Inikah Problem Jiwa Penduduk Amerika?

people with gunSeandainya pemerintah Amerika sadar apa bahaya yang paling mengancam penduduk Amerika, maka jawabannya adalah bukan virus Ebola, atau aksi teroris. Tetapi adalah kesehatan jiwa penduduk sendiri. Setidaknya, data statistik USA Gun Violence statistic memberikan info mencengangkan. Puluhan ribu penduduk amerika tewas karena senjata api !.

Mereka yang berpikiran jernih menyadari masalah ini. Ketika Dr. Vivek Murthy, kandidat terkuat pilihan Obama untuk menduduki jabatan bergengsi Surgeon General of US tahun 2014, pernah menyatakan bahwa masalah kesehatan terbesar di Amerika adalah penggunaan senjata oleh penduduk. Sayangnya karena pernyataan tersebut menyinggung NRA (National Riffle Association), sebuah organisasi yang menjadi ‘payung’ kapitalis industri senjata dan memiliki lobby kuat di senat, malah menghalangi pemilihan Dr. Vivek Murthy sebagai kepala Surgeon General.

Data statistik kepemilikan senjata di warga sipil Amerika memang sangat mengerikan, tertinggi seantero negara di dunia, yaitu :

  • Amerika memiliki sekitar 283 juta buah senjata api di tangan sipil. Atau rata-rata tingkat kepemilikan senjata mencapai 90% dari total penduduk amerika.
  • Setiap tahun, terjual sekitar 4.5 juta senjata api, atau kira-kira sepertiga rata-rata penjualan mobil di Amerika.
  • Diperkirakan penjualan senjata api bekas juga mencapai 2 juta unit per tahun.
  • Rata-rata kepemilikan senjata api meningkat dari 4.1 senjata per pemilik senjata di kalangan sipil tahun 1994, menjadi 6.9 senjata per pemilik senjata pada tahun 2004.

Lantas, berapa yang terbunuh atau tewas karena senjata api? Berikut adalah datanya :

  • Tiap tahun lebih dari 30 ribu kematian karena senjata api di kalangan sipil
  • Sekitar 30 orang tewas tiap hari karena terbunuh oleh senjata api
  • Setengah dari yang tewas di atas ada pada usia produktif, yaitu 18 s/d 35 tahun
  • Sepertiga dari yang tewas dibawah usia 20 tahun.
  • Dengan demikian, kasus pembunuhan (homicide) senjata api menjadi penyebab kematian penduduk nomor dua terbesar pada penduduk rentang usia 15 – 24 tahun.

Opini  yang selama ini beredar bahwa warga Amerika sangat membenci aksi terorisme namun melindungi dan mencintai anak- anak? Sebuah opini  keliru karena sangat berbeda dengan kenyataan.  Situs Jewish Daily Forward memberikan data bahwa di tahun 2013, lebih banyak penduduk Amerika dibunuh oleh anak-anak daripada aksi pengeboman Houston yang hanya merenggut 4 jiwa . Inilah data pembunuhan oleh anak-anak dengan senjata api pada tahun 2013:

  • 10 Januari: Anak usia 6 tahun menembak dan membunuh teman mainnya sendiri, Trinity Ross usia 4 tahun, di Kansas City.
  • 11 Februari: usia 4 tahun Joshua Johnson menembak senjata api yang mengakibatkan dirinya terbunuh, di Memphis, Tennesse.
  • 24 Februari: usia 4 tahun Jaiden Pratt meninggal setelah menembak dirinya sendiri di perut sementara ayahnya sedang tidur, di Houston.
  • 30 Maret: usia 4 tahun Rahquel Carr menembak dan membunuh baik itu saudaranya sendiri yang berusia 6 tahun maupun teman bermain lainnya, di Miami.
  • 6 April : Josephine Fanning, 48 tahun, ditembak sampai mati oleh anak usia 4 tahun di barbekyu, di Wilson County, Tennesse.
  • 8 April : anak 4 tahun menembak dan membunuh temannya berusia 6 tahun Brandon Holt, di Toms River, New Jersey.
  • 9 April: anak usia 3 tahun tewas terbunuh setelah ia menemukan pistol merah muda yang dikiranya adalah sebuah mainan, dan akhirnya meletus membunuh sang anak. Di Greenville, Carolina Selatan
  • 20 April : Caroline Sparks, usia 2 tahun dibunuh oleh saudara laki-lakinya 5 tahun dengan kriket “My First Rifle” yang dipasarkan ke anak-anak, di Cumberland County, Kentucky.
  • 1 Mei: usia 3 tahun Darrien Nez menembak dirinya sendiri di wajah dan meninggal setelah menemukan pistol neneknya, di  Yuma, Arizona.
  • 7 Mei: usia 3 tahun Jadarrius Speights fatal menembak dirinya sendiri dengan pistol pamannya, di Tampa, Florida.
  • 7 Juni: anak usia 4 tahun, secara fatal menembak dan membunuh ayahnya, tentara Baret Hijau Justin Thomas, di Prescott Valley, Arizona.

Sampai Juni 2013, ada sekitar 12 orang tewas karena anak-anak yang tak sengaja atau bermain dengan senjata api di Amerika!. Data tersebut belum memasukkan statistik bulan tersisa tahun 2013 dan sepanjang tahun 2014. Bisa disimpulkan, bahwa penduduk Amerika di sana memiliki resiko terancam mati ditembak oleh anak kecil daripada aksi teroris.

Informasi di atas, memberikan gambaran jelas apa problem utama yang mengancam dan mematikan penduduk Amerika. Sayang, pemerintah Amerika tidak peka terhadap problem bangsanya sendiri dan memilih untuk melancarkan ‘Perang terhadap teror’ di negeri –negeri nan jauh dari Amerika.

Sumber :

USA Gun Violence Statistic. Dikutip dari laman http://heedinggodscall.org/sites/default/files/10_grey_GVP__Some_Indicative_Data__2010_5m13.pdf

Opposing Views. Dikutip dari laman http://www.opposingviews.com/i/society/guns/toddlers-killed-more-americans-terrorists-did-year

Jewish Daily Forward. Dikutip dari laman http://blogs.forward.com/jj-goldberg/176043/more-killed-by-toddlers-than-terrorists-in-us/

Huffingtonpost. DIkutip dari laman http://www.huffingtonpost.com/dr-georges-c-benjamin/dr-vivek-murthy-surgeon-general_b_4717581.html

Wikipedia. Dikutip dari laman http://en.wikipedia.org/wiki/Number_of_guns_per_capita_by_country

3 pemikiran pada “Inikah Problem Jiwa Penduduk Amerika?

  1. Selama pemerintah Amerika mendapatkan benefit dari kapitalis industri senjata dan lobby kuat NRA tetap mencengkram senat, maka tidak akan sadar-sadar.
    Kasihan penduduk Amerika sekarang dan di masa depan..

  2. Ping balik: Trump dan Suramnya masa depan Amerika | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s