Apa dampak Xiaomi dan Huawei bagi Samsung?

whats nextKetatnya bisnis dan kompetisi dalam bisnis elektronik, terutama gadget, smartphone, tablet maupun perangkat wearable device lainnya, tampaknya cukup mengganggu posisi tahta no 1. Samsung, yang masih menduduki peringkat produsen smartphone/tablet dan gadget terbesar di dunia. Mau tidak mau harus mengakui dampak tersebut. Terutama bagi revenue dan profit perusahaan.

Ketika Xiaomi mampu menduduki peringkat 3 smartphone di tahun 2014, lantas digeser oleh Huawei tahun 2015 memberi dampak signifikan bagi  pangsa pasar dan penurunan penjualan Samsung. Dalam laporan akhir tahun 2015, laba bersih Samsung untuk triwulan keempat tahun 2015 anjlok 40 persen menjadi 3,2 triliun won atau sekitar US$ 2,7 miliar (Rp 26,42 triliun). Pendapatan Samsung juga turun sekitar 2% atau  5,6 triliun won menjadi 200,6 triliun won (US$ 165,5 miliar).

Samsung mengakui bahwa smartphone premium mereka di tahun 2015, yakni Samsung Series galaxy S 6 dan S 6 Edge, tidak begitu berhasil menyedot perhatian konsumen. Tidak hanya bisnis smartphone yang turun, dari segmen semiconductor pun Samsung ikut turun. Melemahnya iklim bisnis secara global di tahun 2015, serta melambatnya permintaan sektor IT disertai turunnya penjualan komputer pribadi (PC, Desktop, Laptops) ikut meredupkan penjualan bisnis semikonduktor Samsung.

Samsung , selain dikenal sebagai produsen smartphone, gadget, tablet dan produk end-user electronic, juga merupakan produsen terkemuka komponen seperti IC, microprocessor, emory DRAM, controller, storage device, NAND Flash, sensor untuk berbagai perusahaan terkemuka di dunia. Sama halnya dengan TSMC, namun TMSC adalah pureplay semiconductor, sedangkan Samsung lebih mirip Sony, yang memiliki  industri elektronika dari hulu sampai hilir.

Di tahun 2016, Samsung sudah meluncurkan flagship premium mereka, Galaxy S 7 series, dan juga rangkaian produk electronic VR (Virtual Reality), Samsung Gear VR untuk menunjang pertumbuhan double digit di bisnis elektronik tahun 2016 dan juga ekosistem bisnis dengan produk premium Galaxy S Seriesnya. Langkah ini juga telah dilakukan sejak lama oleh Apple, yang sudah mengakuisisi beberapa start up potensial, seperti Faceshift, Primesense, Polar Rose dan Rosaio.

Tampaknya, jika Samsung tidak berbenah dengan cepat, Apple bisa menyalip di posisi produsen Smartphone terbesar beberapa tahun ke depan. Atau  jangan-jangan  malah produsen smartphone termurah di dunia ini yang ambil alih?

Akan banyak kuda hitam dalam bisnis gadget, smartphone dan wearable device di tahun 2016 ini.

Satu pemikiran pada “Apa dampak Xiaomi dan Huawei bagi Samsung?

  1. Ping balik: Samsung tiru langkah Apple di otomotif? | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s