Setelah mengetahui proses teknik wawancara berbasis apresiatif, selanjutnya kita bisa menggunakan model “4D” untuk perencanaan proses strategis. Model ini merupakan model yang paling populer untuk AI, yang dibentuk berdasarkan proyek pengembangan kemitraan di Zimbabwe untuk menangani anak-anak diberbagai tempat di afrika. Secara tipikal, siklus 4D adalah : Discovery, Dreaming, Design dan Destiny (atau kadang disebut [...]
Arsip untuk ‘Strength Based Management’ Kategori
Perencanaan Proses berbasis Apresiatif dengan model “4D”
Diposkan dalam Strength Based Management pada November 21, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Membentuk Pernyataan Apresiatif (2)
Diposkan dalam Strength Based Management, Label Appreciative, Change Management, Human Resources, Strength pada November 20, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Menggunakan teknik wawancara berbasis Apresiatif (Appreciative Inquiry based Interview) Dalam menjalankan teknik AI untuk suatu pencapaian target, penyelesaian suatu masalah atau dalam konteks pengelolaan perubahan di dalam organisasi, dilakukan dulu langkah interview sebagai salah satu cara menggali potensi, kekuatan dan nilai-nilai yang ada di tim yang dapat menunjang keberhasilan tim meraih kesuksesan. Adapun cara untuk melaksanakan [...]
Membentuk pernyataan apresiatif (1)
Diposkan dalam Strength Based Management pada November 19, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Salah satu bagian terpenting dalam menyusun dan menggunakan model pendekatan kekuatan berbasis penghargaan (appreciative inquiry/AI) adalah membentuk pernyataan-pernyataan yang berlandaskan sudut pandang positif. Dengan berdasar sudut pandang positif, ini akan menciptakan suatu lingkungan dimana partisipan yang mengikuti wawancara akan merasakan perubahan positif, pengalaman positif dan mindset positif. Ada empat inti pertanyaan atau pernyataan yang umumnya [...]
Perubahan dengan pendekatan kekuatan (strength)
Diposkan dalam Strength Based Management pada November 15, 2007 | 2 Komentar »
Bayangkan, anda sebagai pemimpin suatu unit departemen sering mendengar karyawan anda sering mengeluh, entah itu masalah pekerjaan atau masalah pribadi, kemudian sering mendapatkan karyawan melakukan ‘korupsi’ waktu kerja, rendah dalam ‘sense of belonging’, hanya peduli terhadap pekerjaan sendiri, asalkan selesai dan segudang masalah lainnya. Apa yang anda lakukan jika mengalami masalah ini? Umumnya, orang berpikir akan [...]