Pilar pertama Kepemimpinan Samudera Biru (Blue Ocean Leadership)

fishProfessor W. Chan Kim dan Renee Mauborgne, penulis buku manajemen laris Blue Ocean Strategy yang sudah terjual 3.5 juta copy, dan kini menyegarkan kembali dalam model kepemimpinan Samudera Biru untuk menggali keterlibatan karyawan yang dipimpin. Model ini diklaim bisa mendapatkan engagement atau keterlibatan karyawan lebih besar dibandingkan model kepemimpinan konvensional lainnya.

Jika berbicara strategi samudera biru, memang sejarahnya selalu mencari bentuk inovasi baru yang tidak sama dilakukan pesaing/kompetitor, mencari ruang pasar baru sehingga kompetisi tidak relevan. Model kepemimpinan samudera biru menawarkan bahwa kepemimpinan sebagai sebuah ‘services’ atau ‘jasa’ yang harus bisa ‘dibeli’ oleh pengikut atau karyawan dibawah sang pemimpin.

Bagaimana model blue ocean leadership bisa menggali potensi bakat atau energy karyawan/ bawahannya?  Karena itulah ada syarat-syarat yang perlu dimiliki oleh para pemimpin samudera biru ini, tidak hanya berupa kesadaran atau empati semata.

Kebanyakan program pengembangan kepemimpinan berkutat pada ketrampilan kognitif dan perilaku kepemimpinan dengan asumsi bahwa pengembangan kognitif dan perilaku akan membawa kepada pencapaian kinerja tinggi organisasi. Pemimpin biasa mengembangkan sifat dan karakter seperti self-awareness, self-regulation dan empathy.Ketika hal ini ditanamkan pada pemimpin seperti nilai-nilai ternyata ketika diriset kembali oleh Kim dan Mauborgne saat ditanyakan kepada para pemimpin tersebut, mereka tidak melihat perubahan nyata kaliber kepemimpinannya.  Bahkan ada eksekutif yang mengatakan :”Tanpa usaha dedikasi bertahun-tahun, bagaimana anda bisa mengubah karakter atau perilaku seseorang? Apakah anda benar-benar bisa mengukur dan menilai bahwa seorang pemimpin telah menjalani dan menginternalisasi nilai, gaya dan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan? Dalam teori mungkin, tapi dalam praktek sangat sulit” Sebuah pernyataan jujur yang perlu diperhatikan bagi mereka yang ‘mengaku’ bisa mengubah karakter kepemimpinan seseorang.

Karena itulah Kim dan Mauborgne menyebutkan, ada  empat pilar kepemimpinan Samudera Biru. Berikut adalah pilar-pilar kepemimpinannya :

Pilar Pertama : Fokus pada Tindakan dan Kegiatan.

Kepemimpinan samudera biru berbasis pada aksi tindakan. Sama halnya seperti strategi, yang intinya adalah eksekusi. Fokus kepemimpinan samudera biru adalah pada tindakan dan kegiatan apa yang dilakukan oleh pemimpin agar bisa memberikan lompatan motivasi dan hasil kinerja bisnis yang digerakan oleh orang, bukan pada siapa yang perlu ada. Ada perbedaan utama antara diminta untuk memotivasi orang bekerja dengan diminta untuk memimpin dengan umpan balik real-time dan pelajaran best practice yang secara internal bisa memotivasi dan membimbing siapapun yang anda pimpin, sehingga mereka merasa dihargai dan diapresiasi. Perbedaan penekanan ini memiliki konsekuensi penting bagi waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membawa perubahan bagi organisasi menuju kinerja lebih tinggi.

Tentu saja, mengubah aktifitas dan tindakan seorang pemimpin bukanlah solusi lengkap, dan memiliki k nilai-nilai yang tepat, perilaku, dan kualitas karakter adalah penting. Tetapi mengubah tindakan dan kegiatan adalah sesuatu yang tiap individu atau pemimpin dapat melakukannya,  dengan diberikan umpan balik yang tepat dan bimbingan.

Sangat menarik dengan apa yang menjadi fokus dalam kepemimpinan samudera biru.  Kebanyakan memang pelajaran kepemimpinan fokus pada karakter, perilaku dan nilai-nilai pemimpin. Namun di samudera biru pilar fokus pertama adalah aksi dan tindakan.

Bagaimana pilar kepemimpinan samudera biru lainnya? Tunggu kelanjutannya..:)

2 pemikiran pada “Pilar pertama Kepemimpinan Samudera Biru (Blue Ocean Leadership)

  1. Ping balik: Pilar Ke Dua Kepemimpinan Samudera Biru (Blue Ocean Leadership) | ilmu SDM

  2. Ping balik: Pilar Ke Tiga Kepemimpinan Samudera Biru (Blue Ocean Leadership) | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s