Kekeringan di tengah negeri dengan cadangan air tawar terbesar dunia

Cantareira System ShortageBrazil, negara yang sering disebut sebagai “Saudi-Arabia nya Air” dan Amerika rumahnya danau air tawar terbesar di dunia. Keduanya jika digabungkan disebut memiliki hampir seperlima seluruh persediaan air tawar di dunia. Tapi, justru sekarang mereka sedang  dilanda kekeringan terparah selama kurang lebih 80 – 100 tahun terakhir. Lha kok bisa?

Di kota Sao Paulo, Brazil,  kota mega terbesar di Selatan Amerika  dengan penduduk sekitar 20 juta jiwa sudah mengalami gangguan pasokan air bersih, dan penduduknya mengalami penjatahan air. Di California, Amerika, telah melakukan pemotongan drastis konsumsi air yang bisa mempengaruhi 39 juta penduduk di wilayah tersebut. Ini adalah penjatahan air pertama kali yang pernah dilakukan dalam sejarah negara bagian Amerika. Kekeringan dan kurangnya air hujan dalam tempo 2-3 tahun terakhir ini telah menjadi menyebabkan bencana kekeringan terburuk di wilayah tenggara Brazil dan Amerika khususnya California.

Bagaimana mungkin bisa terjadi kekeringan di Brazil, salah satu negara dengan hutan hujan tropis terbesar di dunia?

Meskipun kekeringan adalah fenomena alam, asal dan konsekuensinya sangat dipengaruhi faktor manusia. Penggunaan lahan, penggundulan hutan sangat mempengaruhi bagaimana pergerakan air dan siklus melalui Daerah Aliran sungai-DAS. Dalam kasus Sao Paulo dan tenggara Brazil, penggundulan hutan jangka panjang dari hutan hujan Amazon telah memainkan peran penting asal kekeringan di Brazil. Jika seratus tahun lalu , hampir tiap hari bisa turun hujan di wilayah Amazon, kini peristiwa tersebut tinggal kenangan. Penggundulan hutan hujan tropis di Amazon termasuk salah satu yang tercepat di dunia.

Hutan Amazon mendaur ulang sekitar setengah dari curah hujan yang jatuh di lembah pedalaman Brazil. Angin timur membawa kelembaban pedalaman dari pantai Altantik, dan kemudian proses evaporasi-transpirasi dari vegetasi hutan beredar kembali yang membawa dari kelembaban arah barat sampai memenuhi tinggi elevasi pegunungan Andes.

Akibat deforestasi, sekitar 224.000 mil persegi hutan Amazon telah hilang, atau sama dengan luas satu setengah kali California. Hilangnya secara massif  hutan hujan Amazon telah mengurangi kemampuan mendaur ulang curah hujan di wilayah Brazil. Akibatnya jelas, saat mengalami cuaca ekstrim – hutan hujan tidak mampu memainkan peran dalam mendaur ulang curah air hujan.

Brazil sendiri menyimpan sekitar 12% cadangan air tawar, sangat intensif dalam penggunaan bendungan/dam untuk membangkitkan tenaga listrik / hydroelectric bagi kebutuhan penduduknya, Hampir 70% kebutuhan listrik penduduk negeri tersebut, berasal dari hydroelectric. Pembangunan besar waduk dan dam di daerah pedalaman, selain bisa menyuplai kebutuhan listrik juga menyuplai kebutuhan air bagi penduduk melalui sistem Cantareira. Ketiadaan hujan turun di wilayah hutan hujan telah mengurangi pasokan air ke dam dan waduk di Brazil. Akibatnya jelas, kapasitas waduk dan dam turun sampai terisi 6% dari kapasitas utuh. Sehingga suplai air bersih bagi penduduk di kota Sao Paulo dan wilayah tenggara Brazil turun drastis.

Brazil dan California kini mengalami bencana kekeringan terparah. Cuaca ekstrim dimana wilayah tenggara brazil dan California mengalami kekeringan dan sedikitnya curah hujan, tapi justru di wilayah negara Bolivia mengalami hujan lebat sampai mengakibatkan banjir, besar kemungkinan karena peran hutan hujan Amzon telah berkurang. Kerusakan hutan akibat tindakan sewenang-wenang manusia yang serakah merusak sumber daya alam tanpa memperhatikan keseimbangan ekosistem maupun kemampuan alam untuk mendaur ulang, telah mengalami bencana alam regional dan bisa jadi mengarah ke bencana global.

Kekeringan di tenggara Brazil dan California seharusnya menjadi pelajaran bagi negeri lain dalam mengelola sumber daya alam. Alangkah baiknya jika pembangunan bagi kepentingan manusia memperhatikan karakteristik dan sifat alam, seperti halnya pendekatan ini yang sangat harmonis dan selaras dengan alam.

Sumber :

News. 2015. The Megacity on the brink of disaster. http://www.news.com.au/travel/world-travel/the-wealthy-megacity-on-the-brink-of-disaster/story-e6frfqcr-1227295888345

Yale School of Forestry & Environmental Studies. 2015. What lies behind the recent of Amazon Deforestation http://e360.yale.edu/feature/what_lies_behind_the_recent_surge_of_amazon_deforestation/2854/

National Geographic. 2015. Lessons from Sao Paulo water shortages. http://voices.nationalgeographic.com/2015/03/13/lessons-from-sao-paulos-water-shortage/

Satu pemikiran pada “Kekeringan di tengah negeri dengan cadangan air tawar terbesar dunia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s