ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Cara merekrut talenta untuk Perusahaan Start-Up dan Digital Technology Demonstrator

Di era revolusi digital saat ini, dengan bertebarannya perusahaan digital berbasis aplikasi,  start-up dan technology demonstrator baik disruptive inovator atau perusahaan yang  baru saja mendapatkan kucuran dana dari venture capital, menyebabkan pencarian karyawan yang bertalenta dengan kebutuhan khusus menjadi sulit. Perusahaan dengan kategori diatas, tidak bisa lagi menggunakan proses perekrutan dan standar perekrutan biasa, karena memang ada perbedaan besar antara perusahaan tersebut dengan perusahaan tradisional/manufaktur biasa.

Ini sebenarnya merupakan dampak dari perubahan eksponensial di sekitar kita, yang menjadi penggerak perubahan jenis pekerjaan di masa depan. Dengan perubahan tersebut, maka pekerja tidak bisa mengandalkan pengetahuan masa lalu, tapi harus bisa mengidentifikasi pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan di masa depan. Sehingga itu menjadi tantangan pekerja masa kini. Bahkan mesti pula dipelajari bagi para mahasiswa/pelajar yang akan mengarungi dunia nyata ketika lulus nanti.

Baca lebih lanjut

Iklan


1 Komentar

Anak SD berkemampuan SMU/Sarjana..mengapa tidak?

Jpeg

Melihat foto diatas, jika dibilang bahwa dalam kompetisi Autonomous Race Robot ada anak SD bisa bersaing dengan anak SMU mungkin tidak percaya. Di foto tersebut, dari tinggi dan besarnya badan sudah terlihat bahwa ada anak setingkat SD yang bisa bersaing dengan anak SMU untuk pemrograman Robot. Ya memang, sebenarnya  perlombaan itu diperuntukkan bagi SMP dan SMU, namun karena sudah dibekali belajar programming maka tim anak SD bisa diikutsertakan.

Dalam perjalanan mengamati dunia pendidikan, penulis melihat ada beberapa orang yang mau ‘mendobrak’ sistem pendidikan yang ada. Daripada berkutat atau tetap memaksakan mengikuti kurikulum pendidikan yang sudah ditetapkan pemerintah  atau institusi tertentu, mereka bahkan mengambil aliran yang lebih ekstrim. Yaitu membuat sekolah atau pengajaran sendiri sesuai dengan visi misi mereka.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Ketika anda harus memecat seorang eksekutif..

firing

Ini adalah kisah seorang eksekutif. Sebut saja namanya John. John direkrut  Jack untuk menjalankan program bisnis perusahaan, dimana dia telah menempatkan berbagai kebijakan dan prosedur dalam tempatnya. Tujuannya jelas, yaitu untuk meraih sasaran yang seringkali perusahaan/organisasi tidak bisa raih.

Sang pemilik perusahaan, Jack merasa bebannya sudah sedikit terangkat dengan keberadaan John. Namun dengan berjalannya waktu, John telah mengasingkan kolega dan rekan kerjanya serta juga gagal untuk menempatkan prioritas maupun urgensi yang dibutuhkan untuk mengajak karyawan lain mengikuti program pelatihan. Program kerja John yang tampak luarbiasa, terlihat sebagai pekerja keras menjadi tak bernilai jika tidak bisa diimplementasikan ke seluruh fungsi perusahaan.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Cara mendapatkan kandidat terbaik yang hampir tak pernah dipecat !

qualities good employeeMungkinkah mendapatkan seseorang yang sangat tepat pada suatu posisi, sehingga hampir tidak pernah gagal atau dipecat sebelum waktunya? Dengan tingkat keberhasilan mendekati 100% kepuasan pada pelanggan yang menggunakan jasa head hunter atau recruitment agency, ternyata ada kiat-kiat tertentu yang bisa dijadikan best practice bagi pelaku perekrutan.

