ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Apa saja disruptive innovation di sektor oil & gas industry?

Berbicara mengenai disruptive innovation, seringkali diskusi mencakup industry yang umum, start-up, technology based dan bersifat penghubung. Jarang berhubungan dengan segmentasi industri yang capital intensive, high risk industry atau proyek-proyek dengan expenditure yang besar. Nah, terkait topik diatas, mungkinkan terjadi disruptive innovation pada sektor migas (oil & gas industry)?

Dalam beberapa tahun terakhir ini, sebenarnya sudah ada disruptive pada industri oil dan gas. Memang melihat kondisi keadaan cadangan minyak dan gas di negeri ini, tampaknya sulit terhadap sektor ini. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Komersialisasi pada sumber minyak dan gas non-conventional seperti pada minyak dan gas serpih (oil and shale gas), telah menurunkan harga minyak dan gas sangat signifikan. Jika anda pernah mendengar tentang perusahaan Mitchell energy, maka boleh dikatakan perintis disruptive innovator khusus pada minyak dan gas serpih, dengan temuan formula fracking fluid, yang mampu meningkatkan produksi minyak/gas serpih mereka. Teknologi fracking yang ditemukan membuat eksplorasi dan eksploitasi minyak/gas serpih menjadi feasible saat ini.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Ketika komputer mengambil alih keputusan manusia

Dalam dunia komputasi, pengembangannya sangat mengagumkan. Bahkan dalam waktu dekat, penulis perkirakan akan banyak pekerjaan yang berbasis history/ data / sejarah / maupun referensi semata akan hilang atau mengecil karena sudah tergantikan oleh peran kecerdasan buatan atau cabangnya yang lebih hebat. Yaitu Cognitive Computing.

Cognitive Computing pada dasarnya merupakan sebuah mesin yang mencoba berpikir seperti manusia berdasarkan data atau informasi yang tersimpan, selanjutnya dianalisis lalu mengambil keputusan. Mari kita lihat Cognitive Computing yang terkenal, yaitu Watson. merupakan computer system dengan kemampuan cognitive computing mengesankan. Watson mampu membaca natural language dan tak hanya itu, Watson juga bisa memahami natural language. Kemampuan membaca dan memahami natural language tersebut sangat penting karena bisa membantu Watson untuk menganalisa data yang tidak teratur yang jumlahnya kira-kira 80% dari semua data yang ada saat ini atau Big data.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Seperti apa bentuk Organisasi Masa Depan?

the-future-brought-to-you-by-nasaPada sesi Sharing Organization Development yang akan penulis bawakan, maupun sesi pelatihan/konsultasi/ seminar tentang pembentukan Struktur Organisasi biasanya penulis berikan materi mengenai bentuk dan struktur organisasi masa depan. Model dan bentuk ini dibuat sebagai antisipasi pemenuhan kebutuhan organisasi di masa mendatang, yang tidak bisa dihadapi dengan model saat ini.

Dalam beberapa hal, seringkali penulis menekankan tentang pentingnya membangun struktur yang tidak hirarkis, atau jangan terlalu banyak layer. Anggaplah ada dua perusahaan dengan bisnis model dan produk/jasa sejenis. Perusahaan pertama memiliki rata-rata rentang kendali atau jumlah anak buah dengan atasan adalah 4, perusahaan kedua memiliki rentang kendali 8. Maka organisasi pertama dengan 7 layer, akan memiliki 4096 staff operasional di layer terbawah dan 1365 manajer, sedangkan organisasi dengan 4 layer hanya memiliki 4096 staff operasional dan 586 manajer! Besar sekali perbedaannya, padahal skala atau model bisnisnya sama.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Trump dan suramnya masa depan Amerika

trump-kkkPaska kemenangan Donald Trump yang terpilih sebagai Presiden Amerika, melalui electoral votes yang menentukan, ternyata telah menimbulkan polemik. Sampai saat ini, publik amerika melakukan protes terhadap terpilihnya Trump tersebut. Bahkan hashtag #NotMyPresident menjadi trending di dunia jagad maya. Sampai muncul petisi online menolak terpilihnya Trump, yang sudah mendapatkan 1.5 juta pendukung dan terus bertambah.

Perlu diketahui bahwa Presiden AS dipilih oleh sejumlah electoral votes atau anggota dewan pemilih. Calon yang mendapat sedikitnya 270 dari 538 suara dewan pemilih, akan menang. Setiap negara bagian punya jumlah ‘elector’ yang didasarkan pada populasi. Ketika masyarakat amerika mencoblos, sebenarnya yang mereka pilih adalah elector ini. Elector ini sudah diketahui posisinya, apakah akan memilih Clinton atau Trump.  Trump akhirnya mendapat 276 electoral votes., meskipun Hillary menang dalam popular votes. Pilpres Amerika boleh dikatakan tidak murni langsung.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Kaum yang berbuat kerusakan…

john-cantlie-us-bombing-mosul-universityDan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi !” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar (QS al-Baqarah/2:11-12).

Gambar diatas adalah cuplikan dari video yang diedarkan Aamaq news agency, mengenai kerusakan parah pada bangunan sipil Universitas Mosul, oleh serangan udara koalisi Amerika. Tampak hancurnya infrastruktur bangunan kampus, sudah pasti mengganggu proses belajar, mengajar maupun riset di universitas tersebut.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Mereka yang meraih kemenangan hakiki

Account ActivistPerang yang terus berkecamuk di wilayah timur tengah, dan sudah menyeret banyak negara baik secara langsung atau tidak langsung telah menyebabkan banyak korban. Berawal dari konflik suriah, penulis prediksikan menuju konflik global sudah terlihat tanda-tandanya dengan jelas. Dari hitungan penulis, ada 60 negara yang terlibat dan Jumlah tersebut terus bertambah.

Namun, ternyata perang tersebut sudah mulai menampakkan wajah sebenarnya siapa yang bermain. Tidak sulit karena memang hampir semua mata senjata menuju ke satu pihak. Meskipun pihak yang bermain juga saling bermusuhan satu sama lainnya.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Inilah pergeseran pekerjaan di masa depan

robots-replace-humans-840x420Perkembangan teknologi, mesin autonomous, revolusi industri manufaktur dan mesin cerdas ternyata telah mengubah wajah pekerjaan di dunia. Apa saja perubahan yang terjadi, fokus terhadap keahlian apa yang dibutuhkan industri? Dampak langsung adalah terjadi polarisasinya terhadap kebutuhan pekerjaan yang ada.

Ketika diamati oleh Professor Autor dari MIT, polarisasi pekerjaan atau perpindahan fokus pekerjaan sudah terjadi selama tiga dekade ini di Amerika. Temuan Autor memberikan informasi, pergeseran fokus penurunan permintaan tenaga kerja pada middle-skill white collar worker dan blue-collar job , tenaga kerja kerah biru yang biasa disebut staff, administratif, operator, atau buruh. Sebaliknya terjadi permintaan kesempatan kerja pada high-skilled worker, high-wage professional, technical-skilled professional dan pekerjaan management-high skilled.

Baca lebih lanjut