Pemimpin yang zalim terhadap umat..

democracy_3Apa yang terjadi jika pemimpin membuat aturan yang semakin menyusahkan umat? Pastinya pemimpin tersebut tidak bisa dijadikan teladan bagi rakyat atau umat. Dalam skala kecil seperti organisasi atau perusahaan, pemimpin ini biasanya tidak bisa memberikan penilaian secara wajar, tidak memahami potensi/ kemampuan bawahan, bersikap menuruti apa kata ‘boss’ namun keras dan tegas terhadap bawahan sendiri, tidak seimbang keberpihakan antara atasan, rekan kerja atau bawahan,  gagal memotivasi karyawan,  lebih suka berpolitik daripada meningkatkan kinerja dan produktifitas serta masih banyak ciri lainnya untuk pemimpin yang memang bukan talenta. Ternyata dalam lingkup lebih besar atau negara bisa dijumpai pemimpin seperti ini.

Mengapa bisa terjadi demikian? Apa yang salah? Apakah karena negeri ini sudah kehabisan pemimpin? Ya tentunya karena kita selama ini menganut sistem salah dalam memilih pemimpin. Alam demokrasi, yang sering diagungkan oleh pendukung tidaklah bisa memberi pemimpin berkualitas. Kegagalan ini masih saja terus dipelihara dengan tetap menampilkan sosok demokrasi sebagai pilihan terbaik. Padahal ada sistem jauh lebih sempurna daripada demokrasi yang bisa melahirkan pemimpin terbaik.

Karena tidak memiliki pemimpin terbaik, jadilah negeri ini akan semakin terperosok ke dalam jurang perbedaan antara yang sejahtera dan pra-sejahtera alias miskin. Indeks GINI menunjukkan trend meningkat, yang artinya ketimpangan antara si kaya dan miskin makin melebar. Jika tahun 2000 indeks GINI Indonesia pada angka 0,30 namun di tahun 2013 meningkat menjadi 0,413. Paska kenaikan BBM di tahun 2014 oleh pemerintahan baru tampaknya akan menaikkan indeks GINi ke angka lebih mengkhawatirkan. Padahal trend di dunia menunjukkan penurunan harga minyak mentah.

Inilah kegagalan pemimpin dalam memberikan kebijakan terhadap energi. Negeri ini yang melimpah sumber daya seperti Gas, Panas Bumi, Energi alternatif terbarukan / bio renewable energy, Energi Surya  dll seharusnya lebih dioptimalkan daripada sekedar menaikkan harga BBM yang langsung berhubungan dengan harga pokok dan komoditas, terkait distribusi dan logistik. Sayangnya, jika negara tetangga Malaysia berencana menurunkan harga BBM termasuk juga Cina, kita lebih memilih untuk menaikkan harga daripada memberikan alternatif penggunaan energy pengganti BBM seperti diatas.

Tentu, inilah buah kebijakan pemimpin yang tidak memahami masalah seutuhnya tentang energi atau negeri ini. Tidak paham, bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak paham dampak yang ditimbulkan akibat kebijakan tersebut. Ya, karena mereka bukan pemimpin terbaik yang seharusnya melayani umat atau rakyatnya. Jadilah mereka pemimpin zalim terhadap umat dan rakyatnya sendiri.

Kita memerlukan pemimpin yang bisa melayani umat, memahami seutuhnya permasalahan negeri, bertanggungjawab terhadap kondisi dan situasi rakyat di lapangan, berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lapisan bawah, amanah terhadap tanggungjawab yang dibebankan, pemimpin yang mengarahkan rakyatnya menuju surga / jannah, pemimpin yang memiliki kecerdasaan intelektual, emosional/sosial dan spiritual.

Hanya pemimpin demikian yang bisa menegakkan struktur kesejahteraan masyarakat, dari struktur piramida sekarang menjadi struktur ketupat, dimana hanya sedikit penduduk kaya di lapisan atas dan juga sedikit penduduk miskin. Lapisan terbesar adalah penduduk sejahtera menengah.

Agaknya, kita semakin menjauh dari negeri impian..

 

4 pemikiran pada “Pemimpin yang zalim terhadap umat..

  1. Ping balik: Inilah negara yang 100% menggunakan energi terbarukan ! | ilmu SDM

  2. Ping balik: Inikah negeri impian itu? | ilmu SDM

  3. Ping balik: Ketika urusan tidak dipegang yang ahlinya.. | ilmu SDM

  4. Ping balik: Bersiaplah | oetoesan melajoe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s