Inikah akhir platform pesawat Stealth / Siluman?

F-117 shootdownPerang Serbia-Kosovo 1999,. Kolonel Zoltan Dani memimpin baterai unit III dari Brigade Misil 250, sebuah unit yang bertanggungjawab terhadap pertahanan udara Beograd. Dilengkapi dengan SAM (Surface Air Missile) S-125 Neva, dan baterai radar yang telah dimodifikasi. Jauh sebelum itu, Kolonel Zoltan Dani telah mempelajari segala hal, seluk beluk dan informasi tentang pesawat pembom Amerika paling terkenal yaitu pesawat Stealth / Siluman F 117 Nighthawk. Keterlibatan NATO dalam perang Serbia membuat pertahanan udara Serbia berupaya melawan gempuran aliansi Negara NATO yang menggunakan pesawat pembom Stealth/Siluman tersebut.

Informasi yang diperoleh Kolonel Dani,mengenai sejarah, kelahiran maupun pembuatan pesawat siluman, memberikan info mendasar bahwa pesawat siluman bukanlah berarti benar-benar siluman, atau tidak terdeteksi.  Tidak ada pesawat yang tak terdeteksi sama sekali. Dani menyimpulkan bahwa pesawat siluman adalah jenis pesawat yang didisain untuk sulit terdeteksi, tapi masih bisa dideteksi, melalui peralatan tertentu yang telah didisain khusus.

Berbekal pengetahuan yang dimiliki, Dani melakukan sejumlah modifikasi teknis antara lain : UNV antenna unit pada S 123 Neva, UNK control cabin untuk pengendalian misil udara, serta modifikasi pada P-18 Radar dengan kemampuan Low Radar Cross Section  (RCS) atau teknologi mengobservasi obyek yang tingkat deteksinya rendah.

Col Dani TeamSelain modifikasi teknis untuk meningkatkan kemungkinan kesuksesan mendeteksi target yang memiliki tingkat rendah RCS, Kolonel Dani juga melatih unitnya untuk membiasakan melawan armada udara NATO. Dari pelatihan dan simulasi yang dilakukan,  Kolonel Dani menunjukkan bahwa mereka fokus pada target cukup baik termasuk dalam zona peluncuran misil untuk mengurangi waktu peluncuran misil udara, dan waktu reaksi yang tersedia saat menentukan target pesawat siluman. Unit Dani juga menerima cadangan tenaga kerja unitnya, sekitar 200 personil – sesuai dengan rencana kerja masa perang – untuk unit standar baterai Neva. Mereka juga menerima dua peluncur tambahan 4 misil di luar aslinya, dan serta stok rudal V-601P, untuk mengantisipasi kemungkinan konsumsi rudal yang cukup tinggi saat menargetkan obyek pesawat siluman.

Hasilnya, pada malam 20.30, 27 Maret 1999, sebuah obyek terbang pada jarak 23 km telah terdeteksi. Namun obyek tersebut tidak langsung muncul seketika, sehingga radar Antenna modifikasi terus diarahkan ke sumber radiasi dan terjadi saling deteksi layaknya permainan antara kucing dan tikus. Saat pelacakan sudah menunjukkan kestabilan pada azimuth 250 derajat dengan jarak 13 km, misil ditembakkan dan 5 detik kemudian misil ke dua juga diluncurkan. Tak berapa lama langit bercahaya, rudal pertama mengenai target. Selanjutnya, 20-30 menit kemudian, baterai unit Dani segera berpindah untuk menghindari serangan NATO. Pada jam 22.00, berita radio mengabarkan pesawat F-117 jatuh.

F-117A spoilsJatuhnya salah satu pesawat tercanggih di era 90 an tersebut, telah menimbulkan debat di kalangan para analis militer. Bagaimana mungkin sebuah pesawat pembom dengan teknologi siluman terkini di masanya, bisa dijatuhkan oleh rudal buatan Sovyet S-125 Neva? Untuk pertamakalinya pesawat F-117 dengan teknologi stealth bisa dipantau keberadaannya dan ditembak jatuh setelah terdeteksi.

Menurut Dr. Igor Sutyagin, ahli militer Rusia dalam artikelnya di Royal Institute Service Institute, platform deteksi pesawat siluman dalam bentuk Radar Low-Band semakin berkembang. Persis seperti modifikasi yang dilakukan Kolonel Dani. Sovyet (sekarang Russia) telah mengembangkan Radar Low-Band sejak era 1930 an, dimana negara Barat/aliansi NATO tidak sekuat Rusia dalam pengembangan Radar jenis ini.

Apakah ini menjadi era berakhirnya platform pesawat tempur Stealth/Siluman, yang ditonjolkan pada jenis pesawat generasi ke 5 seperti F-22, F-35? Nampaknya pernyataan dari Dr. Igor Sutyagin dan kasus jatuhnya F-117 oleh misil SAM telah menjadikan fitur atau teknologi siluman bukanlah lagi faktor mujarab keberhasilan serangan udara. Platform pendeteksi radar low-band yang jauh lebih murah dengan dipandu misil SAM menjadi ancaman nyata bagi pesawat siluman jenis ini. Akankah fitur siluman menjadi sia-sia? Pastinya pesawat tanpa teknologi siluman akan lebih mudah dideteksi daripada yang dilengkapi teknologi siluman. Asimetri taktik yang tepat menjadi jawaban keunggulan di perang masa depan.

Sumber :

Forum Warplanes. 2014 dari lamanhttp://forum.worldofwarplanes.eu/index.php?/topic/27974-lockheed-f-117a-nighthawk-shotdown-over-serbia/

Intellibrief. 2005. dari lamanhttp://intellibriefs.blogspot.com/2005/11/secrets-of-1999-f-117-shootdown.html

USA Today. 2005. Dari lamanhttp://usatoday30.usatoday.com/news/world/2005-10-26-serb-stealth_x.htm

Royal United Service Institute. 2014. Dari laman https://www.rusi.org/publications/defencesystems/ref:A540F4DDDC5315/#.VCYWw2PQ3fE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s