ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Menyusun Sistem Remunerasi yang selaras dengan Strategi Bisnis perusahaan (1)

2 Komentar

Ketika memberikan pelatihan maupun konsutansi mengenai reward strategy atau sistem remunerasi strategis, kebanyakan perusahaan masih jarang mengaitkan bisnis plan mereka dengan reward plan. Ini sudah pernah penulis bahas dalam artikel mengenai pentingnya compensation plan di dalam bisnis, karena bisa menjadi key stone dalam keberhasilan bisnis di masa mendatang.

Adalah hal yang penting untuk memiliki strategi bisnis korporat atau organisasi sebelum mengembangkan sistem remunerasi atau merevisi sistem remunerasi.

Strategi bisnis organisasi dapat dibagi dalam 5 kategori utama yakni :

  1. Customer Service
  2. Quality Business
  3. Inovation & Time to Market
  4. Productivity
  5. Cost Leadership
  6. Financial
  7. Human Capital Asset atau Sumber Daya Manusia

Adapun sumber strategi bisnis yang tersedia dapat dicari melalui dokumen perusahaan atau organisasi dari :

  • Pernyataan Visi
  • Pernyataan Misi
  • Nilai-Nilai Organisasi
  • Faktor Sukses Kritis
  • Perencanaan Operasional

Dalam beberapa hal, beberapa entitas organisasi mungkin memiliki unit bisnis dalam organisasi. Bila unit bisnis tidak memiliki strategi bisnis, unit bisnis lokal tersebut perlu melakukan proses perencanaan strategis dalam rangka pengembangan sistem Remunerasi atau mendesain ulang sistem yang ada.

Proses untuk melakukan perencanaan strategis yakni dengan melakukan formulasi strategi bisnis. Proses ini biasanya dilakukan oleh manajemen senior sendiri atau dapat dibantu oleh konsultan.

Langkah pertama adalah melakukan Analisa SWOT sebagai identifikasi kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman internal maupun eksternal organisasi.

Analisa SWOT bersama visi, membentuk pernyataan misi dan nilai organisasi. Pernyataan misi tidak hanya mencakup kemampuan sekarang, tapi juga kemampuan yang dapat dikembangkan secara realistik oleh organisasi sebagai bagian portofolio strategik yang seimbang nilainya atau balanced scorecard strategic .

Perencanaan operasional dan inisiatif strategis dikembangkan untuk meningkatkan kekuatan yang ada dan membangun kemampuan baru dalam mengeksploitasi kesempatan yang tersedia. Dengan demikian perencanaan ini digunakan untuk memberi pedoman aksi, investasi, keputusan alokasi sumber daya dan memenuhi misi organisasi.

Ukuran, tujuan dan milestone adalah tingkat lebih lanjut dalam detil dan spesifikasi dari perencanaan operasional, yang mendefinisikan apa yang diharapkan. Terakhir, akuntabilitas, aturan dan penugasan mengalokasikan tanggungjawab dan aktifitas kelompok atau individu yang transparan dan jelas apa yang harus dilakukan dan bagaimana dapat memberi kontribusi kepada keseluruhan strategi organisasi.

Note : Ingin tahu solusi konsultansi strategi remunerasi paling tepat bagi bisnis anda,  silakan  klik ini.

Iklan

Penulis: Tengku Shahindra

Strategic Business Advisor, Implementer, Consultant & Trainer dealing with Business Management, Business Performance, Organization Development & Human Capital Management

2 thoughts on “Menyusun Sistem Remunerasi yang selaras dengan Strategi Bisnis perusahaan (1)

  1. Ping-balik: Menyusun Sistem Remunerasi yang selaras dengan Strategi Bisnis perusahaan (2) | ilmu SDM

  2. terimakasih postingan artikelnya dan tambahan informasi tentang remunerasi. setuju dengan postingannya kalau analisis SWOT perlu untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman sehingga perusahaan yang dijalankan bisa memenuhi visi, misi, dan strategi yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s