teknologinya dengan negara maju, maka penulis akan mengamini.

Ini bukan berarti negara kita tidak memiliki supercomputer. Di fasilitas High Performance Computing LIPI, telah ada Supercomputer Mahameru dengan 2864 core processor, 13.552 GB memory dan kapasitas penyimpanan 4 Petabytes atau sekitar 4 juta GB. Tampaknya sangat mengesankan jika dibandingkan komputer PC tercanggih sekalipun. Tapi jika dibandingkan dengan Supercomputer paling buncit dalam daftar Top500, maka itu hanyalah sepersepuluh kekuatannya.  Apalagi jika dibandingkan posisi 5 besar puncak, yang memiliki antara 1.5 juta sampai 12 juta core processor. Ibarat  semut lawan gajah kemampuannya.

Baca lebih lanjut

Iklan

Siapa kontraktor/industri pertahanan terbesar di dunia tahun 2019 ini?

Lama tidak menulis tentang dunia militer maupun sisi industrinya, akhirnya mencoba lagi melihat apa saja perubahan selama 4 tahun terakhir ini, sejak terakhir menulis tentang Kontraktor Pertahanan terbesar di dunia tahun 2016.  Ternyata cukup mengejutkan, dengan masuknya 3 (tiga) nama baru Industri / kontraktor pertahanan besar dalam top 10 dunia. Siapa saja dan dari mana mereka?

Adalah dari negara China yang langsung menempatkan 3 (tiga) industri pertahanan besar mereka  dalam top 10 Defense Company di dunia. Amerika masih menempatkan 5 kontraktor pertahanannya dalam top 10. Dibandingkan data tahun 2016, maka ada pergeseran yang awalnya 7 perusahaan kontraktor masuk dalam Top 10.

Baca lebih lanjut

Vietnam akankah jadi pemimpin di ASEAN?

Vietnam EconomyPenulis suka mengamati perkembangan , kemajuan ekonomi atau teknologi di negara-negara tetangga. Dalam beberapa analisis seperti tentang Vietnam, yang berhasil mengembangkan industri perikanan, telah menjadi pemasok ikan patin terbesar di dunia. Kini sudah menjelma menjadi negara yang patut diperhitungkan dalam kancah geopolitik dan geostrategis, khususnya kawasan ASEAN.

Padahal kita tahu, negeri tersebut tahun 70 an masih perang melawan Rambo alias Amerika. Meski menderita banyak korban di pihak Vietnam, namun negeri tersebut dianggap menang karena kegagalan misi Amerika selama perang tersebut.

Baca lebih lanjut

Apa saja disruptive innovation di sektor oil & gas industry?

Berbicara mengenai disruptive innovation, seringkali diskusi mencakup industry yang umum, start-up, technology based dan bersifat penghubung. Jarang berhubungan dengan segmentasi industri yang capital intensive, high risk industry atau proyek-proyek dengan expenditure yang besar. Nah, terkait topik diatas, mungkinkan terjadi disruptive innovation pada sektor migas (oil & gas industry)?

Dalam beberapa tahun terakhir ini, sebenarnya sudah ada disruptive pada industri oil dan gas. Memang melihat kondisi keadaan cadangan minyak dan gas di negeri ini, tampaknya sulit terhadap sektor ini. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Komersialisasi pada sumber minyak dan gas non-conventional seperti pada minyak dan gas serpih (oil and shale gas), telah menurunkan harga minyak dan gas sangat signifikan. Jika anda pernah mendengar tentang perusahaan Mitchell energy, maka boleh dikatakan perintis disruptive innovator khusus pada minyak dan gas serpih, dengan temuan formula fracking fluid, yang mampu meningkatkan produksi minyak/gas serpih mereka. Teknologi fracking yang ditemukan membuat eksplorasi dan eksploitasi minyak/gas serpih menjadi feasible saat ini.

Baca lebih lanjut

Ketika komputer mengambil alih keputusan manusia

Dalam dunia komputasi, pengembangannya sangat mengagumkan. Bahkan dalam waktu dekat, penulis perkirakan akan banyak pekerjaan yang berbasis history/ data / sejarah / maupun referensi semata akan hilang atau mengecil karena sudah tergantikan oleh peran kecerdasan buatan atau cabangnya yang lebih hebat. Yaitu Cognitive Computing.

Cognitive Computing pada dasarnya merupakan sebuah mesin yang mencoba berpikir seperti manusia berdasarkan data atau informasi yang tersimpan, selanjutnya dianalisis lalu mengambil keputusan. Mari kita lihat Cognitive Computing yang terkenal, yaitu Watson. merupakan computer system dengan kemampuan cognitive computing mengesankan. Watson mampu membaca natural language dan tak hanya itu, Watson juga bisa memahami natural language. Kemampuan membaca dan memahami natural language tersebut sangat penting karena bisa membantu Watson untuk menganalisa data yang tidak teratur yang jumlahnya kira-kira 80% dari semua data yang ada saat ini atau Big data.

Baca lebih lanjut

Seperti apa bentuk Organisasi Masa Depan?

the-future-brought-to-you-by-nasaPada sesi Sharing Organization Development yang akan penulis bawakan, maupun sesi pelatihan/konsultasi/ seminar tentang pembentukan Struktur Organisasi biasanya penulis berikan materi mengenai bentuk dan struktur organisasi masa depan. Model dan bentuk ini dibuat sebagai antisipasi pemenuhan kebutuhan organisasi di masa mendatang, yang tidak bisa dihadapi dengan model saat ini.

Dalam beberapa hal, seringkali penulis menekankan tentang pentingnya membangun struktur yang tidak hirarkis, atau jangan terlalu banyak layer. Anggaplah ada dua perusahaan dengan bisnis model dan produk/jasa sejenis. Perusahaan pertama memiliki rata-rata rentang kendali atau jumlah anak buah dengan atasan adalah 4, perusahaan kedua memiliki rentang kendali 8. Maka organisasi pertama dengan 7 layer, akan memiliki 4096 staff operasional di layer terbawah dan 1365 manajer, sedangkan organisasi dengan 4 layer hanya memiliki 4096 staff operasional dan 586 manajer! Besar sekali perbedaannya, padahal skala atau model bisnisnya sama.

Baca lebih lanjut

Trump dan suramnya masa depan Amerika

trump-kkkPaska kemenangan Donald Trump yang terpilih sebagai Presiden Amerika, melalui electoral votes yang menentukan, ternyata telah menimbulkan polemik. Sampai saat ini, publik amerika melakukan protes terhadap terpilihnya Trump tersebut. Bahkan hashtag #NotMyPresident menjadi trending di dunia jagad maya. Sampai muncul petisi online menolak terpilihnya Trump, yang sudah mendapatkan 1.5 juta pendukung dan terus bertambah.

Perlu diketahui bahwa Presiden AS dipilih oleh sejumlah electoral votes atau anggota dewan pemilih. Calon yang mendapat sedikitnya 270 dari 538 suara dewan pemilih, akan menang. Setiap negara bagian punya jumlah ‘elector’ yang didasarkan pada populasi. Ketika masyarakat amerika mencoblos, sebenarnya yang mereka pilih adalah elector ini. Elector ini sudah diketahui posisinya, apakah akan memilih Clinton atau Trump.  Trump akhirnya mendapat 276 electoral votes., meskipun Hillary menang dalam popular votes. Pilpres Amerika boleh dikatakan tidak murni langsung.

Baca lebih lanjut