Era mobil dengan auto pilot sudah di depan mata

teslaJika Google selama ini masih mendengungkan self-driving car dengan basis Toyota prius, maupun model kendaraan sendiri GoogleX yang juga self-driving, tampaknya itu semua akan dilampaui oleh Tesla.  Manufaktur mobil sport elektrik yang didirikan Elon Musk ini, pada tanggal 10 oktober lalu baru saja meluncurkan model mobil sport terbaru, tipe S dengan “D”, memiliki dual motor berfungsi (all wheel drive). Versi P85D adalah versi terbaru paling berkinerja tinggi yang diluncurkan, dengan kemampuan AutoPilot.

Model P85D, sanggup menempuh 0 – 100 km/jam dalam 3.2 detik. Namun kemampuan paling mengesankan adalah mobil tersebut bisa ‘mengendarai’ sendiri dengan adanya fungsi tombol Auto Pilot. Kemampuan tersebut diantaranya, merubah kecepatan kendaraan berdasarkan batasan kecepatan yang diperbolehkan, membelok sesuai kontur jalan, dan juga berhenti sendiri jika ada kendaraan stop di muka.

Plus, mobil juga bisa melakukan jalur perubahan untuk berkendara, cukup dengan hanya  mengaktifkan lampu sein kiri atau kanan, maka mobil P85D akan membelok ke kiri atau ke kanan. Ketika sampai di rumah, pengendara bisa langsung keluar dan mobil akan memarkirkan dirinya sendiri.

Mobil P58D menggunakan sistem perangkat elektronik autopilot yang terdiri dari 12 sensor dan kamera menghadap ke depan. Setiap sensor  mampu menjangkau 10 meter ke setiap arah, dengan aerial pengamatan 360 derajat.

Namun, itu tidak berarti bahwa ketika mengendarai mobil tersebut, pengendara bisa tidur siang selama perjalanan. CEO Tesla Elon Musk mengatakan mobil secara teoritis bisa mengendarai sendiri, namun tingkat auto pilot tidak ditawarkan dalam kondisi otonomi penuh.

Belum jelas, apakah fungsi Auto pilot sudah termasuk ke dalam harga model Tesla tersebut. Tipe D akan mulai dikapalkan bulan Desember tahun ini, dan februari sudah tersesedia untuk distribusi. Dengan peluncuran model D, pastinya Tesla sudah mendahului para kompetitornya dengan fungsionalitas yang belum ditawarkan manufaktur mobil lain.

Sumber: techcrunch

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s