Apa kompetensi SDM Indonesia dalam menghadapi MEA 2015?

Studium Generale UnsoedKetika penulis menjadi pembicara utama dalam Studium Generale Universitas Jendral Soedirman, beberapa waktu lalu, ada pertanyaan muncul dari mahasiswa. Apakah yang harus disiapkan terutama ketika akan berbisnis di era Global maupun MEA   (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015?. Sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik karena memang siap atau tidak siap tentu Indonesia sudah masuk ke dalam MEA.

Ada berbagai hal yang mesti menjadi perhatian utama dalam hal menghadapi Globallisasi dan MEA. Dalam pemaparan tersebut, penulis memberikan ilustrasi mengenai SWOT analysis kondisi Indonesia, mulai dari bonus demografi, penetrasi internet yang tumbuh signifikan, serta pertumbuhan GDP yang besar.

Adapun kelemahan dan ancaman lebih dari optimism bisnis index yang rendah dibandingkan negara Vietnam, kemudian kecepatan internet rendah serta kompetensi tenaga kerja. Dari  sini bisa diinformasikan, bahwa bisnis yang unggul untuk Indonesia dalam menghadapi MEA adalah : Industri berbasis SDA seperti pertanian agrofarming, industri consumer product dan industri kreatif berbasis teknologi digital, multimedia, internet.

Mengapa hal itu harus menjadi fokus bagi yang mau berbisnis ? karena memang disinilah tantangan pekerja bagi masa depan . Berkembangnya revolusi dunia digital, perubahan eksponensial teknologi dan informasi, memerlukan strategi transformasi digital bagi pelaku bisnis maupun SDM di masa depan. Bahkan penulis sendiri seringkali menemukan bahwa memang kebanyakan yang diajarkan oleh dunia akademik lebih kepada keahlian, ketrampilan yang hanya mendukung proses bisnis masa lalu. Tidak ditujukan untuk menghadapi proses bisnis atau tantangan bisnis masa depan. Padahal perubahan yang terjadi sekarang sungguh revolusioner. Contoh-contoh ini adalah penggerak perubahan masa depan, yang harus menjadi perhatian bagi para pekerja maupun pelaku bisnis Indonesia.

Sehingga bagi pekerja atau bisnis di era global dan MEA 2015 haruslah : berbasis SDA, creative, dan consumer products. Serta menguasai teknologi digital, internet, mesin-mesin cerdas (smart machine) maupun aplikasinya. Maka merekalah nantinya yang bisa menjadi pekerja atau pebisnis unggul. Dan penulis pun memberikan contoh-contoh pelaku bisnis di Indonesia yang sudah bisa mendayagunakan segenap potensi Indonesia maupun teknologi media digital, internet sebagai pondasi bisnisnya dimana mereka memanfaatkan organisasi superstruktur, menghidupkan ekosistem dunia bisnis, maupun koneksi global tanpa batas bagi bisnis mereka.

Semoga pemaparan ini bisa menjadi inspirasi bagi para mahasiswa Unsoed khususnya dan mahasiswa Indonesia umumnya.

2 pemikiran pada “Apa kompetensi SDM Indonesia dalam menghadapi MEA 2015?

  1. Ping balik: Bagaimana arah perkembangan bisnis di tahun 2016? | ilmu SDM

  2. Ping balik: Cara merekrut talenta untuk Perusahaan Start-Up dan Digital Technology Demonstrator | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s