ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Sejarah bisnis konsultansi manajemen

1 Komentar

Berbicara mengenai bisnis konsultansi cukup menarik, bila melihat sejarahnya. Ini merupakan usaha yang benar-benar Human Asset Capital Intensive. Jika dianalogikan, bisa sama dengan klub Olahraga, dimana nilai klubnya berdasarkan performa pemain.

Asal-usul konsultansi manajemen bisa ditelusuri mulai pada 1800-an. Perusahaan konsultansi pertama, Arthur D. Little didirikan pada tahun 1886.  Industri konsultasi tumbuh perlahan selama setengah abad, dengan peluang pelanggan tertentu yang sudah berada dalam genggaman, atau dengan spesialisasi fungsional tertentu.

Kemudian pada tahun 1926, seorang professor dari Universitas Chicago, James McKinsey, mendirikan perusahaan jasa konsultansi “accounting and engineering advisors” yang memperkenalkan pendekatan dan framework yang berbeda. Ia tidak merekrut insinyur tradisional, melainkan eksekutif berpengalaman yang di-training dengan seperangkat analisis dan pengetahuan yang kontemporer di masa itu, meliputi strategi, kebijakan, goal, organisasi, prosedur, facilities, dan personnel. Selanjutnya dikenal dengan nama McKinsey. Mereka direkrut sebagai konsultan di industri ini, sehingga mengalami lonjakan pertumbuhan di tahun 1960-an.

Hubungan sinergis antara sekolah bisnis dan perusahaan konsultansi dikembangkan, dengan strategi top perusahaan konsultansi manajemen menjadi pilihan pekerjaan pertama para lulusan MBA di Amerika Serikat.

Pemain non-tradisional mulai memasuki industri konsultasi: misalnya, perusahaan akuntansi besar mulai meluncurkan jasa konsultansi manajemen, meskipun divisi konsultansi dari perusahaan akuntansi berjuang untuk menembus pasar strategi elit. Diantara perusahaan akuntansi yang memasuki dunia Konsultasi manajemen adalah PwC, KPMG, Ernst & Young, Deloitte.

Akhir 1980-an menandai awal dari era keemasan bagi para konsultan manajemen. Melalui pertumbuhan organik dan anorganik, perusahaan konsultansi dari Amerika meraih pangsa pasar lebih dari 80 persen dari keseluruhan pasar konsultasi dunia. Bisnis ini didorong oleh teknologi informasi, dimana perusahaan konsultasi manajemen mulai menyediakan jasa outsourcing dan solusi TI (teknologi informasi) terintegrasi kepada pelanggan mereka.

Pada akhir milenium, pasar konsultansi manajemen dunia telah tumbuh menjadi lebih dari US$ 100 miliar bisnis. Telah ditandai oleh dominasi beberapa perusahaan besar, terutama Perusahaan yang berorientasi IT seperti IBM, Oracle, SAP,  Accenture, McKinsey dan Capgemini. Sekitar sepuluh perusahaan konsultan terbesar mencatat sekitar 42 persen dari total pendapatan industri konsultasi manajemen.

Di abad 21 ini, model bisnis konsultansi juga mengalami perubahan. Bisa dikatakan sebagai pengembangan dari model konsultansi yang telah berjalan. Akan dilanjutkan dalam tulisan berikutnya mengenai trend, kecenderungan maupun model bisnis ini.

Note : Ingin tahu solusi konsultansi paling tepat bagi bisnis anda,  silakan  klik ini.

Iklan

Penulis: Tengku Shahindra

Strategic Business Advisor, Implementer, Consultant & Trainer dealing with Business Management, Business Performance, Organization Development & Human Capital Management

One thought on “Sejarah bisnis konsultansi manajemen

  1. wah jadi tau lebih banyak informasi tentang sejarah bisnis konsultansi manajemen, ternyata sudah dimulai sejak lama. memang benar dunia bisnis selalu menghadirkan gebrakan baru di setiap waktu dan jaman. semoga selalu memberikan dampak positif dan bermanfaat untuk semua. terimakasih ya artikelnya, menambah informasi serta wawasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s