Cara belajar dan berlatih sampai tingkat pakar, bagaimana?

Zlatan-Ibrahimovic-1438394Banyak orang melakukan kesalahan umum dalam proses belajar yaitu : melakukan kegiatan secara terus menerus dengan waktu lebih besar. Contohnya, jika anda ingin ahli dan jago catur, maka anda biasanya diinstruksikan untuk banyak main catur. Sama juga dengan bermain bola, maka anda harus sering bermain bola. Nanti lama-kelamaan akan jago. Atau bagi pelajar yang ingin sukses matematika, maka dia harus sering berlatih soal-soal matematika

Memang, jika kita lakukan hal demikian diatas bisa terjadi peningkatan kinerja. Tapi hasilnya tidaklah sebaik jika dilakukan dengan pola yang benar. Ambil contoh, dalam tulisan ini dikisahkan tentang Bill Gates bagaimana hanya belajar dalam waktu sedikit, tapi memperoleh impact luar biasa. Zlatan Ibrahimovic adalah pemain bola dengan kemampuan luar biasa dalam melakukan tendangan kea rah gawang lawan meskipun dengan posisi sulit. Kira-kira apakah yang Zlatan lakukan sebelumnya? Dia tidak melatih menendang bola terus-meneurus, tapi justru latihan Taekwondo secara mendalam, yaitu suatu bentuk beladiri standup fighting dengan kaki sebagai sarana utama beladiri.

Ericssson, dalam makalah ilmiah The Role Deliberate Practise in the Acquisition of Expert Performance, menyebutkan bahwa para pakar terlatih (pemain bola kelas dunia, musik maupun lainnya) melakukan deliberate practice dan membatasi waktu latihan untuk menghindari kelelahan atau keletihan. Disinilah mulai tampak perbedaan antara berlatih dengan keras dengan berlatih secara berpola.

Apa yang membedakan antara deliberate practice dengan latihan biasa umum dilakukan kebanyakan orang. Tentu, perbedaan mendasar adalah polanya. Pelatihan deliberate practice dikhususkan dan didisain secara unik untuk meningkatkan performa kita. Ambil contoh, kasus Zlatan Ibrahimovic. Untuk meningkatkan akurasi tendangan bola dalam kondisi/posisi sulit, beliau tidaklah melatih menendang bola terus menerus, tapi justru melatih tendangan kaki baik itu berupa Apchagi (tendangan depan), Dwi chagi (tendangan belakang) Dollyo Chagi (tendangan samping) maupun varian lainnya. Hasilnya, Zlatan mampu menendang bola dalam posisi sulit, dengan tingkat akurasi luar biasa.

Yang kedua adalah fokus terhadap yang mau ditingkatkan kinerjanya. Zlatan tentunya bermain bola tiap pekan, tapi apakah dia latihan bola tiap harinya?. Karena fokus pada akurasi bola, tentu dia juga latihan kekuatan, fitness, passing bola serta kemampuan berlari agar tidak kalah dalam mengejar bola. Inilah yang disebut sebagai fokus .

Selanjutnya deliberate practice membutuhkan kemampuan mental yang tinggi. Dalam belajar, tidak ada bersantai-santai, kadang kita membutuhkan glukosa cukup tinggi. Karena itu seringkali ketika latihan atau belajar merasakan lapar karena memang ada studi secara ilmiah bahwa aktifitas belajar dan latihan ternyata membutuhkan karbohidrat atau glukosa. Fokus dan pengulangan secara intens maupun regular adalah elemen dalam deliberate practice. Apa yang sudah didisain khusus untuk meningkatkan kinerja, maka perlu pengulangan secara teratur prakteknya.

Terakhir adalah perlunya feedback. Ya, umpan balik dibutuhkan agar kita tahu sudah berapa banyak level peningkatan kinerja yang diraih, sampai mana posisi kita, dan seterusnya. Sayang, jika anda sudah belajar dan latihan banyak, tapi tidak tahu kenaikan performa sejauh ini.

Itulah sekelumit teknik dan latihan deliberate practice. Menjalankannya tidak mudah, tapi capaian dan hasilnya lebih optimal daripada praktik belajar atau latihan biasa.

 

Referensi :

Ericsson,K Anders et.al. (1993). The role of Deliberate Practice in the Acquisition of Expert Performance. American Psychological Association – Psychological Review Vol. 100 No.3. 363-406

2 pemikiran pada “Cara belajar dan berlatih sampai tingkat pakar, bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s