Teknik Berpikir dalam pemecahan masalah (1)

Backdraft_FireDalam sesi pelatihan Creative Problem Solving, Decision Making atau pelatihan penyelesaian masalah, biasanya penulis akan menekankan pentingnya berpikir secara benar dulu, baru melanjutkan ke step atau langkah berikutnya. Tentu saja teknik ini diberikan pada pelatihan lengkap (2-3 hari), tidak untuk pelatihan singkat/short course yang langsung ke aspek-aspek utama saja.

Ada tiga pendekatan yang sering dilakukan para manajer atau leader dalam bereaksi terhadap sesuatu masalah atau problem. Bisa dibagi 3 yaitu :

  1. Reactive
  2. Adaptive
  3. Generative

Pada pendekatan reaktif, umumnya manager/leader akan melihat suatu masalah seperti sebuah event atau kejadian. Jika ada kejadian baru akan bereaksi. Mereka melihat bahwa setiap kejadian merupakan suatu rentetan kejadian acak, tak ada kaitannya satu sama lain. Karena terlihat acak, maka manajer/leader di kelas ini mudah dikenali ciri-cirinya yaitu :

  • Tampak sangat sibuk, jika ada kejadian/masalah
  • Panik jika ada trouble, segera mengumpulkan orang-orang atau staff atau mengadakan meeting
  • Slogan yang sering dipakai adalah ‘bekerja keras’
  • Mereka cepat bertindak seperti ‘pemadam kebakaran’

Dalam analisa terhadap organisasi atau pengalaman sebagai konsultan, kebanyakan manager/leader ada di posisi ini, kira-kira sekitar 60% – 70%. Mengapa persentasenya begitu besar? Ya tidak lain juga karena tuntutan pekerjaan atau atasan yang menghendaki aksi cepat tanpa melihat secara keseluruhan.

Manager/leader ini melihat problem secara linear. Setiap event atau masalah akan ditanggapi satu-persatu, seperti :

  • Karyawan tidak disiplin => Solusi : Buat hukuman bagi yang tidak disiplin
  • Produksi tidak tercapai => Solusi : Tambah mesin atau karyawan
  • Turnover karyawan tinggi => Solusi : berikan reward bagi karyawan bertalenta

Tentunya, tidak semua problem / masalah bisa diatasi secara linear seperti di atas, karena disinilah letak keberhasilan dan kemampuan sebagai seorang manager/leader untuk melihat masalah secara menyeluruh terutama terkait problem dengan manusia. Model pendekatan reaktif biasanya hanya cocok bagi problem atau masalah yang bersifat mekanistik atau teknis, dan itupun tidak semuanya.

6 pemikiran pada “Teknik Berpikir dalam pemecahan masalah (1)

  1. Ping balik: Teknik Berpikir dalam pemecahan masalah (2) | ilmu SDM

  2. Ping balik: Teknik Berpikir dalam pemecahan masalah (3) | ilmu SDM

  3. Ping balik: Teknik Berpikir dalam pemecahan masalah (2) | Proxsis Leadership Center | training leadership

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s