Tahap 2 Implementasi Business Improvement – Tiga Langkah Sistematis bagi UKM

Sukses-bisnisBagaimana cara meningkatkan pendapatan bisnis UKM ataupun produktifitas operasional bisnis UKM? Sederhana saja, karena UKM bukanlah usaha besar yang memiliki kompleksitas, utang (financial leverage), jangkauan (scope),  rentang kendali (span of control) serta relasi luas antar daerah/regional atau negara. Tapi mereka fokus pada wilayah atau produk ditawarkan, sesuai dengan kemampuan yang ada. Model ini bisa dipakai juga untuk usaha besar, namun karena kompleksitas, hirarki, approval, serta kadang ‘terlalu banyak jendral’ di perusahaan besar, maka arah maupun komitmen bisnis tidak semudah UKM, yang hanya punya ‘satu jendral’

Apa saja langkah sistematik dan layak untuk UKM, terutama yang terpilih untuk ditingkatkan proses bisnisnya? ada 3 langkah pendekatan yaitu :

1. Get Commitment

Dalam rangka meraih sasaran peningkatan bisnis yang mau dicapai, UKM mesti sadar kondisi UKM sekarang dan memiliki komitmen untuk merubah keadaan tersebut. Ini akan membantu UKM dalam menyingkap faktor-faktor fundamental dan penting untuk peningkatan bisnis proses. Pada langkah ini, sangat mudah memperoleh komitmen dari pemilik UKM, dibandingkan pemilik bisnis besar, selama ukuran dan target sasaran bisnis jelas.

2. Get Trained

Langkah berikutnya adalah penting bagi pelaku bisnis UKM untuk melatih karyawan dalam upaya peningkatan dan perbaikan bisnis. Ini masalah cukup mendasar, karena UKM tidaklah memiliki lembaga pelatihan, atau kemampuan untuk membayar pelatihan besar, seperti organisasi lain. Bisa jadi biaya pelatihannya sama atau lebih besar daripada pendapatan UKM selama 2-3 minggu. Karyawan yang terlatih, dan paham mengenai best practice di tempat kerja, akan sangat membantu dalam mengidentifikasi area-area mana perlu perbaikan serta mengusulkan tindakan yang dibutuhkan untuk perbaikan bisnis.

3. Get Action

Setelah identifikasi area untuk perbaikan bisnis, serta memperoleh komitmen, maka tentunya adalah langkah aksi kerja sesuai dengan rencana perbaikan yang telah disetujui. Disinilah letak disiplin eksekusi perlu dimonitoring, agar tidak terjadi NATO (No Action Talk Only).

Sederhana bukan, model implementasi bisnis improvement untuk UKM ?. Model tersebut bisa juga diaplikasikan untuk usaha besar, hanya lingkup/time line serta kualitas tiap langkah akan berbeda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s