Bagaimana cara menurunkan Sasaran Strategis ke Divisi / Department/ Bagian Organisasi Anda?

blue-waterfallKetika menjadi pembicara dalam seminar BSC dan Quality Management System, ada pertanyaan bagus mengenai cara dan metode menurunkan sasaran strategis ke bawah, terutama jika level dibawahnya adalah ‘orang lama’ atau memang sudah mentok kapasitasnya.

Sebenarnya ada dua cara untuk menurunkan Sasaran Strategis di level organisasi ke level dibawahnya. Dua cara tersebut adalah metode langsung dan metode tidak langsung. Bagaimana melakukannya?

Pertama-tama yang mesti dilakukan adalah melakukan analisis dan identifikasi sasaran strategis level Korporat yang bisa saja dari keseluruhan atau sebagian sasaran strategis itu akan menjadi bagian tanggungjawab divisi/department dimana kita berada. Jika memang sasaran tersebut, belum menjadi bagian tanggungjawab anda, tetapi akan menjadi tanggungjawab anda maka tinggal menjadikan Sasaran Strategis itu sebagai sasaran divisi/department dimana anda berada. Cara ini yang disebut sebagai metode langsung.

Namun, bisa saja terjadi sasaran strategis korporat tersebut masih belum ‘matang’ dan ternyata memiliki irisan dengan proses bisnis internal atau tugas pokok/tanggungjawab yang selama ini sudah rutin dikerjakan oleh divisi/departemen dimana anda berada. Nah, jika terjadi hal demikian, maka seharusnya anda mengembangkan Sasaran Strategis tersebut dengan menyelaraskan atau menghubungkan dengan proses-proses kunci atau sasaran yang sudah ada di divisi/department, hingga pada akhirnya sasaran yang sudah ada di divisi/department anda tersebut bisa mendukung Sasaran Strategis Korporat. Inilah yang disebut sebagai metode tidak langsung.

Pada praktek terbaik (best practice) , biasanya divisi/departmen bisa menggunakan satu atau gabungan ke dua metode diatas. Yang terpenting adalah, terjadi penurunan / cascading dari Sasaran Strategis ke Divisi/Dept/bagian dibawahnya, sampai pada penyelarasan secara horizontal maupun vertikal.

Sedangkan jika mau menurunkan Sasaran Strategis sampai level individu, dimana individu yang akan menjalankan tidak memiliki kapasitas, maka ini sudah merupakan ranah dari kepemimpinan. Kepemimpinan yang baik tentu mampu membangkitkan potensi, kekuatan maupun talenta individu dibawah kepemimpinannya. Disinilah peran tanggungjawab manager leader dalam mengembangkan staffnya.

Sehingga, menurunkan sasaran strategis tidaklah sulit untuk implementasinya, jika kita sudah memahami secara benar bagaimana cara dan metodenya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s