ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Pentingnya penerimaan terhadap perubahan

Tinggalkan komentar

funny-fitness-cartoon-1Ada pertanyaan menarik dari salah seorang peserta ketika terlibat dalam diskusi perubahan organisasi pada sesi Sharing Organization Development, 21 Januari 2017 lalu. Yakni mengenai langkah perubahan yang mau dijalankan yaitu sistem otomasi tapi mendapat pertentangan yang cukup keras. Tidak hanya dari serikat pekerja, dari manajemen bahkan juga komisaris.

Ya, memang tidak semua orang mau berubah. Terlebih jika perubahan tersebut akan ‘mengganggu’ zona nyaman mereka. Disinilah justru letak bagaimana seorang pemimpin atau profesional dalam pengembangan organisasi bisa menilai dan menganalisis, perubahan apa yang bisa diterima oleh karyawan atau bagaimana meningkatkan penerimaan terhadap perubahan. Karena tidak jarang, perubahan dalam organisasi tapi tidak disertai tingkat penerimaan yang besar, maka momok kegagalan sudah tampak di depan mata.

Kebanyakan perubahan lebih menekankan pada kualitas, tingkat atau sistem/tools / aplikasi yang akan diterapkan, namun tidak terhadap bagaimana membuat manusia mampu menerima dan mendukung. Ambil contoh jika kita mau menerapkan sistem manajemen kinerja baru, kita bisa mulai dari model dengan level sistem anggaplah yang paling dasar seperti MBO (management by objective), BSC , SFO, MBNQA sampai dengan penilaian berbasis excellence model. Bahkan terkadang berupaya mengejar citra, pencapaian predikat sebagai organisasi yang sudah menerapkan sistem anu, sistem itu dst. Dimana secara kualitas model tersebut memang memiliki nilai yang tinggi, tapi tidak diikuti oleh pemahaman user atau orang yang akan menerapkannya.

Disinilah letak pentingnya pemahaman, kesediaan dan penerimaan orang terhadap perubahan. Penulis suka menyebutkan sebagai Acceptance Level, Tingkat penerimaan terhadap perubahan. Semakin tinggi tingkat penerimaan terhadap perubahan, makin tinggi efektifitas hasil perubahan karena apapun kualitas  model/sistem/ aplikasi yang akan diterapkan , maka orang dengan mudah mau menerimanya.

Karena hasil perubahan, lebih ditentukan pada tingkat penerimaan karyawan/ orang atau masyarakat yang mau diubah tersebut. Peran sebagai OD profesional, pemimpin atau leader adalah bagaimana bisa memahami tingkat penerimaan karyawan di awal sebelum implementasi perubahan dan mampu menaikkannya agar menghasilkan perubahan yang efektif.

Terus pertanyaannya, bagaimana membuat orang/ karyawan / staff mau memiliki tingkat penerimaan perubahan? Ada berbagai macam cara. Namun yang pertama adalah mulai dari para leader/pemimpin atau pucuk pimpinan harus sudah bisa menunjukkan komitmen untuk perubahan. Akan dijelaskan dalam tulisan berikutnya.

Note : Ingin tahu solusi tentang perubahan organisasi, silakan   klik ini.

Iklan

Penulis: Tengku Shahindra

Strategic Business Advisor, Implementer, Consultant & Trainer dealing with Business Management, Business Performance, Organization Development & Human Capital Management

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s