Peran Orang Tua dalam karir, kehidupan dan kesuksesan

kasih sayang ibuBanyak orang merasa bahwa kehidupan,  kesuksesan karir maupun pencapaian prestasi hanya berasal dari upaya sendiri. Ya, tentunya pendapat ini tidak sepenuhnya tepat karena sebenarnya keberhasilan, pencapaian prestasi dan lainnya ada bisa jadi karena dukungan, do’a maupun harapan dari orang tua atau orang-orang sekitar anda.

Pernah suatu waktu, mendapat keluhan atau curhat dari staff mengenai hal tersebut. Dia mengeluhkan mengenai ketidaksetujuan ibunya kepada calon istrinya. Maka lahirlah obrolan seperti ini, tentunya dengan editan dan kerahasiaan nama:

Pak, gimana ya..saya mau menikah dengan tunangan saya sekarang, tapi koq ga disetujui ibu” demikian staff saya mengeluh tentang sikap ibunya.

“lha, koq bisa? Bukannya kalau sudah tunangan berarti kan ibumu sudah ok?”

“ Iya pak..dulu waktu mau tunangan sih tidak masalah..tetapi setelah tunangan rupanya ada sikap yang diperlihatkan calon mertua dan tunangan yang tidak disukai ibu..akhirnya dia tidak setuju saya meneruskan pertunangan ini ke jenjang pernikahan..”

Tampaknya memang ada suatu hal, yang membuat hati ibunya tidak ‘sreg’, sehingga enggan anaknya menikah dengan gadis tunangan anaknya. Suatu kasus cukup sulit, tapi ada jalan keluar. Sebagai pemimpin, memang sudah seharusnya siap memberikan solusi, baik itu masalah untuk pekerjaan atau bukan pekerjaan.

Kira-kira gimana solusinya ya pak..bingung saya nih?” lanjut sang staff

Setelah memikirkan agak mendalam, lahirlah suatu rekomendasi bagi staff tersebut

Memang ini masalah pelik, namun menurut saya yang terpenting adalah menuruti kata ibu..karena sesungguhnya surga kamu ada di ridho ibu..”

“ Yah..kalau begitu, saya tidak jadi menikah pak..?”

“ Nah..untuk itu, minta didoakan oleh ibu kamu, supaya dimudahkan ada penggantinya..percayalah, ibu kamu pasti akan mendoakan yang terbaik bagi anaknya selama masih hidup..Tidak usah ragu untuk itu, insya Allah akan dapat pengganti lebih baik dibandingkan yang sekarang..”

Si staff terdiam. Tampaknya dia bisa menerima pendapat dan solusi dari penulis. Tahukah apa yang terjadi setelahnya? Tak lama kemudian dia memutuskan pertunangan dalam dalam tempo kurang dari setahun sudah mendapatkan penggantinya. Sekarang dia sudah menikah dengan calon yang disetujui ibunya itu.

Kita sering lupa bahwa dalam kehidupan ada unsur kerelaan dan keridhoan orang tua terhadap upaya kita. Selama orang tua masih hidup, sudah selayaknya juga minta persetujuan dan dukungan dari orang tua terhadap upaya kita. Entah itu dalam pendidikan, karir, bisnis atau pilihan berkeluarga.

Kisah menarik lainnya juga pernah terjadi pada seseorang yang ingin langsung berbisnis setelah lulus kuliah Sarjananya. Padahal sang Ibu menginginkan si anak untuk melanjutkan kuliah paska S2 nya. Namun si anak tetap ‘kekeuh’, tak menuruti kemauan ibu.

Tahukah apa yang terjadi? Selama sekitar bertahun-tahun berbisnis, tidak pernah ada bisnis yang berjalan lancar. Mulai dari bangkrut, ditipu orang, serta mencoba berbagai bisnis lain tapi tetap saja tidak sukses. Selama ini, orang tersebut tetap berupaya karena mungkin kesalahan manajemen yang dilakukan. Meskipun sudah menerapkan berbagai best practice, standarisasi atau lainnya tetap saja belum berhasil. Sampai pada suatu titik, dengan uang tersisa dimiliki akhirnya teringat bahwa orang tuanya ingin dia melanjutkan kuliah, maka didatanginya sang ibu untuk mengutarakan keinginannya.

Sang ibu tentu saja senang dan mendukung keputusan anaknya. Singkat kata, akhirnya dia pun lulus kuliah S2 kemudian melanjutkan bisnis. Ajaib, tak ada kendala berarti dalam bisnisnya sekarang. Akhirnya dia pun sukses berbisnis setelah mengikuti kemauan dan keinginan sang ibu.

Jika kita masih menghadapi kendala entah itu dalam karir, bisnis atau lainnya, ada baiknya menengok ke belakang lagi. Sudahkah kita mendapat restu atau ridho dari orang tua terhadap pilihan tersebut? Apakah orang tua menolak atau menunjukkan ketidaksetujuan terhadap hal tersebut?

Bisa jadi, itu kendala utama kenapa tampaknya segala masalah tidak pernah terselesaikan dan masih menggulung terus…

2 pemikiran pada “Peran Orang Tua dalam karir, kehidupan dan kesuksesan

  1. Sama-sama mbak Sri..
    Semoga kisah tersebut diatas bisa menjadi inspirasi bagi keluarga, anak atau orang tua..terutama mereka yang masih memiliki orang tua..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s