Apa perbedaan utama antara ISO 22000 dan HACCP?

Cartoon of two chickens. One laid an egg. The other says, "Careful! If that egg contains salmonella, you could be labeled a terrorist."

Banyak yang beranggapan bahwa dengan sudah menerapkan HACCP  (Hazard Analysis & Critical Control Point) maka kita sudah memenuhi jaminan keamanan pangan secara total. Pernyataan ini tidak sepenuhnya bisa disalahkan, karena memang pada HACCP, keamanan pangan menjadi isu utama. Segala titik kritis, dari rantai produksi/proses pembuatan pangan diteliti apakah bisa memberikan dampak/bahaya terhadap pangan tersebut. Baik dari segi fisik, kimia atau biologis.

Lantas bagaimana dengan standar ISO 22000? Yang sering disebut sebagai Sistem Manajemen Keamanan Pangan? Apakah ISO 22000 dan HACCP itu sesuatu yang berbeda atau dimana kesamaannya?

Pada dasarnya standar ISO 22000 versi 2005, dimana update terakhir rencana akan dirilis pada tahun 2018 merupakan standar sistem manajemen keamanan untuk produk pangan. Dari pengamatan penulis, standar ini sebenarnya merupakan Integrasi antara sistem manajemen mutu ISO 9001 dengan HACCP ke dalamnya. Sehingga bagi organisasi yang sudah menerapkan ISO 9001 dalam produksi pangan, akan mudah mengintegrasikan dengan sistem ISO 22000.

Sehingga bisa dikatakan , Standar ISO 22000 ini memberikan harmonisasi internasional dalam bidang standar keamanan pangan, menawarkan mekanisme skematik untuk menerapkan HACCP di seluruh rantai pasokan makanan. Jadi ISO 22000 bisa melengkapi apa yang selama ini menjadi gap antara jaminan mutu ISO 9001 dengan kemanan pangan HACCP. Nah, ISO 22000 itu mengisi ditengah-tengahnya.

Bicara konsep dan sistem ISO 22000 apalagi draft yang terbaru (versi 2018) menerapkan Good Management Practise, seperti halnya keluarga ISO 9000, di versi 2015. Ada penerapan High Level Structure (HLS), kemudian juga penekanan pada Risk Management, konsep perbaikan berkelanjutan PDCA lifecycle, serta proses operasi yang lebih rinci dan detail. Di HACCP belum bicara mengenai continuous improvement dan kepuasan pelanggan dimana celah ini yang akan diisi oleh ISO 22000.

Sehingga bisa disimpulkan, sistem ISO 22000 meliputi Prosedur Keamanan Pangan dengan program prasyarat yang memungkinkan organisasi untuk menempatkan prosedur keamanan pangan utama yang sesuai dengan Standar Internasional. Tentunya secara berkelanjutan, dan mampu memuaskan kebutuhan pelanggan. Ringkasnya HACCP adalah Sistem Keamanan Pangan, sedangkan ISO 22000 adalah Sistem  Manajemen Mutu Keamanan Pangan dengan HACCP sudah berada di dalamnya.

Note : ingin tahu lebih lanjut tentang sistem manajemen keamanan pangan ? klik ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s