Bagaimana perkembangan mobile chipset Intel saat ini ?

ARM-vs-X86-Key-differences-explained

Dalam tulisan sebelumnya, sudah disebutkan bahwa Intel telah menyadari bahwa komputasi masa depan akan menuju komputasi bergerak, wearable device, dan mobile handset. Sejak tahun 2011 Intel sudah mengenalkan mobile processor-nya dan kini setelah bekerjasama dengan manufaktur mobile handset tampaknya Intel mulai menemukan pertumbuhan.

Apa saja yang dilakukan Intel untuk menumbuh kembangkan bisnis mereka? Ada hasil-hasil menarik berdasarkan analisis terhadap langkah strategi intel maupun pendapatan yang mereka peroleh.

Di pasar mobile handset, nama-nama seperti Qualcomm, Nvidia, Exynos (Samsung), Mediatek adalah chip maker terkemuka untuk chipset mobile phone, yang berbasis ARM dengan arsitektur RISC nya. Intel  membuat processor untuk mobilechpsetnya dengan arsitektur x86-64 telah meluncurkan beberapa keluarga intel mobile processor Atom seri Z X3, X5 dan X7. Bahkan Intel sudah membuat SoC (System on Chip) yang lebih kecil dari SD Card, yaitu Intel Quark. Produk ini bisa digunakan untuk wearable device, seperti Smartwarch, VR, Smart Eye Wear gadget atau produk wearable device lainnya.

Tentunya keberhasilan memasarkan produk chipset Intel haruslah disertai kolaborasi dengan produsen/manufaktur Handset Mobile. Sejauh ini, beberapa produsen Handset mobile seperti Lenovo, Asus (Seris Zenfone 2) telah menggunakan chipset Intel Atom pada produk smartphone dan tablet mereka. Produk berbasis intel chipset  tersebut sudah dijual di pasaran dengan hasil cukup baik.

Langkah-langkah yang dilakukan Intel sejak tahun 2011 tampaknya mulai membuahkan hasil di tahun – tahun belakangan ini. Tahun 2014, pendapatan Intel naik menjadi 55.8 milyar USD, dan di tahun 2015 diharapkan penjualan dari mobile chipset memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan perusahaan.  Sedangkan pendapatan dari bisnis PC diperkirakan turun sekitar 7.5% dibandingkan tahun lalu.

Jika Intel terus melanjutkan strategi kolaborasi dengan produsen/manufaktur mobile handset maupun wearable device serta produk inovatif chipset mobilenya diterima masyarakat dengan hasil memuaskan, tampaknya tahun 2016 akan mampu merebut pangsa pasar ARM chipset yang selama ini mendominasi mobile smartphone. Bahkan Intel mengklaim produk-produk Intel Atom yang selama ini diproduksinya bisa menjadi Micro Server, bekerja layaknya PC Server, namun menawarkan penghematan daya serta energi yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Di tahun 2016 dan sesudahnya, akan menjadi pertarungan besar antara Intel dan ARM processor di mobile chipset market dan mobile computing platform.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s