Amerika vs Jerman, mana lebih unggul dalam hal teknologi inovasi?

we-invent-the-future2.1376396335298Jika kita mendengar kata Amerika, maka di benak yang muncul adalah pusat penemuan teknologi baru. Amerika memang dikenal dengan pusatnya inovasi ide radikal, seperti Google, Facebook,  sampai Twitter. Namun bila diperbandingkan dalam hal inovasi teknologi radikal dengan negara lain, ternyata Amerika bukan terdepan. Jerman lebih unggul dalam aspek tersebut.

Mengapa bisa demikian? Menurut Dan Brenitz , Co-Director Innovation Lab Policy – University Toronto, negara Jerman lebih baik dalam mengadaptasi penemuan baru ke dalam industri dan menyebarluaskannya ke berbagai sektor industri. Kebanyakan inovasi jerman mampu mengkombinasikan dengan harmonis antara produk lama dengan proses ataupun ide baru, serta kemampuan mengintegrasikan unsur-unsur lama, sektor-sektor yang stagnan menjadi sektor industri baru dan kuat.

Dalam hal kemampuan manufaktur, Jerman mengungguli Cina atau Amerika. Sebagai contoh, banyak produk-produk teknologi tinggi dari Cina, itu berasal dari mesin-mesin, peralatan pabrik buatan Jerman. Dan hal itu membuat perusahaan jerman berkembang.

Ini juga menjelaskan mengapa basis industri Jerman belum hancur, seperti kebanyakan industri di Amerika, seperti Otomobil. Jerman lebih baik daripada Amerika dalam mempertahankan pertumbuhan lapangan kerja dan produktivitas, sambil memperluas pendapatan riil warganya. Bahkan dengan upah dan tunjangan yang lebih tinggi daripada di Amerika sebesar 66%, sektor manufaktur di Jerman mampu mempekerjakan 22% dari angkatan kerja dan memberikan kontribusi 21% dari PDB pada tahun 2010. Intinya: manufaktur Jerman bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan riil warga Jerman.

Sebaliknya di Amerika, semakin sedikit orang bekerja di pekerjaan kelas menengah manufaktur. Pada tahun 2010, hanya di bawah 11% dari tenaga kerja dipekerjakan di bidang manufaktur, dan manufaktur menyumbang 13% dari PDB. Ketimpangan terus meningkat, dan keseimbangan sektor pembayaran negara semakin parah.

Ada tiga faktor menurut Dan Brenitz, mengapa Jerman mengungguli Amerika.

  1. Jerman memahami bahwa inovasi harus menghasilkan keuntungan produktivitas yang luas, daripada terkonsentrasi di sektor teknologi tinggi saat ini. Akibatnya, Jerman tidak hanya berusaha untuk membentuk industri-industri baru, tetapi juga menanamkan industri yang ada dengan ide-ide dan teknologi baru. Misalnya, melihat berapa banyak dari BMW baru didasarkan pada inovasi dalam teknologi informasi dan komunikasi, dan seberapa banyak dari programmer perangkat lunak terbaik Jerman yang bekerja untuk Mercedes-Benz. Di lain hal , Amerika malah sebaliknya, membiarkan industri lama mati , bukannya memperbarui mereka dengan teknologi baru dan inovasi. Akibatnya, Amerika tidak memiliki industri kohesif yang sehat; Amerika memiliki silo terisolasi. Seorang mahasiswa Doktoral atau PhD Amerika dalam ilmu komputer bahkan tidak pernah berpikir tentang karir di industri otomotif – atau, dalam hal ini, bidang manufaktur terkait lainnya.
  2. Jerman memiliki jaringan lembaga-lembaga publik yang membantu perusahaan bergabung kembali dan meningkatkan ide-ide. Dengan kata lain, inovasi tidak berakhir dengan penemuan. Institut Fraunhofer, sebagian didukung oleh pemerintah, memindahkan ide-ide radikal ke pasar dengan cara baru. Mereka menutup kesenjangan antara penelitian dan kesibukan sehari-hari dari usaha kecil dan menengah. Bell Labs digunakan untuk melakukan hal ini di Amerika Serikat untuk telekomunikasi, tetapi Fraunhofer sekarang melakukan hal ini pada skala yang lebih besar di seluruh sektor industri Jerman. Ini mengungguli lembaga riset Amerika yang hanya fokus pada sektor tertentu saja.
  3. Tenaga kerja Jerman terus dilatih, memungkinkan inovasi paling radikal dalam cara yang paling beragam dan kreatif untuk menghasilkan dan meningkatkan produk dan layanan dimana pelanggan mau membeli untuk harga yang lebih tinggi. Jika Anda mengisi dapur dan garasi dengan produk terbaik yang anggaran Anda mampu, berapa banyak ruang ini akan dipenuhi dengan produk-produk Jerman seperti Miele, Bosch, BMW, dan Audi?

Jadi apa perbedaan gaya Jerman dan Amerika dalam hal teknologi dan inovasi, untuk mengangkap pertumbuhan ekonomi warganya?. Bisa disimpulkan sebagai berikut :. Jerman aktif mengkoordinasikan faktor-faktor untuk menciptakan siklus yang baik di antara inovasi, pusat penelitian, sektor industri, maupun sektor industri lama. Jerman memiliki gaya berinovasi dalam rangka memberdayakan pekerja dan meningkatkan produktivitas mereka; Sedangkan, Amerika berfokus pada teknologi yang mengurangi atau menghilangkan kebutuhan untuk mempekerjakan pekerja upahan. Inovasi Jerman menciptakan dan mempertahankan pekerjaan yang baik di seluruh spektrum pencapaian pendidikan pekerja; sedangkan Inovasi Amerika, menciptakan pekerjaan di pusat-pusat pemenuhan seperti Amazon dan di toko-toko Apple.

 

References :

Dan Brenitz. 2014. why-germany-dominates-the-u-s-in-innovation.www.HBR.Org .

Institute Fraunhofer.2014. http://www.fraunhofer.de/en.html

2 pemikiran pada “Amerika vs Jerman, mana lebih unggul dalam hal teknologi inovasi?

  1. Ping balik: Antara riset penelitian akademis dan penelitian relevansi bisnis, mana yang lebih baik? | ilmu SDM

  2. Ping balik: Industri 4.0 : Kolaborasi dan Konvergensi antara Infrastruktur Manufaktur dengan IT | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s