Trump dan suramnya masa depan Amerika

trump-kkkPaska kemenangan Donald Trump yang terpilih sebagai Presiden Amerika, melalui electoral votes yang menentukan, ternyata telah menimbulkan polemik. Sampai saat ini, publik amerika melakukan protes terhadap terpilihnya Trump tersebut. Bahkan hashtag #NotMyPresident menjadi trending di dunia jagad maya. Sampai muncul petisi online menolak terpilihnya Trump, yang sudah mendapatkan 1.5 juta pendukung dan terus bertambah.

Perlu diketahui bahwa Presiden AS dipilih oleh sejumlah electoral votes atau anggota dewan pemilih. Calon yang mendapat sedikitnya 270 dari 538 suara dewan pemilih, akan menang. Setiap negara bagian punya jumlah ‘elector’ yang didasarkan pada populasi. Ketika masyarakat amerika mencoblos, sebenarnya yang mereka pilih adalah elector ini. Elector ini sudah diketahui posisinya, apakah akan memilih Clinton atau Trump.  Trump akhirnya mendapat 276 electoral votes., meskipun Hillary menang dalam popular votes. Pilpres Amerika boleh dikatakan tidak murni langsung.

Sosok Trump memang kontroversial. Banyak yang luar biasa membencinya, bahkan di partainya sendiri ada yang menyebutnya sebagai Hitler. Awalnya muncul sebagai kandidat tidak diperhitungkan. Namun sepanjang konvensi Partai Republik, satu per satu lawannya dilibas. Sikapnya yang rasialis, fascis, menyerang pribadi lawan bicara dan blak-blakan bahkan menjadi keunikan tersendiri di media. Mirip sebuah reality show dan tontonan menarik bagi publik.

Dengan segenap kontroversi, sikap fasis, rasialis yang ditunjukkan Trump secara blak-blakan dan terbuka ternyata juga memiliki penggemarnya sendiri. Rakyat Amerika sekarang sudah semakin liberal. Jumlah penduduk yang bersikap liberal semakin bertambah. Kemenangan Trump dalam electoral votes menegaskan hal tersebut.

Tak heran, masyarakat pun semakin liberal dan benci politik konservatif. Sejak 1933, hampir semua presiden yang terpilih sebelumnya menjabat sebagai gubernur, senator, atau perwira tinggi militer. Syarat lain nya yang tidak tertulis adalah tokoh nasional dan menjadi sumber media. Trump menjadi capres sumber media paling populer.

Rakyat amerika kini sudah menampakkan liberalnya dan sikap diskriminatif terhadap imigrant atau fasis sepertinya menginginkan sosok yang lebih segar, tidak berbau politik sebelumnya. Trump dianggap ‘orang langit’ yang mewakili aspirasi mereka. Mirip dengan rakyat UK yang memilih keluar dari Uni Eropa, karena tidak mau direportkan masalah migran. Ya kebanyakan rakyat amerika sekarang sudah seperti saudara tuanya di UK.

Terpilihnya Trump akan menghidupkan sikap ultranasionalis Amerika, rasis dan intoleran. Bahkan salah satu pergerakan paling rasis di amerika, kelompok Ku Klux Klan North Carolina bermaksud mengadakan parade kemenangan Trump di bulan Desember. Kelompok supremasi kulit putih tersebut menolak disebut sebagai ‘Hate Group’ tapi mereka menganggap bahwa percampuran ras bertentangan dengan hukum Tuhan, dan mengganggu  ras putih lainnya. Itulah pendukung setia Trump.

Demo protes dari segenap penjuru oleh penduduk Amerika yang sadar akan bahayanya sikap rasis, intoleran dari Trump, menunjukkan hal tersebut. Salah satu cuitan di medsos dibawah bisa menggambarkan bagaimana keluarga Trump itu sebenarnya.

diaper-donJika ini tidak tertangani secara sosial, potensi perang sipil atau saudara bisa terulang kembali di Amerika, saat Serikat Union melawan Konfederasi States di abad 18, era Lincoln.

Awan gelap dan suram di Amerika semakin menunjukkan eksistensinya di Amerika.

Dengan problem jiwa penduduknya melalui kepemilikan senjata api no: 1 di dunia, letupan sosial tampaknya mudah tersulut di negara tersebut.

Apakah ini tanda kejatuhan Amerika dalam waktu dekat?

Referensi :

The North Carolina Ku Klux Klan announces they will hold a Trump victory parade in December 2016 dikutip 11 nov pada lama http://m.dailykos.com/story/2016/11/10/1595828/-The-North-Carolina-Ku-Klux-Klan-announces-they-will-hold-a-Trump-victory-parade-in-December

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s