Ketika cara pandang baru merubah paradigma lama

Moneyball_PosterPenulis termasuk jarang menonton film.  Karena kebanyakan film yang ada tidaklah baik sesuai standar kriteria penulis.  Film bagus,  menurut penulis  haruslah memenuhi kriteria standar : 1) Adanya nilai , konsep, metode atau inovasi baru,2)  tidak ada adegan berbau pornografi , kekerasan , atau hal buruk lainnya dan terakhir 3) Memberi wawasan  pencerahan kepada penonton.  Nah..salah satu film yang memenuhi kriteria bagus itu  ada di film Moneyball  (2011)yang dibintangi Brad Pitt, yang justru penulis tonton di tayangan TV cable Fox Movies.

Sineas Hollywood memang piawai bagaimana mengemas sebuah cerita menjadi film menarik. Namun untuk menjadikan film yang menarik sekaligus bermutu adalah hal yang luarbiasa. Bagi beberapa penonton, mungkin film ini kurang pas karena berkesan lamban alur ceritanya. Tapi bagi yang menginginkan tontonan dengan wawasan dan konsep baru, inilah salah satu film terbaik.

Film bagus seringkali diangkat dari kisah nyata, dan film ini masuk diantaranya. Film Moneyball diadaptasi dari buku dengan judul yang sama :  Moneyball , The art of winning unfair game(2002) karangan Michael Lewis , sebuah buku Non Fiksi yang mengulas tim Oakland Athletics  (OA) dengan General Managernya Billy Beane. Ketika kehilangan tiga pemain besar saat musim liga 2002, maka mau tidak mau Billy Beane harus merombak tim nya agar kompetitif. Apalagi sudah diwanti-wanti pemilik, bahwa mereka tidak akan bisa membayar mahal pemain professional.

billy-beane-brad-pittDi film tersebut dikisahkan Billy Beane (diperankan Brad Pitt) bertemu dengan Peter Brand (Jonah Hill), lulusan ternama universitas amerika yang menyodorkan ide radikal bagaimana menaksir nilai pemain base ball berdasarkan pendekatan baru. Model ini disebut sebagai “ Cara mencari lebih obyektif tentang nilai permainan baseball”.  Pendekatan ini mencoba menjawab pertanyaan lebih obyektif seperti “ Siapa pemain di Red Sox yang paling berkontribusi secara offensive bagi tim?”, “ Berapa banyak pemain A akan mencetak home run tahun depan?”.  Analisis secara empirik berdasarkan data-data statistik pemain di event terdahulu dicatat dan dianalisis sehingga diperoleh nilai (value) relatif pemain terhadap pemain lainnya. Selanjutnya dihubungkan dengan nilai gaji dan transfer antar pemain baseball professional.

Pendekatan inilah yang selanjutnya disebut sebagai Sabermetrics, dimana Bill James sering dianggap sebagai  pendiri model ini. Sabermetrics sebenarnya merupakan akronim dari SABR atau Society for American Baseball Research. Analisis empirik statistik digunakan oleh Billy Beane dalam merekrut pemain professional, melepas pemain yang ada untuk menjaga agar tim OA mampu memenangi pertandingan dengan budget terbatas di sepanjang musim 2002.

Apa hasil yang diperoleh oleh OA di musim 2002? Inilah serangkaian prestasi bersejarah yang ditoreh :

  • Menjadi tim dengan biaya per kemenangan paling rendah pada musim tersebut yaitu 0.388 juta USD per kemenangan. Bandingkan dengan Boston Red Sox yang perlu biaya 1.165 juta USD per kemenangan.
  • Menjadi pemenang di American League wilayah Barat dengan skor 103 – 59
  • Mencetak skor bersejarah dengan mengalahkan klub ternama New York Yankees melalui kemenangan berturut-turut selama 20 kali. Yankees hanya bisa 19 kali.
  • 2 pemainnya masuk kategori MVP (Most Valuable Player)

Walhasil, peraihan ini membuat Billy Beane ditawar oleh klub Boston Redsox. Berapa tawaran bagi Billy Beane ? Nilainya saat itu adalah 12.5 juta dollar jika bersedia pindah ke Red Sox !. Salah satu tawaran tertinggi sebagai general manager klub Baseball.

Pendekatan yang dilakukan oleh Billy Beane berdasarkan konsep Sabermetricsnya Bill James telah mengubah paradigma lama di dunia baseball tentang bagaimana merekrut, meraih maupun memberi value kepada pemain pro.  Jika dahulu pencari bakat hanya melihat data stolen bases, runs battle in dan battling average sebagai dasar melihat pemain, kini indikator seperti on base percentage, slugging percentage adalah indikator terbaik dalam merekrut dan menilai pemain tim baseball.

Memang, kadang yang dibutuhkan dalam suatu industri bukanlah pakar atau ahli dalam bidang tersebut, tapi mereka yang bisa memberikan cara pandang baru, mampu merubah conventional wisdoms, mampu berpikir tanpa asumsi-asumsi yang sudah melekat dalam industri tersebut.

Billy Beane telah melakukannya untuk olahraga baseball..

Referensi :

Michael Lewis. 2003 Moneyball, the art of winning an unfair game. WW Norton Company. USA.

Money Ball, Math Goes Pop. http://www.mathgoespop.com/2011/09/moneyball.html

Money Ball (movies). 2011. Columbia Pictures.

SABR. Sabermetrics Research. http://sabr.org/sabermetrics

3 pemikiran pada “Ketika cara pandang baru merubah paradigma lama

  1. Beberapa film olahraga lain yang bisa menjadi referensi, jika boleh saya referensikan adalah :
    Draft Day – Kevin Costner. Apa yang bisa dipelajari? Ilmu mengenai negosiasi. Film-film olahraga keluaran Hollywood memang sangat bagus untuk memberikan pencerahan pak. Facing The Giant, We Are Marshall, adalah beberapa film lain yang bisa saya referensikan,

    Sementara mengenai film Money Ball ini memang juga salah satu film olahraga yang bagus, karena ada ilmu manajemen yang bisa kita pelajari.

    • Betul mas fakhruroji, itu termasuk beberapa film ya baik.
      Saya mengangkat Money ball karena berasal dari kisah nyata, bisa mematahkan “paradigm” lama atau mindset yang sudah berakar bertahun-tahun di dunia baseball.
      Banyak pelajaran dan teladan dalam film itu atau buku Money ball, jika dikaitkan dengan business, strategi dan manajemen perubahan.

  2. Ping balik: Gagal Paham + Gagal Fokus = Kejatuhan | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s