‘Pahlawan’ yang bukan pahlawan sebenarnya

RightUntuk kesekian kalinya, tanggal 21 April masih ditetapkan pemerintah sebagai Hari Kartini. Padahal sudah dipaparkan kritik terhadap Kartini, mengenai kiprah gerakan beliau yang tidak jelas apakah membela negara atau pemerintah kolonial belanda saat itu. Sayangnya, beberapa tokoh perempuan di nusantara yang secara jelas berjuang dengan aksi nyata justru tidak mendapat tempat di sini.

Tokoh perempuan yang menurut penulis memiliki prestasi jelas, nyata dan lebih layak menjadi panutan antara lain adalah Cut Nyak Dhien, HR. Rasuna Said dan Dewi Sartika. Nama-nama tersebut, sekarang hanya menjadi nama jalan di Daerah Ibu Kota. Mengenai mereka pun sudah tercantum dalam tulisan ini sebagai pembanding terhadap Kartini.

Memang, sejarah yang ditulis bukanlah berarti peristiwa atau kejadian sebenarnya. Sejarah merupakan torehan tinta penguasa, maupun pemilik kepentingan untuk tujuan tertentu. Sudah banyak sejarah tinta emas para tokoh pejuang, yang tidak ditulis dalam porsi sebenarnya. Bahkan peran mereka seolah-olah dihilangkan dengan maksud, tujuan dan kepentingan politis tertentu.

Beberapa tokoh yang menurut penulis kurang jelas manfaatnya atau terlalu dibesar-besarkan pengaruhnya antara lain adalah Budi Utomo dan Ki Hajar Dewantara. Seringkali mereka dianggap sebagai tokoh kebangkitan nasional, dan tokoh pendidikan nasional. Nyatanya, setelah mendalami lebih lanjut mengenai sepak terjang, aksi maupun pemikiran mereka, ternyata sangat bertolak belakang dengan yang tertulis pada sejarah buku nasional, teksbook maupun tulisan lainnya.

Terkait hal diatas, akan diberikan analisis lebih mendalam mengenai ke dua tokoh ini, dengan pembanding setara tokoh di masa lampau yang justru benar-benar memberikan manfaat dan dampak bagi bangsa ini. Bahkan perjuangan tokoh-tokoh tersebut, pengaruhnya masih bisa dirasakan sampai sekarang.

Sampai kapan sejarah akhirnya ditulis secara benar? Sangat bergantung kepada kepentingan dan maksud penguasa. Semakin benar, adil dan bijaksana penguasa maka sejarah akan ditulis dengan benar. Pada waktunya, semua kebenaran akan terungkap di masa yang tepat, ketika keadilan, kesejahteraan dan kebenaran menyelimuti seluruh umat di dunia ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s