Siapa pesaing Tesla Motor selanjutnya?

tesla-fremont-factory_largeDi Oktober 2016 baru-baru ini, Tesla motor meluncurkan kendaraan model 3 yang mempunyai kemampuan fully autonomous. Menyaksikan video yang diluncurkan oleh Tesla, dimana seseorang masuk ke dalam mobil, hanya duduk diam saja kemudian kendaraan mulai berjalan sendiri secara otonom. Melewati jalan kecil, masuk ke jalan tol bahkan bisa menyusul beberapa kendaraan. Sampai akhirnya tiba di area parkir, dan orang tersebut keluar dari mobil. Selanjutnya Tesla model 3 tersebut mencari parkir sendiri, yakni parkir secara paralel yang umumnya sulit dilakukan oleh pengendara mahir sekalipun tanpa koreksi maju mundur. Namun model 3 tersebut dalam tayangan video, sanggup melakukan secara mulus. Tidak ada koreksi maju mundur. Luar biasa.

Melihat tayangan tersebut, tampaknya Tesla sudah melangkah lebih maju daripada Alphabet (aka Google). Yang bahkan model Autonomous Carnya berbentuk aneh, seperti rice cooker. Bila dibandingkan model terdahulu, Tesla Model S, maka peningkatan kemampuan dan kapabilitas autonomousnya sangat signifikan. Era mobil autonomous kini bukan di depan mata lagi seperti yang sudah penulis utarakan di tahun 2014. Tapi di tahun 2016 sudah bisa dirasakan dan dinikmati oleh konsumen.

Kendaraan ini memang layaknya supercomputer di mobil. Dilengkapi sistem dan modul autonomous yang diperkuat dengan chip Nvidia, 8 kamera dengan 360 derajat ruang pandang, radar jarak pandang sampai 250 meter dan sensor-sensor ultrasonic untuk deteksi obyek keras, metal atau lunak. Dalam demo tayangan, tampak mobil tesla berhenti secara otomatis ketika ada pejalan kaki menyebrang.

Dengan kelebihan dan fungsionalitas yang ditawarkan, Tesla sudah mendahului kompetitiornya baik itu produsen / manufaktur automobile konvensional maupun Alphabet/Google. Ada yang menarik, ketika pendiri Tesla Motor Elon Musk ditanya mengenai siapa kompetitor kuat sesungguhnya bagi Tesla.

autonomous-radarJika anda menjawab Google Car adalah jawabannya maka itu tidak sepenuhnya benar. Menurut Elon Musk, Alphabet tidak akan menjadi kompetitor langsung Tesla, karena kecenderungannya Google akan menjual lisensi teknologi dan sistem autonomousnya kepada produsen manufaktur mobil. Persis seperti yang dilakukan dengan ARM untuk produsen chipset mobilephone/gadget. Lalu siapa?

Elon Musk mengatakan, bahwa dia mengkhawatirkan Apple Inc bisa menjadi kompetitor langsung Tesla. Agak aneh, karena Apple lebih dikenal sebagai produsen teknologi gadget, software dan smartphone. Tapi tunggu dulu, lihat apa yang dilakukan Apple dengan smartwatchnya yang sekarang sudah menjadi produsen no 2 di dunia dalam hal nilai penjualan jam tangan?

Apple dikenal pintar ketika memasuki pasar baru (new entrant market) dan sanggup mendisrupt pemain yang sudah bermain lama di pasar tersebut. Ketika masih dikenal sebagai Apple Computer, dan masuk ranah mobilephone dengan iPhone,tidak menunggu sampai 5 tahun sudah menyodok di posisi no 2 produsen smartphone terbesar di dunia. Tak lama kemudian masuk sebagai produsen jam tangan, dan sekarang sudah menjadi produsen no 2 di dunia dalam nilai penjualan di tahun 2015.

Khusus ke pasar automobile, menurut Musk, Apple cenderung terlambat bermain. Jika mereka mau masuk ke fase produksi, maka Apple paling cepat mampu produksi di tahun 2020. Ini adalah kesempatan yang hilang. Produsen automobile konvensional sekarang juga sudah merilis mobil elektrik seperti Tesla, tentunya yang membedakan adalah fungsionalitas dan kapabilitas Tesla. Tesla masuk ke ceruk pasar mobil sport dan premium.

Pastinya baik Tesla dan Apple sudah berkompetisi dalam merekrut talenta terbaik. Mereka sudah merekrut karyawan satu sama lainnya. Yang cukup signifikan adalah Apple telah merekrut mantan Vice President – Vehicle Engineering, Chris Porrit, yang merupakan salah satu eksekutif kunci di Tesla. Sedangkan Tesla telah merekrut mantan VP – Machardware engineering, Doug Field. Dan juga beberapa engineer User Interface, Software dan Hardware. Seolah-olah terjadi ‘talent war’ antar mereka.

Agaknya Apple memilih untuk membajak karyawan kunci daripada mengakuisisi perusahaan startup teknologi, seperti yang dilakukan untuk project console games. Kita tunggu bagaimana project car nya Apple akan keluar.

Note : ingin tahu lebih lanjut tentang Disruptive Innovation ? klik ini.

5 pemikiran pada “Siapa pesaing Tesla Motor selanjutnya?

  1. Ping balik: Bagaimana strategi Apple di dalam proyek automotif? | ilmu SDM

  2. Ping balik: Tesla kini menjual atap rumah panel surya? | ilmu SDM

  3. Ping balik: Samsung tiru langkah Apple di otomotif? | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s