Process Improvement di Samsat, dulu dan sekarang

samsatSebagai lembaga administrasi publik, memang selayaknya Samsat melakukan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerjanya terutama terhadap pelayanan publik. Masih teringat beberapa waktu lalu, baik perpanjangan pajak untuk kendaraan bermotor masih memerlukan pengisian formulir, waktu yang lama, adanya proses verifikasi. Tentunya itu menambah waktu proses kerja Kenapa?

Ya, karena memang secara prosedur dimintakan pengisian formulir. Proses as-is atau standar mereka adalah begini :

  1. Mengisi Formulir
  2. Menyiapkan identitas :
    1. Untukperorarangan : Tanda jati diri/KTP yang sah atau surat kuasa
    2. Badan Hukum : Salinan akte pendirian
    3. Instansi pemerintah : Surat tugas/surat kuasa dengan cap tanda tangan resmi instansi tersebut.
  3. STNK Asli
  4. BPKB asli atau surat dari Lembaga Keuangan yang menyatakan BPKB masih dijadikan agunan
  5. Bukti pelunasan PKB/BBN-KB dan SWDKLLJ
  6. Bukti hasil cek fisik, untuk perpanjangan STNK lima tahunan

Nah, perhatikan jika hanya mau membayar pajak. Apakah perlu mengisi formulir lagi? Karena itu rutinitas tahunan. Apakah masih perlu melampirkan BPKB asli? Bukankah yang terpenting adalah pelunasan pajak tahunan?.  Jadi memang masih ada waste dalam process pembayaran pajak tahunan.

Item apa saja saja diperlukan? Inilah process improvement yang telah dijalankan untuk tahun 2014.

  1. Identitas
  2. STNK Asli
  3. Bukti pelunasan PKB/BBN-KB dan SWDKLLJ

Proses diatas ternyata sudah dilakukan untuk tahun 2014 di Samsat. Pengalaman penulis waktu mengurus perpanjangan, sudah tidak lagi mengisi formulir, karena data bisa saja disimpan atau diretrieve dari database kendaraan.  Menariknya, di samsat tertulis maksimal waktu pengurusan perpanjangan adalah 30 menit. Berapa lama yang saya peroleh? Ternyata hanya 24 menit! Jelas suatu peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya yang bisa memakan waktu 1 jam lebih.

Bagaimana process improvement berikutnya? Bisa ambil langkah seperti pengurusan paspor yaitu :

  1. Bayar pajak di Bank, dengan form tertentu secara online, jadi data mengenai kendaraan bisa diperoleh di website.
  2. Lampirkan bukti tersebut ke Samsat.

Proses tersebut akan mengurangi waktu kerja, proses, dan tentunya polisi bisa dioptimalkan untuk hal lain yang lebih penting dan urgent.

Satu pemikiran pada “Process Improvement di Samsat, dulu dan sekarang

  1. Ping balik: Manfaat BPM – Business Process Management bagi pemerintahan dan institusi publik | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s