ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials


Tinggalkan komentar

Menggapai pendidikan masa depan : Sebuah Cita-Cita

al-khawarizmiBerawal dari sebuah startup kecil yaitu lembaga pendidikan untuk pengembangan sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika maka sejak sekitar setahun lalu sudah berdiri  Lembaga Sekolah Robotika dan Otomasi. Sebagai awal dari perkembangan lebih lanjut agar pergerakan cepat dalam dunia bisnis, teknologi dan informasi  yang sudah tidak bisa lagi dihadapi dengan kompetensi masa lalu, namun harus melihat tantangan masa depan apa dan apa yang perlu dipenuhi untuk memenuhi tantangan tersebut.

Dalami upaya memberikan kontribusi yang lebih besar ke dunia pendidikan, pengajaran dan integrasi ke dalam dunia bisnis, maka didirikanlah yayasan untuk mengakomodir hal tersebut. Adapun yayasan ini bernama sama dengan blog ini, yaitu Yayasan Ilmu SDM dengan tag line, Rethinking Posibilities, Unleashing Human Potentials.

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

Inikah strategi quantum leap Intel?

sandy-bridge_ep_3_largeSetelah rivalitas yang tak kunjung berakhir antara Intel vs Arm dalam segmen mobile chip smartphone, tampaknya Intel di tahun 2016 dan setelahnya tidak lagi melanjutkan produksi chip smartphonenya. Terlebih paska pengumuman tidak diteruskan chip Broxton dan project SoFianya pada pertengahan tahun ini.

Apa penyebab Intel tidak melanjutkan project chip smartphone? Alasan utama adalah kapasitas dan profitabilitynya yang sangat ketat di mobile smartphone. Ini bukanlah berarti chipset Intel untuk smartphone buruk, bahkan memiliki keunggulan dengan inti sedikit (dua core), sanggup menggungguli ARM chipset dengan 8 core. Artinya arsitektur clovertrail sudah menyaingi dan mengungguli arsitektur ARM.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Samsung tiru langkah Apple di otomotif?

samsung-smart-carBanyak yang mengatakan bahwa Samsung adalah pengekor Apple. Bila Apple sudah meluncurkan produk inovatifnya, maka tak lama Samsung juga meluncurkan produk terbarunya + keunggulan fitur tambahan. Berbeda dengan Xiaomi yang sering disebut ‘tiruan’ Apple. Sampai-sampai peluncuran produk baru oleh Lei jun, benar-benar persis dengan peluncuran produk Apple oleh Steve Jobs.

Langkah Apple yang mencoba masuk ke ranah otomotif tampaknya juga diikuti oleh Samsung. Mereka kini rela mengeluarkan koceknya untuk membeli Harman International Industries, perusahaan penyedia layanan teknologi/hiburan/entertainment untuk kendaraan mobil, senilai 8 Milyar USD. Wow..banyak sekali.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Inovasi yang digagalkan politik+kekuasaan

lahirnya-pesawat-nasional-n-250-gatot-kacaKetika beberapa waktu lalu penulis akan memberikan pelatihan asset management untuk salah satu anak perusahaan BUMN, dimana akan diberangkatkan naik pesawat berikutnya setelah tiba di Balikpapan. Tentunya pesawat yang lebih kecil, karena hanya berjarak sekitar 250 km, yang kalau ditempuh via darat akan memerlukan waktu 5-6 jam, tergantung kondisi. Pesawat yang akan ditumpangi adalah bukan pesawat jet.

Pesawat tersebut adalah jenis turboprop, type ATR 42-500. Memiliki kapasitas penumpang sekitar 50. Melihat bentuk pesawat tersebut, mengingatkan pada pesawat disain asli IPTN (sekarang PT DI) yang bernama N-250, dimana N adalah singkatan dari Nusantara.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Tesla kini menjual atap rumah panel surya?

solar-roof-tesla

Seperti tiada habisnya Tesla melakukan inovasi. Setelah meluncurkan produk mobil sport premium bertenaga listrik, kemudian model S dengan kemampuan auto drive (semi otonom) di tahun 2014, sampai kemudian pada awal oktober lalu meluncurkan model 3 dengan kemampuan full otonom (level 5). Kini Tesla meluncurkan lagi pada tanggal 28 oktober lalu, solusi panel atap, dengan kemampuan tenaga surya.

Lha, apakah sudah berubah sasaran perusahaan Tesla ni? Yang tadinya menjual mobil sport listrik + baterai lithium ion (bekerjasama dengan Panasonic) kini seolah menjadi perusahaan bangunan panel atap?. Dalam kacamata strategi, sah-sah saja Tesla melakukan itu. Toh atap/genteng yang dijual Tesla berbeda dengan atap biasa, ataupun panel surya perusahan lainnya.

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Bagaimana strategi Apple di dalam proyek automotif?

apple-secret-carSetelah sukses melibas produsen jam tangan konvensional dan menempatkan diri sebagai produsen jam tangan pintar (smartwatch) di posisi no 2 tahun 2015 lalu, tampaknya Apple serius menggarap proyek automobilnya. Hal inilah yang sudah didengungkan oleh pendiri Tesla Motor Inc, Elon Musk, mengenai siapa kompetitor langsung Tesla Motor. Tapi bagaimana Apple akan bersaing?

Apple diketahui telah merekrut mantan VP teknikal Tesla, kemudian merekrut beberapa engineer dari Ottawa, Kanata tempat lokasi dimana kantor Blackberry QNX berada. Perlu diketahui bahwa Blackberry QNX merupakan sistem operasi untuk kendaraan premium dan juga fitur hiburan kendaraan untuk Volkswagen, Audi, BMW, GM dan Ford.

Baca lebih lanjut


6 Komentar

Siapa pesaing Tesla Motor selanjutnya?

tesla-fremont-factory_largeDi Oktober 2016 baru-baru ini, Tesla motor meluncurkan kendaraan model 3 yang mempunyai kemampuan fully autonomous. Menyaksikan video yang diluncurkan oleh Tesla, dimana seseorang masuk ke dalam mobil, hanya duduk diam saja kemudian kendaraan mulai berjalan sendiri secara otonom. Melewati jalan kecil, masuk ke jalan tol bahkan bisa menyusul beberapa kendaraan. Sampai akhirnya tiba di area parkir, dan orang tersebut keluar dari mobil. Selanjutnya Tesla model 3 tersebut mencari parkir sendiri, yakni parkir secara paralel yang umumnya sulit dilakukan oleh pengendara mahir sekalipun tanpa koreksi maju mundur. Namun model 3 tersebut dalam tayangan video, sanggup melakukan secara mulus. Tidak ada koreksi maju mundur. Luar biasa.

Melihat tayangan tersebut, tampaknya Tesla sudah melangkah lebih maju daripada Alphabet (aka Google). Yang bahkan model Autonomous Carnya berbentuk aneh, seperti rice cooker. Bila dibandingkan model terdahulu, Tesla Model S, maka peningkatan kemampuan dan kapabilitas autonomousnya sangat signifikan. Era mobil autonomous kini bukan di depan mata lagi seperti yang sudah penulis utarakan di tahun 2014. Tapi di tahun 2016 sudah bisa dirasakan dan dinikmati oleh konsumen.

Baca lebih lanjut