Belajar dari Rockwell Automation, salah satu Perusahaan Paling Etis Sedunia

Rockwell automationRockwell Automation, (NYSE:ROK) adalah perusahaan yang bergerak di bidang otomasi industri, programmic logic controller, motor servo, serta perangkat sensor elektronis untuk industri. Sebagai penyedia solusi global otomasi, Rockwell sudah dikenal melalui produk dan softwarenya untuk produk otomatif, permesinan, CNC Lathe machine maupun peralatan pengendali otomatis lainnya.

Tahun 2014, perusahaan ini dinobatkan sebagai salah satu Perusahaan Paling Etis di Dunia, atau World Most Ethical Companies (WME). untuk kategori industri elektronika. Bersama dengan Rockwell, di dalamnya juga terdapat Texas Instruments. Hebatnya, Rockwell sudah memperoleh penghargaan ini selama enam kali.

Penilaian WME berdasarkan Ethisphere Institute Ethic Framework ™, dimana skor dihitung berdasarkan Etika dan Compliance Program (25%), Reputasi, Kepemimpinan dan Inovasi (20%), Tata Kelola Perusahaan (10%), Tanggungjawab dan corporate citizenship (25%) dan Budaya Etika Kerja (20%).

Apa saja yang bisa dipelajari dari Rockwell mengenai kepemimpinan, sehingga mereka bisa meraih penghargaan WME tersebut, berikut adalah best practice Rockwell:

  • Membagi kesalahan sebagai momen untuk mendidik. Ketika pemimpin menampilkan pertumbuhan mereka sendiri , mereka melegitimasi pertumbuhan dan pembelajaran dari orang lain yaitu dengan mengakui ketidaksempurnaan mereka sendiri . Mereka membuat bahwa kekeliruan adalah suatu yang manusiawi. Di Rockwell, para pemimpin menampilkan kerendahan hati yang membantu untuk mengingatkan anggota kelompok lainnya dalam kemanusiawian serta pencapaian tujuan bersama.
  • Terlibat dalam dialog , bukan perdebatan . Cara lain untuk berlatih kerendahan hati adalah untuk benar-benar terlibat dengan sudut pandang yang berbeda . Terlalu sering para pemimpin berfokus pada upaya ‘memenangi’ argumen . Ketika orang-orang berdebat dengan cara ini , mereka jadinya sangat fokus pada kebenaran atau validitas pandangan mereka sendiri hingga kehilangan kesempatan untuk belajar sudut pandang lain . Di Rockwell, pemimpin bertindak inklusif dengan bersikap rendah hati untuk menangguhkan agenda dan keyakinan mereka sendiri , dimana mereka mampu melihat perspektif lainnya.
  • Menerima ketidakpastian . Ambiguitas dan ketidakpastian merupakan kenyataan di lingkungan bisnis saat ini . Ketika para pemimpin di Rockwell dengan rendah hati mengakui bahwa mereka tidak memiliki semua jawaban , mereka menciptakan ruang bagi orang lain untuk melangkah maju dan menawarkan solusi terhadap problem tersebut.
  • Teladan sebagai “Pengikut”. Di Rockwell, para pemimpin harus memiliki kemampuan memberdayakan orang lain untuk memimpin. Dengan membalikkan peran tersebut , pemimpin tidak hanya memfasilitasi pengembangan karyawan tetapi juga menjadikannya sebagai model untuk bertindak dalam perspektif lain.

Sebagai perusahaan Global, dengan lebih dari 21 ribu karyawan di 80 negara serta pendapatan lebih dari 6 milyar USD, Rockwell telah mempraktekan “Model Kepemimpinan Rendah Hati”, sebuah budaya pemimpin Rockwell untuk mempengaruhi keragaman praktik tenaga kerja globalnya. Hasilnya adalah penghargaan WME berturut-turut.

Satu pemikiran pada “Belajar dari Rockwell Automation, salah satu Perusahaan Paling Etis Sedunia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s