Story Telling : mengapa orang menyukainya dan bisa membantu perubahan organisasi?

storytelling7Dalam sesi pelatihan kepemimpinan atau bagi trainer, bagian story telling sebenarnya merupakan bagian paling penting. Pada tulisan di blog ini, juga merupakan salah satu kekuatan penting untuk diajarkan bagi para trainer, pemimpin atau manager di organisasi. Ternyata hasil ini juga ditunjang dari riset yang didanai dari Department Pertahanan Amerika.

Mengapa story telling bisa mempengaruhi perubahan. Ini sangat terkait peran manusia sebagai makhluk sosial.  Peran makhluk sosial, membuat manusia bergantung pada orang lain untuk kelangsungan hidup dan kebahagiaan. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan rasa empati, yaitu kemampuan untuk  seolah-olah mengalami emosi perasaan orang lain. Empati penting bagi makhluk sosial karena memungkinkan untuk memahami bagaimana orang lain cenderung bereaksi terhadap situasi, termasuk orang-orang dengan siapa kita bekerja. Empati ini ternyata berkaitan dengan senyawa kimiawi neuron yang disebut Oksitoksin, dimana akan diproduksi oleh tubuh ketika berada dalam kondisi mempercayai, menujukkan rasa sayang dan kepedulian.

Paul J Zak, professor di Clauremont Graduate ketika melakukan riset tentang hubungan narasi Story Telling terhadap oksitoksin memunculkan fakta menarik.  Dengan mengambil darah contoh partisipan  sebelum dan sesudah cerita story telling, ditemukan bahwa cerita dengan basis karakter konsisten ternyata menyebabkan sintesis oksitosin.

Temuan ini tentunya bisa mendorong bagi para pemimpin, pelaku bisnis atau manager untuk memiliki cerita berkarakter kuat bagi organisasi. Karena pada dasarnya orang secara substansial lebih dimotivasi oleh tujuan transenden organisasi mereka (bagaimana meningkatkan kehidupan) daripada tujuan transaksional (bagaimana menjual barang dan jasa). Tujuan transenden jika secara efektif dikomunikasikan melalui cerita – misalnya, dengan menggambarkan situasi menyedihkan dari yang sebenarnya, dan bagaimana masalah mereka diselesaikan dengan usaha Anda, akan membuat orang lebih berempati.  Pada akhirnya mereka akan mendkung perubahan atau menyelaraskan perbuatan mereka dengan tujuan yang diharapkan.

Maka, bila Anda ingin memotivasi, membujuk, atau diingat, mulai dengan kisah perjuangan manusia dan berakhir dengan kemenangan. Ini akan menangkap hati dan perasaan manusia lebih dalam untuk berubah melalui empati dari diri mereka sendiri.

Bagi anda para pemimpin, atau manager..bersiaplah memiliki story telling terbaik.

Satu pemikiran pada “Story Telling : mengapa orang menyukainya dan bisa membantu perubahan organisasi?

  1. Ping balik: Paradoks kepemilikan, mengapa memiliki sesuatu tidak selalu membuat bahagia? | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s