Belajar dari negara dengan sistem pelayanan kesehatan terbaik di dunia !

Bila penulis mengatakan ada negara berkembang yang memiliki sistem kesehatan terbaik di dunia, mengalahkan Amerika Serikat, Jerman bahkan negara Skandinavia sekalipun (Finlandia, Norwegia, Swedia) dll, mungkin tidak ada yang percaya.

Organisasi sekelas WHO pun mengakui negara tersebut. Menyebutnya sebagai paradox  dalam kesehatan. Karena bagaimana mungkin negara yang pendapatan per kapita dan GDP nya jauh lebih rendah daripada negara maju, bisa memiliki sistem, layanan maupun jaminan kesehatan paling baik di dunia?

Gratis! Tak perlu kartu ini dan itu seperti di negara nganu. Kaya atau miskin, semua mempunyai hak layanan kesehatan yang sama. Yang menakjubkan, layanan itu disebut lembaga  Kesehatan dunia WHO sebagai yang terbaik di dunia. Negara manakah itu?

Lanjutkan membaca “Belajar dari negara dengan sistem pelayanan kesehatan terbaik di dunia !”

Vietnam akankah jadi pemimpin di ASEAN?

Vietnam EconomyPenulis suka mengamati perkembangan , kemajuan ekonomi atau teknologi di negara-negara tetangga. Dalam beberapa analisis seperti tentang Vietnam, yang berhasil mengembangkan industri perikanan, telah menjadi pemasok ikan patin terbesar di dunia. Kini sudah menjelma menjadi negara yang patut diperhitungkan dalam kancah geopolitik dan geostrategis, khususnya kawasan ASEAN.

Padahal kita tahu, negeri tersebut tahun 70 an masih perang melawan Rambo alias Amerika. Meski menderita banyak korban di pihak Vietnam, namun negeri tersebut dianggap menang karena kegagalan misi Amerika selama perang tersebut.

Lanjutkan membaca “Vietnam akankah jadi pemimpin di ASEAN?”

Antara Koperasi dan Korporasi

allianceBerbicara mengenai koperasi, maka kita biasanya teringat tentang salah satu Proklamator Indonesia, Drs. Muh. Hatta, yang sering dikenal sebagai bapak koperasi Indonesia. Di dalam konstitusi negeri ini, juga disebutkan dalam Pasal 33 ayat (1) yang menyebutkan bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.” Menurut para ahli ekonomi, lembaga atau badan perekonomian yang paling cocok dengan maksud Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 adalah koperasi.

Sebuah tujuan yang mulia, sehingga Koperasi dianggap sebagai soko guru perekonomian negeri. Artinya, Koperasi berperan sebagai pilar atau ”penyangga utama” atau ”tulang punggung” perekonomian. Diharapkan menjadi  sebagai pilar utama dalam sistem perekonomian nasional, semenjak diresmikan tanggal 12 Juli 1960. Tapi bagaimana 50 tahun sesudahnya? Benarkah koperasi telah menjadi pilar utama ekonomi bangsa? Apa hasilnya jika dibandingkan dengan Korporasi?

Lanjutkan membaca “Antara Koperasi dan Korporasi”

Saat-saat menyatukan puzzle

puzzle-business

Saya suka memandang bisnis itu sebagai ekosistem. Memberi perumpamaan bahwa bisnis merupakan representasi dari perilaku hidup organisme adalah pandangan yang wajar. Tak heran Marco Iansiti dan Lavien dengan pendekatan ekosistem menyebutkan bahwa kita terikat secara alami satu sama lain, baik itu berupa produk, teknologi, pasar, jaringan dan inovasi. Sehingga meningkatkan kinerja hubungan keterikatan jaringan tersebut, akan membantu produktifitas sesama pelaku untuk berinovasi, beradaptasi dan berubah.

Dalam kisah lain, ketika bertemu dengan para eksekutif, maupun top / high level management, pandangan serupa juga dikemukakan mereka. Bahkan bagi mereka yang memiliki kekuatan dan informasi jaringan kuat, bisa memanfaatkan dengan penuh para pelaku-pelaku tersebut, menjadi connecting rod dan mampu menyatukannya, bagaikan sebuah puzzle. Hanya saja tidak semua orang tidak memiliki pandangan dan kemampuan itu. Contoh nyata tampak bagi pelaku industri yang bisa  berperan dalam ekosistem digital.

Lanjutkan membaca “Saat-saat menyatukan puzzle”

Menjemput keberkahan dalam mencari rezeki

berkah-rezekiDalam perjalanan pulang sehabis dari klien, seperti biasa penulis menggunakan transportasi online. Namun setelah tahu besaran biaya yang dikeluarkan dari beberapa provider, ternyata tidak selalu lebih murah. Karena sudah tahu kisaran biaya dari bandara ke rumah, maka menyetop taksi konvensional menjadi pilihan.

Entah mengapa seringkali ketika menjadi penumpang taksi, sang pengemudi taksi adalah orang yang berumur. Dan rasanya tidak enak jika jadi penumpang tidak mengobrol-obrol. Biasanya, orang yang lebih tua punya pengalaman dibandingkan yang masih muda seperti penulis ini..ehem..:-).

Lanjutkan membaca “Menjemput keberkahan dalam mencari rezeki”

Inilah pergeseran pekerjaan di masa depan

robots-replace-humans-840x420Perkembangan teknologi, mesin autonomous, revolusi industri manufaktur dan mesin cerdas ternyata telah mengubah wajah pekerjaan di dunia. Apa saja perubahan yang terjadi, fokus terhadap keahlian apa yang dibutuhkan industri? Dampak langsung adalah terjadi polarisasinya terhadap kebutuhan pekerjaan yang ada.

Ketika diamati oleh Professor Autor dari MIT, polarisasi pekerjaan atau perpindahan fokus pekerjaan sudah terjadi selama tiga dekade ini di Amerika. Temuan Autor memberikan informasi, pergeseran fokus penurunan permintaan tenaga kerja pada middle-skill white collar worker dan blue-collar job , tenaga kerja kerah biru yang biasa disebut staff, administratif, operator, atau buruh. Sebaliknya terjadi permintaan kesempatan kerja pada high-skilled worker, high-wage professional, technical-skilled professional dan pekerjaan management-high skilled.

Lanjutkan membaca “Inilah pergeseran pekerjaan di masa depan”