Meningkatkan produktifitas dan hasil bisnis melalui keimanan dan ketakwaan

Panen Gandum IS (3)Saat menulis ini, mungkin banyak yang tidak percaya bahwa sebenarnya produktifitas, hasil bisnis atau produksi dapat ditingkatkan melalui faktor keimanan, keyakinan atau kebaikan. Namun sebagai yang mempercayai sepenuhnya janji Allah SWT dalam firman Nya tentu seharusnya kita meyakini karena semua janji Allah pasti benar, tidak seperti janji makhluk Nya yang kadang sering ingkar dan dusta.

Keyakinan akan sumber hasil bisnis, produksi atau sumber rizki melimpah ruah jika manusia beriman kepada Nya harus menjadi perhatian bagi insan manusia. Dengan tidak melanggar perintah Nya, mematuhi segala aturan  yang diberikan Nya, bukan hal aneh jika insan manusia akan mendapat kelimapahan rejeki, produksi atau hasil bisnis. Hal lebih luas juga berlaku bagi organisasi atau perusahaan yang aktualnya juga merupakan sekumpulan manusia.

Panen Gandum IS (2)Apakah bukti dari hal tersebut? Ada kisah menarik ketika menyaksikan video hasil panen di wilayah Daulah Islam. Sebagai negeri yang oleh penulis juluki adalah negeri  impian idaman, peradaban baru dambaan umat, ternyata penduduknya mendapatkan hasil pertanian yang ‘tidak normal’. Biasanya sebulir gandum hanya menghasilkan 5 sampai 7 batang gandum. Namun kini sekarang menghasilkan sampai 40 batang gandum !. Artinya untuk luas petak yang sama, maka menghasilkan produksi 5 sampai 8 kali lipatnya. Bayangkan jika suatu negeri penduduknya berperilaku seperti di Daulah Islam, maka dengan sistem pertanian normal saja akan meningkat hasilnya berkali-kali lipat !. Kenyataannya memang di wilayah tersebut, hasil pertanian sangat melimpah, tidak ada berita kelaparan atau kekurangan pangan.

Panen Gandum IS (1)Kisah lainnya ada diceritakan oleh tokoh penggerak ekonomi berbasis syariah dan solusi Dinar di Indonesia, Muhaimin Iqbal. Ketika mulai belajar menanam padi di areal petak sawah jonggol farm  yang berdampingan dengan petani yang juga menanam padi di sebelahnya. Saat belum dipanen,  hamparan padi sawah tetangga lebih hijau karena memang dipupuk secara memadai dan tentunya lebih berpengalaman. Namun ketika dipanen, ternyata berbeda. padi petani tetangga sebelah banyak gagal karena tidak berisi bulirnya. Sedangkan padi di jonggol farm, meskipun dipupuk seadanya dengan pupuk organik – hasilnya menunjukkan panenan yang baik karena mayoritas padinya berisi.

Apakah ini karena mereka di jonggol farm lebih mengetahui tentang ilmu perpadian dari petani tersebut yang jelas sudah berpengalaman bertahun-tahun menanam padi ? tentunya tidak, karena sudah dijelaskan baru belajar menanam padi. Yang jelas tentu ada kekuatan lain yaitu Allah SWT yang berkehendak membuat bulir padi berisi atau tidak berisi.

Kisah berkah dan limpahan rahmat serupa juga terjadi pada negeri Brunei Darussalam. Dimana terjadi penemuan minyak dan gas bumi skala besar, setelah pencanangan program penerapan dan ratifikasi hukum syariah yang adil serta sesuai kodrat maupun fitrah manusia.

Jadi…bagaimana meningkatkan produktiftas, hasil bisnis atau rezki? Bisa berlaku bagi individu, komunitas, organisasi atau suatu wilayah? Sangat sederhana jika menengok janji Allah. “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya,”[Surat Al-Araf : 96].

Apa yang dilakukan oleh pemerintahan dan penduduk negeri Daulah Islam , negeri Brunei Darussalam dan komunitas penggerak ekonomi berbasis riil syariah Muhaimin Iqbal menjadi contoh betapa Allah SWT memudahkan rezki, melimpahkan rahmat bagi masyarakat negeri atau penduduk yang beriman kepada Nya.

Sumber :

Media Daulah Islamiah Al Furqan. 2015. Wa’atuzzakat- And They Give Zakat (“Dan Mereka Menunaikan Zakat”).

Muhaimin Iqbal, 2010. Tauhid dalam Mencari RIzki, dikutip dari laman http://www.geraidinar.com/using-joomla/extensions/components/content-component/article-categories/81-gd-articles/entrepreneurship/531-tauhid-dalam-mencari-rizki-belajar-dari-bapaknya-para-nabi

3 pemikiran pada “Meningkatkan produktifitas dan hasil bisnis melalui keimanan dan ketakwaan

  1. Ping balik: Inilah tempat sebenarnya kita bergantung.. | ilmu SDM

  2. Ping balik: Satu kayuh, dua tiga pulau terlampaui.. | ilmu SDM

  3. Ping balik: Kaum yang berbuat kerusakan… | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s