Cara memilih gadget yang Value Added : menggunakan produktifitas rasio

fluid-phoneSetelah sekian lama, dan mendapatkan banyak masalah karena memang usia yang sudah tua, akhirnya penulis merelakan gadget HP yang sudah menemani sekian lama harus di ‘lem biru’. Lebih dari 6 tahun lalu, itu gadget masih layak disebut smartphone, sekarang mungkin sudah kurang smart lagi. Padahal penulis sudah memaksimalkan penggunaan gadget tersebut, baik untuk agenda/scheduler, online messenger, push-email, internet connection dan lainnya. Boleh dibilang, dengan segala fitur tersedia, kemampuan HP tersebut benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Pilihan tentunya berdasarkan rasionalitas, dengan keseimbangan antara fungsionalitas, estetika, harga dan tentunya daya tahan baterai. Dengan fokus penggunaan untuk aktifitas mobile, maka gadget HP itu, tentunya harus mampu bertahan lebih dari 1 hari. Karena itu, pilihan pertama tentunya kemampuan baterai jadi prioritas. Rasanya aneh, jika memiliki smartphone tapi masih membawa-bawa powerbank. Terus terang HP sebelumnya memiliki performa terbaik dalam baterai.

Pilihan berikutnya lebih penting. Yaitu bagaimana melihat output atau kinerja gadget ponsel tersebut dengan harga atau price dari produk. Nah, inilah yang sebenarnya merupakan nilai produktifitas. Tidak hanya bisa diaplikasikan untuk dunia bisnis, manajemen atau produksi operasi, tapi juga bisa digunakan untuk memilih gadget.

Mengapa nilai ini penting?. Sama seperti halnya model konseptual produktifitas, segala hasil/ output/ result atau keluaran hendaknya bisa lebih baik dibandingkan masukan/ input yang diberikan. Artinya rasio output/input lebih baik, maka akan terjadi peningkatan produktifitas. Makin tinggi angkanya, makin baik.

Lantas bagaimana cara memilihnya? Seperti dijelaskan pada tulisan terdahulu, maka kita bisa hitung rasio atau nisbah produktifitas darii gadget berdasarkan rumus :

P = O/I

P adalah Produktifitas

O adalah Output

I adalah Input

Nilai Output diperoleh dari nilai skor benchmark gadget. Sedangkan nilai Input adalah nilai rupiah yang mesti dikeluarkan untuk membeli gadget / ponsel tersebut. Benchmark yang dipakai menggunakan benchmark Antutu. Dengan menggunakan nilai skor output benchmark, maka penilaian dari segi kuantitas dan kualitas sudah dihitung mulai dari kemampuan dan kapasitas RAM, ROM, kecepatan CPU processor, algorithma, database IO storage, 3 D Application, sensor , dan lainnya. Nilai benchmark ini sangat tergantung pada material, jenis RAM, type CPU/Processor, Storage Capacity gadget tersebut. Setelah dihitung, maka didapatlah nilai produktifitas. Makin tinggi angka Produktiftas, maka semakin baik.

Akhirnya dari sekian merk, type, jenis gadget yang ada, maka dipilihkan model HP berdasarkan rasio produktifitas sebagai pilihan penulis. Nilai produktifitas gadget tersebut, berdasarkan hasil benchmark Antutu setelah dibagi dengan harga nya adalah 0.027. Nilai yang tertinggi bila dibandingkan beberapa gadget flagship premium keluaran terbaru tahun 2016, yang hanya mencatat nilai produktifitas sekitar 0.015 bahkan lebih rendah lagi. Artinya dengan harga yang dikeluarkan penulis, gadget tersebut lebih baik dibandingkan HP lainnya secara produktifitas. Inilah skor yang menurut penulis merupakan penilaian paling adil dalam menentukan antara kualitas fitur HP dengan harga yang dikeluarkan.

Terus apa merk gadget dan type yang dipilih? Berhubung ini bukan situs komersial, dan penulis tidak dibayar untuk produk tersebut, mohon maaf belum bisa dibilang..:). Silakan pembaca melakukan rating sendiri berdasarkan rumusan produktiftas gadget tersebut.

Referensi :

Antutu Benchmark Report Smartphone 2016.

GSM Arena

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s