Standar Manajemen Resiko – Risk Management Standard

RISK Impact in International Space StationSejumlah standar manajemen resiko telah dikembangkan di seluruh dunia untuk membantu organisasi menerapkan manajemen risiko secara sistematis dan efektif. Standar-standar ini berusaha untuk membangun pandangan umum pada kerangka, proses dan praktik terbaik dalam rangka mengelola dan menilai resiko.

Umumnya standar-standar tersebut ditetapkan oleh badan standar internasional yang diakui atau oleh kelompok-kelompok industri tertentu. Boleh dikatan, bidang manajemen risiko adalah disiplin yang bergerak cepat dan serta standar terkait didalamnya selalu diperbarui dan diupdate.

Standar yang berbeda mencerminkan motivasi yang berbeda dan fokus teknis dari pengembangan standar masing-masing badan, kelompok industri atau lainnya. Standar tersebut bisa sesuai untuk organisasi tertentu, segmen industri tertentu serta situasi yang berbeda.  Pada dasarnya, standar mengenai manajemen resiko biasanya bersifat sukarela, meskipun kepatuhan terhadap standar mungkin diperlukan oleh regulator atau kontrak.

Standar yang umum digunakan antara lain:

  • ISO 31000 2009 – Risk Management Principles and Guidelines
  • Risk Management Standard – IRM/Alarm/AIRMIC 2002 – dikembangkan tahun 2002 oleh tiga badan organisasi  Risk di UK.
  • ISO/IEC 31010:2009 – Risk Management – Risk Assessment Techniques
  • COSO 2004 – Enterprise Risk Management – Integrated Framework
  • OCEG “Red Book” 2.0: 2009 – a Governance, Risk and Compliance Capability Mode

Dari sekian standar yang ada, menurut penulis standar dari IRM/ALARM/AIRMIC  merupakan standar paling sederhana, praktis dan mudah diaplikasikan. Tiga badan yang paling berpengaruh di Inggris yaitu the Institute of Risk Management (IRM) The Association of Insurance and Risk Manager (AIRMIC) and The Public Risk Management Association (Alarm) ini membuat standar Risk Management tersebut pada tahun 2002. Hal ini kemudian diadopsi oleh Federasi Manajemen Risiko Eropa Asosiasi (Ferma).

Meskipun telah ada publikasi ISO 31000, yang juga banyak mengadopsi standar IRM 2002 tersebut, IRM telah memutuskan untuk mempertahankan dukungan untuk standar manajemen risiko yang asli karena merupakan panduan sederhana yang menguraikan pendekatan praktis dan sistematis untuk manajemen risiko bagi para manajer bisnis (bukan hanya risiko profesional).

Pada akhirnya standar tersebut telah diterapkan pada bidang keilmuan bisnis, administrasi dan manajemen yang lebih luas, tidak hanya pada keuangan tapi juga pada aspek non-keuangan, seperti IT, SDM, mesin, manufaktur, ruang angkasa, biologi dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s