Pilar Ke Tiga Kepemimpinan Samudera Biru (Blue Ocean Leadership)

ocean 3Pada pilar pertama samudera biru adalah fokus bagaimana memberikan lompatan motivasi dan hasil kinerja bisnis yang digerakkan oleh orang-orang dibawah kepemimpinan samudera biru. Pilar kedua menghubungkan kepemimpinan yang sesuai dengan realitas dunia pasar dan selalu melibatkan orang yang berhadapan langsung dengan pasar tersebut. Selanjutnya tentu dibutuhkan pilar ke tiga dari empat pilar kepemimpinan samudera biru.

Pilar ke tigat ini sangat memperhatikan bagaimana penyebaran dan pemberdayaan organisasi.

Pilar ke Tiga : Mendistribusikan kepemimpinan di berbagai tingkat manajemen

Realitas pasar saat ini menunjukkan bahwa organisasi menuntut keberadaan pemimpin pada setiap tingkat. Dari  sebagian besar program kepemimpinan yang Kim dan Mauborgne amati, tetap saja sebagian besar kepemimpinan besar masih fokus pada bagian puncak/top. Ketimpangan ini yang perlu diatur ulang.

Kunci sukses organisasi dengan kepemimpinan Samudera Biru adalah pemberdayaan pemimpin di setiap tingkat. Adalah sebuah ilusi jika terlalu mengandalkan manajemen puncak sendiri untuk memberikan kinerja tinggi terutama untuk layanan yang luar biasa dimana manajemen puncak acapkali turun untuk memotivasi dan mengambil tindakan dari para pemimpin garis depan yang sebenarnya lebih sering kontak dengan pasar.

Eksekutif  atau manajemen puncak perlu mendorong tanggung jawab ke dalam organisasi sehingga pimpinan di garis depan mampu memberikan layanan kelas dunia. Organisasi dengan kepemimpinan samudera biru,  perlu mengembangkan pemimpin yang efektif dalam di organisasi mereka yaitu dengan mendistribusikan kepemimpinan di tingkat manajemen yang berbeda.  Inilah pilar ketiga, yang kenyataannya jarang terjadi pada organisasi.

Kepemimpinan samudera biru mengutamakan distribusi kepemimpinan, bukan kepemimpinan puncak. Dengan kepemimpinan yang terdistribusi pada tingkat senior, menengah dan garis depan. Kepemimpinan samudra biru melihat kepemimpinan yang diperlukan pada ketiga tingkat untuk membuka lautan bakat yang belum tereksplorasi serta  energi yang membentang jauh di dalam organisasi, dengan pemberdayaan pada tiga tingkat tersebut.  Setiap tingkatan membutuhkan profil kepemimpinan berbeda untuk menjadi efektif, karena masing-masing tingkat memiliki perbedaan kekuasan, perbedaan lingkungan tugas dan tanggungjawab serta fokus interaksi lingkungan eksternal.

Fokus kepemimpinan samudera biru adalahi win-win result. Dari hasil pengamatan Kim dan Mauborgne , berikut curahan hati orang-orang di level  bawah “Hampir semua orang mengarahkan seseorang, bukan hanya bagian puncak. Tapi ketika menuju kepemimpinan, kita fokus pada puncak. Yang benar adalah 90% dari orang-orang kami bahkan tidak memiliki kontak dengan mereka sehingga bagaimana kehebatan mereka seharusnya  mampu mengubah organisasi kami? Kami perlu pemimpin yang efektif pada setiap tingkat

Ya pernyataan yang tepat, karena memang hanya sedikit orang bisa berhubungan dengan manajemen/eksekutif puncak. Karena itulah dalam kepemimpinan samudera biru, distribusi dan pemberdayaan pemimpin hebat dan efektif perlu ada pada semua tingkatan.

Bagaimana dengan pilar terakhir dari Kepemimpinan Samudera biru, tunggu tulisan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s