Ketika ide tulisan menjadi kenyataan…

Ideas Reality

Jika pembaca rajin melihat dan memperhatikan konten isi blog ini, maka isinya sudah mulai beragam. Di tahap awal-awal penulisan masih berkutat tentang SDM dan pengembangan organisasi. Selanjutnya mulai merambah ke arah bisnis, manajemen, dan strategis. Dan sekarang sudah mencakup hal di luar tersebut, dimana ada tulisan mengenai teknologi, informasi, riset, militer bahkan aspek hukum dan politik.

Melihat timeline tulisan, ada benang merah yang terhubung dari tulisan di blog ini. Penulis pernah membuat tulisan mengenai inovasi terbuka oleh Lego, yang membantu Lego bangkit dari kebangkrutan taktala berhadapan dengan console games di era 90 an. Pembentukan produk Lego Mindstorm ini, juga mengilhami penulisan mengenai aspek teknologi robotika yang terkait. Dimana ada kontes robot paling terkemuka di dunia DRC yang dipelopori oleh agensi pertahanan teknologi amerika yaitu DARPA.  Lantas ada juga tulisan tentang Google yang berniat masuk ke dunia otomasi dengan membeli peraih skor tertinggi DRP tahun sebelumnya yaitu tim SCHAFT termasuk perusahaan robot Boston Dynamics.

Ternyata semua tulisan diatas mengilhami berdirinya suatu start up, lembaga untuk membantu pengembangan sains, teknologi, rekayasa, seni atau logika matematik. Yaitu sekolah khusus robotika dan otomasi. Memang penulis tidak sendirian dalam hal ini, lebih berperan sebagai co-founder atau investor.  Setelah dianalisis secara strategis melalui VRIO , dengan sustained advantage yang cukup tinggi, feasibility study serta manfaatnya yang besar bagi anak-anak maupun remaja maka ide ini tampak layak digulirkan.

Sejak muncul serangkaian ide, brainstorming termasuk bagaimana mendapatkan vendor, lokasi, tempat, perangkat dan tools yang banyak menggunakan buatan Lego, maupun mitra yang sevisi tidaklah mudah. Ada unsur risk dan benefit. Namun dengan niat tulus untuk memperbaiki pendidikan terutama aspek sains, teknologi, rekayasa, matematika bahkan juga seni tentu sebaiknya diwujudkan. Akhirnya sebuah sekolah robotik dan otomasi pun berdiri pada akhir tahun 2015 atau sekitar 4 bulan lalu. Bisa dikunjungi di alamat web www.sekolahrobotikhypertech.org

Mengingat usianya yang muda, tentu banyak tantangan. Sedikit demi sedikit tantangan tersebut terlewati, dan menjadi pelajaran berharga bagi kami semua. Bahkan di usia sekolah yang masih muda itu, kami mencoba menguji kemampuan para anak didik siswa robotik yang rata-rata masih duduk pada tingkat PAUD, TK dan SD tersebut pada perlombaan. Dan hasilnya tidaklah mengecewakan untuk sebuah sekolah yang baru berdiri 4 bulan!, karena mereka meraih juara dengan bersaing terhadap anak didik setingkat SMP dan SMU !

Ya, ide menulis di blog ini, ternyata membuahkan hasil sebuah langkah nyata untuk membantu dan menyiapkan anak-anak lebih siap dalam menghadapi kompetensi masa depan.  Persis dalam tulisan ini, bagaimana pergerakan cepat dalam dunia bisnis, teknologi dan informasi tidak bisa lagi dihadapi dengan kompetensi masa lalu. Kita mesti bergerak dan meraih kompetensi masa depan, yang dibutuhkan oleh lingkungan maupun industri tersebut.

Tentunya masih banyak ide-ide berharga lainnya, dengan melibatkan kolaborasi dan kerjasama dengan para pihak yang memiliki kesamaan akan pentingnya pendidikan sains, teknologi, seni , logika, rekayasa dan matematika. Ada rencana-rencana besar untuk membantu revolusi pendidikan anak-anak sekarang yang menurut penulis banyak berkutat pada hal-hal tidak perlu.

Satu pemikiran pada “Ketika ide tulisan menjadi kenyataan…

  1. Ping balik: Anak SD berkemampuan SMU/Sarjana..mengapa tidak? | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s