ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


2 Komentar

Pilar pertama Kepemimpinan Samudera Biru (Blue Ocean Leadership)

fishProfessor W. Chan Kim dan Renee Mauborgne, penulis buku manajemen laris Blue Ocean Strategy yang sudah terjual 3.5 juta copy, dan kini menyegarkan kembali dalam model kepemimpinan Samudera Biru untuk menggali keterlibatan karyawan yang dipimpin. Model ini diklaim bisa mendapatkan engagement atau keterlibatan karyawan lebih besar dibandingkan model kepemimpinan konvensional lainnya.

Jika berbicara strategi samudera biru, memang sejarahnya selalu mencari bentuk inovasi baru yang tidak sama dilakukan pesaing/kompetitor, mencari ruang pasar baru sehingga kompetisi tidak relevan. Model kepemimpinan samudera biru menawarkan bahwa kepemimpinan sebagai sebuah ‘services’ atau ‘jasa’ yang harus bisa ‘dibeli’ oleh pengikut atau karyawan dibawah sang pemimpin.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Mereka adalah murid yang kini menjadi guru..

Kungfu PandaTulisan ini bisa dibilang kelanjutan dari tulisan sebelumnya, hanya saja jika di tulisan terdahulu ada pada ranah organisasi kini masuk ke level individu di dunia bisnis. Mungkin anda sering melihat kejadian ini. Staff yang tadinya berada dibawah kini melesat dan jauh meninggalkan atasannya sendiri dalam jenjang kepangkatan atau posisi.

Ketika mengamati profil-profil rekan dalam jaringan sosial media professional  penulis melihat adanya perubahan-perubahan tersebut. Ada rekan yang dulunya berada dua tingkat di bawah si atasan, kini posisinya sudah jauh meninggalkan atasannya.  Padahal sudah 10 tahun lebih. Memang kini mereka tidak lagi di perusahaan yang sama.  Hanya saja, jika melihat skala perusahaan sekarang maka si bawahan sekarang berada di posisi melebihi bosnya terdahulu ketika masih dalam satu perusahaan.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Apa yang perlu diperhatikan dalam Employee Wellness Program?

Healthy CartoonAda kesalahan-kesalahan umum bagi perusahaan ketika menjalankan Employee Wellness Program yang efektif. Apalagi jika dikaitkan dengan program compensation & benefit yang berjalan di perusahaan. Sudah umum adanya kebijakan dalam pemberian asuransi, medical reimbursement atau pemberian benefit sport program. Namun karena masih berjalan parsial belum link sepenuhnya dengan fungsi bisnis atau finansial, maka hasilnya belum maksimal.

Mari kita lihat, apa yang pernah dilakukan oleh salah satu perusahaan di Amerika dalam memberdayakan atau meningkatkan kesehatan karyawan dan juga menjaga produktifitasnya. CEO perusahaan besar energi dan listrik dengan karyawan ribuan yang bertempat di Amerika ini, mengadakan acara pelepasan bagi karyawan yang akan memasuki masa pensiun.

Baca lebih lanjut


5 Komentar

Tantangan Pekerja dan Perusahaan di masa depan

Future SkillApa tantangan terbesar dalam mengenali keahlian/kepakaran yang terkait dengan pekerjaan di masa depan?. Tantangan terbesar bukanlah dari cara memahami , mengenali atau belajar tentang teknologi baru. Itu dengan mudah bisa dipelajari. Kalau bukan itu lantas apa?

Inilah tantangan terbesar bagi pekerja atau manusia saat ini, yaitu ketidakmampuan diri kita untuk mengenal atau mengidentifikasi bahwa pengalaman atau keahlian yang kita miliki saat ini bukanlah pengalaman atau keahlian yang dibutuhkan untuk melangkah maju ke masa depan..ya itulah problem besar yang harusnya dikenal !

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Ketika urusan tidak dipegang yang ahlinya..

pemimpin adilIni adalah pengalaman nyata penulis. Ketika mengalami masalah pada HP, dimana tidak ada tanda-tanda ‘kehidupan’ jadinya membuat panik, karena berbagai email, messages, kontak, dan lainnya ada disitu. Tentunya segera membawa ke tempat service HP di mal terdekat.

Tempat service pertama, sepi dan petugasnya menyanggupi membereskan HP tersebut. HP yang masih orisinal tersebut, telah berumur lebih dari 4 tahun, terpaksa direlakan diotak-atik untuk diperbaiki. Sejam lebih berlalu, akhirnya di petugas toko menyatakan tidak sanggup memperbaiki dengan alasan ‘kaki’ IC nya berbeda. Yaah..akhirnya setelah menunggu sekian lama,  hanya menerima pesan kegagalan. Kenapa tidak dari awal saja infonya?.

Baca lebih lanjut


6 Komentar

Ketika Sony bukan lagi perusahaan Elektronik terkemuka di dunia

Sony profit and lossSony, nama terkemuka untuk barang elektronik berkualitas terutama terkait dengan home electronic, audio, video, consumer electronic dan dikenal dengan sebutan “One Sony” , Satu Sony untuk semua kebutuhan perangkat elektronik anda, kini tampaknya harus berubah. Ketika CEO Sony Kazuo Hirai berencana melepaskan divisi Audio dan Videonya pada 18 Feb 2015 lalu, menjadi pertanda fokus Sony sudah berubah.

Setelah menjual divisi komputer VAIO termasuk spin off divisi TV nya tahun lalu memperlihatkan arah perubahan bisnis Sony. Kini menurut CEO Kaz Hirai, Sony akan memiliki tiga inti bisnis yaitu : Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Bagaimana cara menurunkan Sasaran Strategis ke Divisi / Department/ Bagian Organisasi Anda?

blue-waterfallKetika menjadi pembicara dalam seminar BSC dan Quality Management System, ada pertanyaan bagus mengenai cara dan metode menurunkan sasaran strategis ke bawah, terutama jika level dibawahnya adalah ‘orang lama’ atau memang sudah mentok kapasitasnya.

Sebenarnya ada dua cara untuk menurunkan Sasaran Strategis di level organisasi ke level dibawahnya. Dua cara tersebut adalah metode langsung dan metode tidak langsung. Bagaimana melakukannya?

Baca lebih lanjut