Sepenggal kisah dan liputan Aksi Bela Islam III 2 12

img-20161202-wa0075Pada awalnya sudah ada rencana penulis untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut. Namun perubahan tanggal acara oleh GNPF-MUI dari tanggal 25 Nov menjadi tanggal 2 Desember atau dikenal 2 12 berbenturan dengan acara pelatihan yang mesti dibawakan penulis di lembaga otoritas moneter yang letaknya berdekatan dengan tempat aksi. Walhasil, tetaplah harus diatur bagaimana supaya acara pelatihan tetap berjalan dan bisa juga meliput acara tersebut.

Berangkat pagi-pagi, kondisi sudah mulai padat pada pukul 06.30. Kendaraan mulai stagnan sejak halte tosari. Maka penulis pun berjalan dari dukuh atas sampai dengan budi kemuliaan. Jalan Thamrin mulai tertutup bagi kendaraan dan puluhan ribu massa sudah mulai tampak memadati aksi.

img_20161202_064852_hdrMassa mulai mendatangi silang Monas

Sampai dengan silang Monas di depan patung kuda, massa sudah sangat massif. Hampir semuanya berbaju putih. Di sepanjang trotoar tampak puluhan kardus air kemasan, makanan ringan, mobil sukarelawan dengan logistik medis  dan lain-lainnya. Tampaknya untuk mengakomodir kebutuhan massa dan partisipan yang hadir dari segala penjuru. Perkiraan penulis dengan padatnya massa pada pagi itu sekitar pukul 07.00, sudah berjumlah ratusan ribu.

img_20161202_065827

Lihat jam sudut kiri atas, masih pukul 06.54, sudah memadati jalan Thamrin.

Pada saat menjelang shalat jumat, dari pantauan penulis di luar sudah seperti lautan massa yang ada. Cuaca mendung dan terasa sejuk. Bahkan menjelang shalat jum’at turun hujan, yang membantu jemaah untuk melakukan wudhu dengan air hujan langsung. Hujannya tidak lebat. Ternyata turunnya hujan bertepatan dengan permintaan salah satu Ustadz agar diberikan hujan setelah berdoa bersama, sebagai tanda diijabahnya doa mereka. Masya Allah.

Selepas acara pelatihan, yang memang sudah diatur materinya dimana sebagian materi hari ke dua  sudah disampaikan di hari sebelumnya, sehingga pada tanggal 2 desember bisa selesai semua materi sebelum sore hari. Untuk shalat jumat  agaknya sudah tidak mungkin kebagian tempat di area mesjid, karena sudah dipenuhi massa. Bahkan pegawai kantor otoritas moneter tersebut, juga shalat di luar  terutama di selasar dan teras gedung.

Berapa jumlah yang ikut aksi damai bela Islam tersebut? Melihat penuhnya semua silang Monas, seputaran Ring 1 dan jalan-jalan protokol, maka luasan wilayah jalanan yang ditempati oleh aksi massa bisa mencapai 400 ribu m2. Belum termasuk jalan-jalan sekitar wilayah tempat aksi di Monas seperti Jalan Juanda, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Agus Salim, Jalan Raya Menteng, dan Mesjid-mesjid besar seperti Istiqlal, Baitul Ihsan – BI, dan mesjid-mesjid lainnya disekitar gedung pemerintahan. Itu semua juga jadi tempat bagi peserta aksi. Hitungan kasar penulis, maka jumlah peserta yang ikut aksi bela Islam III adalah mencapai 7.2 juta orang !. Jika tercantum dalam Guinness World of Record, bisa masuk rekor dunia. Tentunya perlu konfirmasi perhitungan lebih shahih melalui Drone, Satellite Imagery dan Air Surveillance lainnya.

img_20161202_135759

Lautan massa putih memenuhi jalan protokol

Aksi ini adalah aksi massa terbesar yang pernah ada di dunia. Aksi massa seperti paska gagalnya kudeta di Turki saja hanya mencapai massa sekitar 1 juta.  Aksi berdarah di lapangan Tiananmen mencapai sekitar 500 ribu orang. Luar biasanya aksi ini adalah ketertiban massa yang ada, tidak ada perusakan massif taman-taman sekitar lingkungan dan bahkan ada sukarelawan yang menjaga taman-taman tersebut.

Rasanya sulit dipercaya jika tidak melihat langsung dan menyaksikan sendiri. Tidak habis pikir, bagaimana jumlah massa sebesar 7.2 juta tersebut bisa rapih, bersih dan tertib. Sebagai konsultan manajemen, penulis tentu berpikir juga secara rasional jika harus  mengatur massa sejumlah itu. Sederhananya harus bisa menjawab pertanyaan ini :

  • Berapa lama perencanaannya?
  • Siapa yang menjadi koordinator utama, lapangan dan lainnya?
  • Bagaimana pengaturan transportasi dari menuju dan pulang?
  • Bagaimana mengatur logistik,makanan dan minuman bagi peserta?
  • Bagaimana mengatur ketertiban peserta ?
  • Siapa yang mengatur shaf shalat jum’at?
  • Bagaimana mengatur fasilitas pendukung?
  • Bagaimana pengaturan tempat untuk masuk dan keluar area aksi ?
  • Bagaimana agar taman – taman kota tidak rusak?
  • Siapa yang menjaga kebersihan ? dll

Sayangnya penulis juga tidak bisa menemukan jawaban pertanyaan diatas. Mereka yang memunculkan ide gerakan bela Islam yaitu GNPF-MUI hanya melakukan imbauan dan konferensi pers kepada ummat untuk ikut aksi bela islam III pada tanggal 2 Desember dengan beberapa petunjuk tata cara sederhana dan aturan seperti larangan merusak pagar, taman dan juga membantu membersihkan. Luar biasanya semua aturan tersebut diikuti massa.

img_20161202_140105

Tampak ustadz Habieb Rizieq Shihab diatas mobil

Penulis percaya, tidak ada satupun organisasi baik itu pemerintahan, parpol atau  militer  sekalipun yang sanggup memobilisasi massa sampai dengan 7.2 juta orang, dalam langkah tertib, teratur, rapi dan tidak merusak. Maka jawaban atas itu cuma satu. Kekuatan di luar manusia, alias Sang Maha Pencipta Allah SWT.

Aksi ini semakin menguatkan kepemimpinan informal Habieb Rizieq dalam peta perpolitikan di Indonesia. Entah kebetulan atau memang sudah mengatur, persis dengan materi yang penulis sampaikan mengenai tipologi organisasi dimana ada kepemimpinan formal dan informal dalam pemerintahan. Meskipun presiden hadir, tapi karena yang berkhutbah Jumat adalah Ust Habieb Rizieq maka semakin jelas siapa yang secara riil memimpin massa di tengah jutaan peserta aksi tersebut. Bahkan setelah selesai shalat jum’at, tampak beliau berkeliling ke seputaran jalan protokol, disambut hangat massa yang tengah menuntut keadilan hukum terhadap seorang tersangka penista agama.

Iklan

2 thoughts on “Sepenggal kisah dan liputan Aksi Bela Islam III 2 12

  1. Ping balik: Ketika perusahaan memandang suatu aksi secara negatif melalui klarifikasi | ilmu SDM

  2. Ping balik: Benarkah Boikot Efektif? | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s