ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Menyusun Sistem Remunerasi yang selaras dengan Strategi Bisnis perusahaan (2)

2 Komentar

Formulasi Remunerasi strategi sebagaimana dijelaskan sebelumnya pada tulisan awal ini , tergantung pada strategi bisnis dan pengaruh lainnya seperti peraturan dan regulasi, proses bisnis, struktur organisasi, budaya dan lainnya.

Dalam implementasinya, terkait formulasi sistem remunerasi dan kompensasi maka ada beberapa segmentasi yang perlu diperhatikan. Ada lima Segmen yang bisa menjadi perhatian, sebagai bagian penyusunan sistem remunerasi.

Segmen tersebut adalah :

  1. Filosofi Kompensasi : Keadilan Internal vs Keadilan Eksternal, Memimpin pasar upah vs Membawahi pasar.
  2. Penilaian : Posisi/Jabatan vs Personil / Orang , Fokus Hasil vs Fokus Perilaku atau Proses
  3. Bentuk kompensasi : Moneter vs Non Moneter, Fix vs Variabel
  4. Delivery Kompensasi : Narrow vs Broadband, Small vs Large Pay
  5. Disain Kompensasi : Parisipatif vs Non Partisipatif, Sentralisasi vs Desentralisasi.

Melihat perkembangan dan kecenderungan sekarang, terjadi pergeseran dalam penentuan tingkat remunerasi bagi perusahaan. Organisasi sekarang semakin bergantung pada pasar dalam menentukan tingkat remunerasi (pay level) dalam filosofinya. Artinya seringkali tingkat kompetitif nilai remunerasi lebih ditentukan pada keadilan eksternal daripada keadilan internal.

Beberapa istilah seperti Market Percentile , MMV (“ Median Market Value”, Nilai Pasar median) atau MRP (“Market Reference Point”, Titik Referensi Pasar), semakin lazim digunakan dalam menentukan kalibrasi remunerasi dengan memperhatikan keadilan eksternal dan nilai pasar. Kondisi ini bisa diperoleh jika secara internal keadilan tingkat remunerasi (pay level) sudah memenuhi persyaratan.

Strategi Remunerasi merupakan sebuah aspek dari Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (HCM – Human Capital Management). Dengan memperhatikan elemen dari sisi jabatan, personil, proses kerja, struktur manajemen, informasi pengetahuan dan pengambilan keputusan.

Dengan mengerti fungsi dari setiap elemen yang berbeda tersebut, maka dapat dibangun strategi remunerasi yang menggabungkan motivasi, pengembangan dan menggerakkan talenta organisasi seefisien dan seefektif mungkin. Artinya, pendekatan holistik remunerasi memperhatikan aspek penghargaan moneter dan non-moneter, proporsi antara upah tetap dan variabel yang tepat, jangkauan insentif performa short term dan long term, antara posisi dengan individu, keseimbangan antara kompetensi dan kinerja, maupun pemenuhan aspek remunerasi dari sisi keadilan internal dan eksternal.

Note : Ingin tahu solusi konsultansi strategi remunerasi paling tepat bagi bisnis anda,  silakan  klik ini.

Iklan

Penulis: Tengku Shahindra

Strategic Business Advisor, Implementer, Consultant & Trainer dealing with Business Management, Business Performance, Organization Development & Human Capital Management

2 thoughts on “Menyusun Sistem Remunerasi yang selaras dengan Strategi Bisnis perusahaan (2)

  1. info lowongan kerja PT.Pertamina 2018 silahkan langsung klik link http://www.recruitpertamina.com/
    mohon di bantu share yah indahnya berbagi

  2. Continuing the trend that started in 2015, this season could very well reset the record for the most strikeouts of all time.
    I think this lineup gives the Spurs the best combo of offense and defense.
    It looks likely that聽will happen, but anything can happen in the NBA.

    With expansion across the Atlantic hot on the radar for the PRO14, it makes a lot of sense to open t.
    Green Bay鈥檚 InjuriesThe Packers were suffering from multiple injuries heading into Sunday鈥檚 game with all three starting receivers hurting and Aaron Rodgers sick.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s