Kiat dan jurus apa yang digunakan untuk mencapai hal itu., ternyata kuncinya hanya pada satu kata yaitu : Referensi. Mirip dengan jurnal ilmiah, jika tulisan ingin semakin ilmiah dan scientific maka referensinya harus sangat kuat sehingga tulisan semakin berbobot, accountable dan bisa dipertanggungjawabkan.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Mengenal DARPA, The Most Ambitious and Advanced Agency in Technology in the world (3)

deka_armDARPA, tidak hanya dikenal karena penemuan-penemuan yang mengubah banyak gaya kehidupan masyarakat maupun dunia sekarang, tapi juga disebabkan karena karakter, ciri, proses, strategi yang sangat unik dan berbeda. Banyak sudah organisasi berusaha meniru dan mereplikasikan di tempat lain. Di tulisan sebelumnya telah dijelaskan mengenai struktur organisasi DARPA, kemudian dilanjutkan dengan bagaimana project management mereka serta jaringan kerja yang diterapkan.

Lantas apa yang membedakan semua, tentunya adalah model bisnis dari DARPA. Model bisnis ini menurut Dr. Tony Tether, ketika berbicara di depan kongres Amerika, seharunya dipertahankan selama ingin DARPA menjadi agensi teknologi terdepan dalam dunia pertahanan militer. Jika kita ingin maju, memang tidak usah capai-capai merumuskan model baru, cukup benchmarking saja terhadap yang sukses dan berhasil.

Mari simak pernyataan Dr. Tony Tether  tersebut :

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Saat karyawan bekerja di rumah, anak bermain di kantor…

kids-playing-doctorSabrina Pearson, seorang CEO perusahaan software yang sedang berkembang pesat di Palo Alto menyebutkan bahwa dia adalah Ibu dari 3 anak laki, berumur 9, 7 dan 4 tahun. Dia sangat bangga ketika terlibat dalam kehidupan anak-anaknya. Dia mengaku tidak dapat memisahkan kehidupan rumah dan karir kerja, dimana terlalu banyak stress dan tekanan, selama 10 tahun kerja. Namun di Palo Alto, dia menyatukan itu semua, membawa anak ke tempat kerja termasuk juga bekerja di rumah saat dibutuhkan. Hal ini telah berjalan baik untuk nya dan menjadi budaya perusahaan di Palo alto software.

Inilah bentuk ‘lingkungan kerja’ baru di masa depan. Pernyataan Sabrina Pearson membuktikan bahwa membawa anak ke tempat kerja, meskipun tidak setiap hari dan juga bekerja di rumah termasuk sebagai cara untuk mengikat karyawan terbaik. Di Silicon valley, tempat berkumpulnya ribuan perusahaan IT, start-up, technology demonstrator serta emerging company lainnya sudah lazim adanya fasilitas benefit aneh seperti : Cukur gratis, Massage, Ruang Bermain, atau layanan Dry Cleaning. Karyawan ada yang mendapat Gadget terbaru, begitu menerima bonus. Bahkan ada top management, sering menghabiskan waktunya untuk mendapatkan Burrito (sejenis kebab) terbaik, agar tidak kehilangan karyawan terbaik miliknya.

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Ketika manager anda bukanlah yang bertalenta

diamond-coalMengapa hanya sedikit ‘great manager’ dibandingkan yang bukan ‘great manager’ di perusahaan anda?. Sangat sederhana karena mereka jumlahnya sedikit dan langka. Manajer yang buruk ternyata menempati 82% dari jumlah manager yang ada. Terkejut? penelitian dari lembaga riset Gallup menyatakan demikian.

Manajer dengan kategori tersebut memberi dampak biaya milyaran dollar tiap tahunnya. Bahkan jika persentase mereka cukup besar, bisa menjatuhkan perusahaan. Manajer berkontribusi pada minimal 70 % varian nilai keterlibatan karyawan (employee engagement) di seluruh unit bisnis . Variasi ini pada gilirannya memberikan kontribusi keterlibatan karyawan yang sangat rendah di seluruh dunia. Gallup melaporkan dalam dua studi skala besar pada tahun 2012 , hanya 30 % dari karyawan di Amerika terlibat di tempat kerja. Lebih buruk lagi , selama 12 tahun terakhir ini angka yang rendah tersebut hampir tidak berubah , artinya bahwa sebagian besar karyawan di seluruh dunia gagal untuk mengembangkan dan memberikan kontribusi di tempat kerja mereka. Studi Gallup melibatkan 27 juta karyawan dalam 2 dekade terakhir.

Jika manajer besar tampaknya langka , itu karena bakat yang diperlukan untuk menjadi manajer besar langka . Gallup menemukan bahwa ‘great manager’ memiliki bakat sebagai berikut : Baca lebih lanjut